{"id":2114,"date":"2025-10-01T04:27:38","date_gmt":"2025-10-01T04:27:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=2114"},"modified":"2025-10-01T04:27:38","modified_gmt":"2025-10-01T04:27:38","slug":"presale-crypto-naik-bitcoin-uptober-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/presale-crypto-naik-bitcoin-uptober-2025\/","title":{"rendered":"Presale Crypto Terbaik untuk Dipantau Saat Bitcoin Kembali Sentuh Rp1,9 Miliar Menjelang Uptober"},"content":{"rendered":"
Investor Bitcoin sempat dilanda kecemasan pekan lalu ketika harga token ini ditutup di bawah Rp1,83 miliar ($110K) untuk pertama kalinya sejak 28 Agustus.<\/p>\n
Namun, kekhawatiran itu tidak berlangsung lama karena Bitcoin langsung melambung kembali, mencatatkan kenaikan 5% dalam lima hari terakhir. Saat ini, BTC diperdagangkan di sekitar Rp1,9 miliar ($114K) menjelang Oktober\u2014bulan yang kerap dijuluki sebagai Uptober.<\/p>\n
Alasannya? Pola historis pada grafik harga menunjukkan tren yang sangat jelas: Bitcoin rata-rata memberikan imbal hasil sebesar 29,23% di bulan Oktober<\/a>, hanya kalah dari November yang mencatatkan rata-rata 37,64%.<\/p>\n Lebih mengejutkan lagi, tren ini biasanya terjadi setelah performa lambat di bulan September\u2014dan situasinya kali ini juga mirip, karena meskipun sempat naik, BTC cenderung datar sepanjang bulan<\/b><\/a>.<\/p>\n Simak ulasan lengkapnya untuk mengetahui apa yang mungkin terjadi di bulan Uptober. Kami juga akan merekomendasikan beberapa presale crypto terbaik yang layak dipantau untuk memaksimalkan peluang ini.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Daftar Koin Micin Terbaik untuk Dibeli di Indonesia Tahun 2026<\/b><\/a><\/p>\n Data dari bursa menunjukkan sekitar 170.000 BTC keluar dari platform exchange<\/a> selama 30 hari terakhir. Ini menandakan bahwa para pelaku pasar lebih banyak membeli BTC<\/b><\/a> ketimbang menjual, meski sempat turun 10%.<\/p>\n Selain itu, data dari Binance menunjukkan bahwa tidak banyak order jual di atas Rp1,91 miliar ($115K). Ini berarti, Bitcoin tidak memerlukan tekanan beli besar untuk bisa menembus level tersebut.<\/p>\n Namun, grafik teknikal Bitcoin menunjukkan adanya gap CME antara Rp1,85 miliar ($111.300) dan Rp1,84 miliar ($110.900), menyusul reli kuat yang terjadi akhir pekan lalu.<\/p>\n Sejak Juni 2025, setiap gap CME seperti ini selalu berhasil ditutup. Artinya, ada kemungkinan BTC bisa turun sementara ke Rp1,84 miliar sebelum melanjutkan tren naiknya.<\/p>\n Tetapi, penurunan ini bisa saja menjadi pemicu aksi beli baru, karena level tersebut masih berada di atas support jangka panjang di Rp1,83 miliar ($110K). Dan dengan dorongan musiman dari bulan Oktober, BTC berpotensi mencetak level tertinggi baru bulan ini.<\/p>\n Dengan Uptober tinggal hitungan hari, sekarang saat yang tepat untuk mengisi amunisi investasi crypto. Tapi tentu saja, tidak semua token layak dikoleksi. Berikut adalah beberapa altcoin terbaik yang bisa Anda beli saat ini.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Daftar Coin Baru untuk Investasi di 2026: Rekomendasi Crypto Teratas<\/b><\/a><\/p>\n Bitcoin Hyper ($HYPER)<\/b><\/a> merupakan inovasi Layer-2 yang dibangun di atas jaringan Bitcoin dengan integrasi Solana Virtual Machine (SVM) sebagai penggeraknya.<\/p>\n Saat ini, jika Anda memiliki Bitcoin dan ingin berpartisipasi dalam ekosistem DeFi, Anda harus menjembatani BTC ke blockchain lain seperti Ethereum atau Solana. Kemudian Anda menggunakannya dalam bentuk token wrapped di jaringan Web3 tersebut, dan setelahnya menjembatani kembali ke Bitcoin setelah selesai digunakan.<\/p>\n Proses ini tidak hanya merepotkan, tetapi juga menimbulkan biaya gas yang sangat tinggi. Semua ini berawal dari keterbatasan kompatibilitas Web3 di blockchain Bitcoin.<\/p>\n Bitcoin Hyper hadir untuk mengubah semua itu. Berkat integrasi SVM, pengembang kini dapat membangun dApps dan mengeksekusi smart contract langsung di jaringan Bitcoin.<\/p>\n Lebih lanjut, protokol jembatan non-custodial canonical memungkinkan Anda melakukan berbagai aktivitas Web3 seperti trading DeFi, staking, lending, borrowing token, hingga membeli NFT\u2014tanpa mengorbankan keamanan asli Layer-1 milik Bitcoin.<\/p>\n Jembatan ini mengunci Bitcoin Anda di Layer-1 dan mencetak jumlah token Layer-2 yang setara dan kompatibel penuh dengan Web3. Setelah aktivitas selesai, Anda cukup mengirimkan token L2 kembali ke jembatan dan Bitcoin asli Anda akan terbuka kembali.<\/p>\n Investor cerdas sudah melihat potensi besar $HYPER. Presale-nya telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp321,6 miliar ($19,3 juta). Momentum ini bukan hanya didorong oleh investor ritel.<\/p>\n Baru kemarin, tiga investor besar (whale) membeli $HYPER masing-masing senilai Rp1,89 miliar ($113.800), Rp1,83 miliar ($109.900), dan Rp1,75 miliar ($105.400).<\/p>\n Saat ini, Anda bisa mendapatkan $HYPER seharga hanya Rp216 (setara $0.013005). Berdasarkan prediksi harga Bitcoin Hyper, token ini berpotensi melonjak hingga Rp5.331 ($0.32) pada tahun 2025\u2014menawarkan potensi keuntungan hingga 2.360%.<\/p>\n Kunjungi situs resmi Bitcoin Hyper<\/b><\/a> untuk informasi lebih lengkap.<\/p>\n
<\/p>\nPasar Bullish Mulai Bergerak<\/b><\/h2>\n
1. Bitcoin Hyper ($HYPER) \u2013 Solusi Layer-2 untuk Web3 dan Transaksi Bitcoin Lebih Cepat<\/b><\/h2>\n
<\/p>\n