{"id":2012,"date":"2025-09-23T04:27:12","date_gmt":"2025-09-23T04:27:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=2012"},"modified":"2025-09-23T04:27:12","modified_gmt":"2025-09-23T04:27:12","slug":"prediksi-harga-bitcoin-btc-sentuh-112k-perangkap-bear-atau-sinyal-beli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/prediksi-harga-bitcoin-btc-sentuh-112k-perangkap-bear-atau-sinyal-beli\/","title":{"rendered":"Prediksi Harga Bitcoin: BTC Sentuh $112K\u2014Perangkap Bear atau Sinyal Beli?"},"content":{"rendered":"
Bitcoin saat ini diperdagangkan di level $112,737 atau sekitar Rp1,857 miliar (kurs Rp16.490\/USD per 23 September 2025). Nilai tersebut mencatat penurunan 2,34% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,24 triliun (Rp36.9 kuadriliun) dan volume perdagangan harian di atas $70 miliar (Rp1.15 kuadriliun). Meskipun harga melemah, narasi seputar adopsi institusional tetap kuat.<\/p>\n
Ethereum sempat mencuri perhatian setelah BitMine Immersion yang dipimpin Tom Lee membeli ETH<\/a> senilai $1,1 miliar (Rp18.1 triliun). Langkah ini menjadikan perusahaan tersebut sebagai pemegang publik terbesar Ethereum. Namun aksi beli tersebut memicu koreksi 10% pada harga saham BitMine, seiring pasar mencerna kabar pembelian sekaligus rencana penggalangan modal baru.<\/p>\n Tom Lee’s BitMine Buys $1.1 Billion in Ethereum and Sells Stock, Shares Fall 10% \u2014 Decrypt (@DecryptMedia) September 22, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n Sementara itu, Bitcoin (BTC) turun sekitar 2,5% akibat rotasi modal menuju ETH. Walaupun demikian, BTC tetap mampu bertahan di atas $112,000 (Rp1,847 miliar), level yang dipandang trader sebagai penanda ketahanan harga.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Daftar Koin yang Akan Listing di Binance| Peluang Investasi Menjanjikan di 2026<\/b><\/a><\/p>\n Dari sisi lain, perusahaan Jepang Metaplanet juga memperbesar treasury Bitcoin dengan tambahan 5.419 BTC senilai $633 juta (Rp10.4 triliun). Total kepemilikannya kini mencapai 25.555 BTC dengan valuasi mendekati $3 miliar (Rp49.5 triliun). Jumlah tersebut menjadikan Metaplanet sebagai pemegang korporasi terbesar kelima di dunia, meskipun sahamnya mengalami tekanan jual jangka pendek.<\/p>\n Selain itu, perusahaan milik Michael Saylor, Strategy, menambah 850 BTC senilai $100 juta (Rp1.64 triliun) setelah keputusan pemangkasan suku bunga The Fed. Total kepemilikan Strategy kini mencapai 639.835 BTC dengan valuasi $47,3 miliar (Rp780 triliun).<\/p>\n Federal Reserve Amerika Serikat memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, yang kembali menghidupkan ekspektasi likuiditas. Langkah ini mendorong neraca institusional untuk memperbesar alokasi ke crypto. Walaupun pembelian Strategy senilai $100 juta<\/a> lebih kecil dibanding akumulasi sebelumnya, langkah tersebut menegaskan keyakinan berkelanjutan terhadap aset ini.<\/p>\n Michael Saylor berpendapat bahwa volatilitas Bitcoin yang kini lebih rendah bukanlah kelemahan, melainkan tanda kedewasaan pasar dan kenyamanan institusi terhadap aset digital ini.<\/p>\n \ud83d\udca5 BREAKING:<\/p>\n MICHAEL SAYLOR’S STRATEGY BOUGHT $100 MILLION WORTH OF $BTC<\/a><\/p>\n WHALES ARE BUYING HARD! \ud83d\ude80 pic.twitter.com\/wRjVi96Lt8<\/a><\/p>\n \u2014 ardizor \ud83e\uddd9\u200d\u2642\ufe0f (@ardizor) September 22, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n Akumulasi cepat Metaplanet juga mencerminkan tren lebih luas di kalangan korporasi Asia yang menjadikan BTC sebagai lindung nilai terhadap risiko mata uang. Meski harga saham perusahaan terkoreksi jangka pendek, yield Bitcoin milik Metaplanet telah mencapai 10,3% hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan, memperkuat kepercayaan pasar terhadap strategi treasury berbasis crypto.