{"id":1838,"date":"2025-09-15T06:41:47","date_gmt":"2025-09-15T06:41:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=1838"},"modified":"2025-09-15T06:43:57","modified_gmt":"2025-09-15T06:43:57","slug":"solana-naik-bitcoin-hyper-presale-svm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/solana-naik-bitcoin-hyper-presale-svm\/","title":{"rendered":"Solana Diprediksi Tembus $600 (Rp9,8 Juta) Setelah Naik 17% Minggu Ini \u2013 Bitcoin Hyper Jadi Pesaing Serius Berbasis SVM"},"content":{"rendered":"
Harga Solana (SOL) naik 17,7% dalam seminggu terakhir dan kini diperdagangkan di level $243.54 atau sekitar Rp3.994.901. Di tengah momentum ini, analis crypto ternama kembali memantik antusiasme pasar dengan prediksi mengejutkan: SOL bisa menembus $600 (Rp9.844.200) dalam waktu dekat.<\/p>\n
Bukan hanya itu. Saat perhatian global masih tertuju pada Solana, satu proyek baru berbasis Solana Virtual Machine justru mencuri perhatian investor institusi: Bitcoin Hyper, proyek Layer-2 pertama di Bitcoin yang mendukung rollup, staking, dan DeFi dengan kecepatan finalitas 150ms.<\/p>\n
Kinerja impresif Solana<\/b><\/a> pekan ini tak terjadi begitu saja. Selain kenaikan harga 17,7%, kapitalisasi pasar Solana kini mencapai $132,13 miliar (Rp2.167 triliun), dengan volume harian $8,1 miliar (Rp133 triliun). Total suplai mencapai 609,75 juta SOL, dengan 542,56 juta sudah beredar.<\/p>\n Katalis utamanya datang dari akuisisi besar-besaran oleh institusi:<\/p>\n Peningkatan performa jaringan juga tak kalah menarik. Upgrade bernama Alpenglow menurunkan waktu finalisasi transaksi menjadi 150 milidetik. Efeknya, adopsi DeFi di jaringan Solana meningkat tajam, menjadikannya salah satu platform tercepat di dunia crypto.<\/p>\n Analis teknikal dengan lebih dari 141.000 pengikut di X, Crypto Bullet, menyebut bahwa SOL memiliki potensi jangka pendek untuk menyentuh harga $600 (Rp9.844.200). Angka ini merepresentasikan kenaikan 135% dari harga saat ini.<\/p>\n Prediksi ini tak datang tiba-tiba. Pada April lalu, saat harga SOL<\/b><\/a> berada dalam fase koreksi, analis yang sama memproyeksikan akan terjadi pemulihan besar. Faktanya, pergerakan saat ini membuktikan prediksi tersebut akurat.<\/p>\n Beberapa analis bahkan lebih ekstrem. Mereka menargetkan harga jangka panjang di kisaran $5.000 (Rp82.035.000) hingga $6.355 (Rp104.300.685) per SOL.<\/p>\n Sentimen tersebut diperkuat ekspektasi bahwa ETF berbasis Solana akan segera mendapat lampu hijau dari SEC pada 2025. Bila terealisasi, aliran dana institusional dipastikan mengalir deras ke ekosistem ini.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Meme Coin Terbaik untuk Dibeli di 2026<\/b><\/a><\/p>\n Saat Solana terus mencetak rekor dan memikat institusi global, satu proyek Layer-2 berbasis Bitcoin diam-diam mulai menarik perhatian investor crypto: Bitcoin Hyper (HYPER)<\/b><\/a>.<\/p>\n Proyek ini membidik kelemahan utama jaringan Bitcoin\u2014yakni kecepatan transaksi dan biaya tinggi\u2014dan menawarkan solusi berbasis teknologi rollup serta Solana Virtual Machine (SVM). Hasilnya, transaksi Bitcoin bisa dilakukan dengan biaya murah dan kecepatan setara Solana.<\/p>\n Pada 15 September 2025, presale Bitcoin Hyper telah mengumpulkan lebih dari $15.996.464,82 atau sekitar Rp262,3 miliar<\/b><\/a> dari investor ritel dan institusional. Harga token HYPER saat ini adalah $0.012915 (Rp211).<\/p>\n Bitcoin Hyper adalah<\/b><\/a> jaringan Layer-2 pertama untuk Bitcoin yang sepenuhnya kompatibel dengan arsitektur Solana. Dengan teknologi SVM, jaringan ini menghadirkan kecepatan transaksi mendekati 150ms, mendukung staking, DeFi, dan peluncuran aplikasi terdesentralisasi (dApps).<\/p>\n Bitcoin, but faster. \u26a1\ufe0f Introducing Bitcoin Hyper: the Layer-2 that brings speed & scalability back to BTC. \ud83d\udd25 pic.twitter.com\/tPe1eQmYWv<\/a><\/p>\n \u2014 Bitcoin Hyper (@BTC_Hyper2) September 14, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n Teknologi ini membuat Bitcoin Hyper layak disebut sebagai \u201cSolana versi Bitcoin\u201d \u2013 cepat, scalable, dan siap untuk mengakomodasi volume transaksi global.<\/p>\n Arsitektur HYPER menggunakan bridge trustless ke jaringan Bitcoin. Ketika pengguna mengirim BTC ke alamat yang diawasi Canonical Bridge, sistem akan memverifikasi transaksi melalui smart contract SVM. BTC kemudian direpresentasikan secara aman di Layer-2 dan bisa digunakan untuk staking, DeFi, dan lainnya.<\/p>\n Setelah selesai, pengguna bisa menarik BTC kembali ke jaringan utama melalui sistem withdrawal trustless.<\/p>\n HYPER tidak hanya menjanjikan infrastruktur cepat, tapi juga sistem staking yang sangat kompetitif. Investor bisa mendapatkan reward sebesar 199,77 HYPER per ETH block, yang setara dengan estimasi imbal hasil (APY) 71% per tahun<\/b><\/a>.<\/p>\n Hingga saat ini, sudah lebih dari 737 juta HYPER yang di-stake oleh komunitas.<\/p>\n Distribusi reward dilakukan selama dua tahun, dan token akan bisa diklaim saat sistem live sepenuhnya.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Daftar Koin Micin Terbaik untuk Dibeli di Indonesia Tahun 2026<\/b><\/a><\/p>\n Distribusi token HYPER dirancang dengan strategi jangka panjang:<\/p>\n Seluruh token memiliki mekanisme distribusi transparan dan diaudit oleh Coinsult untuk memastikan keamanan dan integritasnya.<\/p>\n Proses pembelian HYPER sangat sederhana dan cocok untuk pemula maupun investor berpengalaman:<\/p>\n Investor yang membeli dengan SOL akan menerima token di jaringan Solana. Sementara pembeli dengan ETH, BNB, dan kartu akan menerima token di jaringan Ethereum. Tersedia bridge untuk memindahkan aset antar jaringan.<\/p>\n\n
Prediksi Harga SOL: Menuju Rp9,8 Juta?<\/b><\/h2>\n
Bitcoin Hyper: Proyek Layer-2 Baru untuk Bitcoin yang Dirancang dengan Kecepatan dan Staking<\/b><\/h2>\n
Apa Itu Bitcoin Hyper?<\/b><\/h2>\n
\n
Reward Staking HYPER: 71% Per Tahun<\/b><\/h2>\n
<\/p>\nTokenomics dan Rencana Ekosistem Bitcoin Hyper<\/b><\/h2>\n
\n
<\/p>\nCara Membeli Bitcoin Hyper ($HYPER)<\/b><\/h2>\n
\n
<\/p>\n