{"id":1345,"date":"2025-09-06T12:05:10","date_gmt":"2025-09-06T12:05:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=1345"},"modified":"2025-09-06T12:05:10","modified_gmt":"2025-09-06T12:05:10","slug":"altcoin-terbaik-saat-ethereum-outflow-akumulasi-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/altcoin-terbaik-saat-ethereum-outflow-akumulasi-baru\/","title":{"rendered":"Altcoin Terbaik untuk Dibeli Saat Ethereum Mengalami Outflow dan Menunjukkan Akumulasi Baru"},"content":{"rendered":"
Pasokan Ethereum di bursa kripto<\/a> saat ini menurun drastis. Data menunjukkan bahwa arus keluar ETH dari bursa mencapai angka negatif untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.<\/p>\n Metode penghitungan yang disebut \u201cflux\u201d digunakan untuk mengukur pergerakan bersih ETH secara kumulatif di seluruh bursa.<\/p>\n Jika flux berada di angka positif, itu berarti lebih banyak ETH yang masuk ke bursa. Artinya, investor sedang menjual ETH dan belum berminat membeli kembali.<\/p>\n Namun, flux negatif menunjukkan bahwa jumlah ETH yang keluar dari bursa lebih besar dibanding yang masuk. Ini merupakan sinyal kuat bahwa akumulasi besar-besaran sedang terjadi di pasar.<\/p>\n Data dari CryptoQuant juga mengonfirmasi bahwa saldo ETH di bursa saat ini berada di titik terendah baru<\/a>. Fenomena ini mengindikasikan bahwa institusi besar mulai masuk secara agresif.<\/p>\n Di waktu yang hampir bersamaan, tiga whale dari era ICO juga memindahkan ETH senilai sekitar Rp10,5 triliun<\/a> ($645 juta) ke alamat staking baru.<\/p>\n An #Ethereum<\/a> ICO participant who received 1,000,000 $ETH<\/a> just woke up after 8 years of dormancy.<\/p>\n He moved 150,000 $ETH<\/a>($645M) to a new wallet for staking.<\/p>\n He invested $310K in the ICO via 3 wallets and received 1,000,000 $ETH<\/a> \u2014 now worth $4.3B.<\/p>\n After staking 150,000 $ETH<\/a>, he\u2026 pic.twitter.com\/B5CBTBJ2O5<\/a><\/p>\n \u2014 Lookonchain (@lookonchain) September 5, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n Sebanyak 150.000 ETH yang mereka beli di harga $0,31 (sekitar Rp5.081 per ETH) tidak dijual, melainkan digunakan untuk staking demi mendapatkan penghasilan pasif jangka panjang.<\/p>\n Ini menunjukkan bahwa institusi mulai memandang Ethereum<\/a> bukan lagi sekadar aset spekulatif, tetapi sebagai aset penghasil imbal hasil.<\/p>\n Untuk memahami pergerakan selanjutnya, mari kita simak analisis teknikal ETH dan altcoin yang berpotensi besar untuk dibeli dalam waktu dekat.<\/p>\n Setelah melonjak hingga 139% sejak awal Mei<\/a> dan hampir menembus level $5.000 (Rp819,5 juta) pada 24 Agustus, harga Ethereum kini berada dalam pola segitiga simetris dengan support kuat di kisaran $4.000 (Rp655,6 juta).<\/p>\n Pola segitiga simetris biasanya menjadi sinyal lanjutan tren bullish yang kuat. Jika breakout berhasil terjadi, ETH berpotensi melampaui harga tertinggi sebelumnya dan menuju target baru di $5.500 (Rp901,4 juta) atau bahkan lebih tinggi.<\/p>\n Menurut Bitbull, seorang trader kripto dengan 67.000 pengikut di platform X, ETH masih berada di atas garis tren naik pada time frame harian. Selama harga tidak menembus ke bawah garis tersebut, ETH tetap menjadi aset yang layak dibeli<\/a>.<\/p>\n This is the only buy zone you need to look at for $ETH<\/a>.<\/p>\n As long as this trendline holds, buying ETH will be a good trade.<\/p>\n But what if ETH loses this trendline?<\/p>\n In that case, the correction will be longer and ETH could go below $4,000. pic.twitter.com\/K2vuczNPLH<\/a><\/p>\n \u2014 BitBull (@AkaBull_) September 5, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n Yang lebih menarik, ketika ETH mengalami kenaikan signifikan, pasar altcoin secara keseluruhan cenderung mengikuti dengan lonjakan lebih besar.<\/p>\n Bagi investor yang ingin memanfaatkan potensi lonjakan berikutnya, berikut adalah tiga altcoin yang layak dipantau saat ini.<\/p>\n
<\/p>\n\n
\n
Analisis Teknikal Ethereum: Menanti Breakout Kuat<\/b><\/h2>\n
<\/p>\n\n
1. Bitcoin Hyper ($HYPER) \u2013 Tingkatkan Performa Blockchain Bitcoin Setara Solana<\/b><\/h2>\n