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Daftar Koin Receh Crypto Terbaik untuk Dibeli pada Tahun 2026<\/b><\/a><\/p>\n Dari sisi teknikal, grafik harga BTC\/USD<\/b><\/a> memperlihatkan pola head-and-shoulders reversal setelah level support $115,000 (Rp1,894 miliar) ditembus dan harga keluar dari channel naik. Saat ini, harga sedang menguji level pivot penting di 200-EMA pada $113,450 (Rp1,868 miliar). Jika gagal pulih, BTC berpotensi turun ke $110,850 (Rp1,827 miliar), dengan support lebih dalam di $108,750 (Rp1,792 miliar) dan $107,250 (Rp1,769 miliar).<\/p>\n Indikator momentum menunjukkan kecenderungan bearish. RSI berada di level 31 yang menandakan kondisi oversold, tetapi tanpa adanya konfirmasi bullish seperti pola hammer atau engulfing candle, pembeli tetap berhati-hati. Rebound bersih di atas $114,750\u2013$116,150 (Rp1,890 miliar\u2013Rp1,918 miliar) akan mengubah sentimen dan membuka peluang kembali ke $118,000 (Rp1,945 miliar).<\/p>\n Trader agresif berpotensi melakukan short di bawah $115,000 (Rp1,894 miliar), sedangkan investor sabar mungkin menunggu konfirmasi di kisaran $110,800 (Rp1,826 miliar). Struktur jangka panjang dengan higher lows sejak musim panas tetap terjaga, yang mengisyaratkan bahwa pelemahan saat ini bisa menjadi zona akumulasi.<\/p>\n Dengan aktivitas pembeli korporasi yang meningkat dan kejelasan regulasi yang semakin baik, Bitcoin<\/b><\/a> berpeluang pulih dan bersiap untuk reli baru menuju $120,000 (Rp1,979 miliar) atau lebih tinggi saat 2026 semakin dekat.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Coinbase Listing Terbaru 2026: Koin Baru yang Siap Masuk Bursa<\/b><\/a><\/p>\n Bitcoin Hyper ($HYPER)<\/b><\/a> hadir sebagai proyek Bitcoin-native Layer 2 pertama yang menggunakan Solana Virtual Machine (SVM). Tujuannya adalah memperluas ekosistem BTC<\/a> dengan menghadirkan smart contract berbiaya rendah, aplikasi terdesentralisasi (dApp), hingga penciptaan meme coin dengan kecepatan tinggi.<\/p>\n Kombinasi keamanan BTC yang tidak tertandingi dengan performa Solana membuka peluang baru, termasuk bridging BTC yang mulus serta pengembangan dApp yang lebih scalable.<\/p>\n Tim pengembang memberi penekanan besar pada aspek kepercayaan dan skalabilitas, dengan proyek yang telah diaudit oleh Consult sehingga memberi keyakinan bagi investor.<\/p>\n Momentum presale berkembang cepat. Total dana yang terkumpul telah menembus $17,5 juta (Rp288.6 miliar), dengan alokasi yang tersisa semakin terbatas. Pada tahap saat ini, harga token HYPER masih di $0.012955 (Rp213)<\/b><\/a>, namun harga akan meningkat seiring progres presale.<\/p>\n Bitcoin is great…<\/p>\n Hyper makes it limitless. \ud83d\udd25\u26a1\ufe0fhttps:\/\/t.co\/VNG0P4GuDo<\/a> pic.twitter.com\/XQNbH0L84q<\/a><\/p>\n \u2014 Bitcoin Hyper (@BTC_Hyper2) September 23, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n Investor dapat membeli token HYPER langsung melalui situs resmi Bitcoin Hyper<\/b><\/a> menggunakan crypto atau kartu bank.<\/p>\n\n
\n\u25ba https:\/\/t.co\/nBvIJkcHh1<\/a> https:\/\/t.co\/nBvIJkcHh1<\/a><\/p>\nMetaplanet Menambah Treasury Bitcoin Hingga 25.555 BTC<\/b><\/h2>\n
\n
Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Permintaan Korporasi<\/b><\/h2>\n
\n
Prospek Teknis Bitcoin (BTC\/USD)<\/b><\/h2>\n
<\/p>\nPresale Bitcoin Hyper ($HYPER) Gabungkan Keamanan BTC dan Kecepatan Solana<\/b><\/h2>\n
<\/p>\n\n