{"id":2229,"date":"2025-10-08T15:52:32","date_gmt":"2025-10-08T15:52:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=2229"},"modified":"2025-10-08T15:52:32","modified_gmt":"2025-10-08T15:52:32","slug":"bitcoin-ethereum-dan-altcoin-baru-ini-diprediksi-jadi-pemenang-besar-oktober-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/bitcoin-ethereum-dan-altcoin-baru-ini-diprediksi-jadi-pemenang-besar-oktober-2025\/","title":{"rendered":"Bitcoin, Ethereum, dan Altcoin Baru Ini Diprediksi Jadi Pemenang Besar Oktober 2025"},"content":{"rendered":"
Investor ritel dan institusi kini kembali ramai mengincar crypto pilihan. Sinyal kuat datang dari bank investasi raksasa Brasil, BTG Pactual, yang baru saja merilis daftar 5 aset kripto paling menjanjikan untuk bulan Oktober. Di antara nama besar seperti Bitcoin dan Ethereum, satu proyek altcoin baru berhasil mencuri spotlight: Bitcoin Hyper \u2014 sebuah Layer 2 terbaru yang sedang naik daun dengan presale senilai lebih dari Rp374 miliar.<\/p>\n
Presale kripto ini hanya menyisakan waktu 1 hari 3 jam sebelum kenaikan harga berikutnya. Dengan harga token hanya Rp216, proyek ini menawarkan kesempatan langka untuk masuk lebih awal ke salah satu infrastruktur tercepat yang pernah dibangun di jaringan Bitcoin.<\/p>\n
BTG Pactual menyoroti bahwa arus dana ke Spot Bitcoin<\/b><\/a> ETF di bulan September menembus $3,5 miliar (Rp58 triliun). Tak hanya itu, lebih dari 43.000 BTC ditambahkan ke cadangan perusahaan-perusahaan besar, memperkuat keyakinan institusional terhadap Bitcoin sebagai store-of-value utama.<\/p>\n Sementara itu, Ethereum (ETH)<\/b><\/a> tetap mendominasi sektor on-chain finance. Volume perdagangan stablecoin dan proyek tokenisasi aset masih dikuasai ETH. Spot ETH ETF sukses menarik dana $11,3 miliar (Rp187 triliun) dalam 6 bulan terakhir, dengan 816.000 ETH masuk ke cadangan perusahaan hanya dalam satu bulan.<\/p>\n Solana (SOL)<\/b><\/a> mencatat volume DEX bulanan di atas $100 miliar (Rp1.657 triliun) selama tiga bulan berturut-turut. Total value locked (TVL) kini menembus $30 miliar (Rp497 triliun), dan banyak pihak meyakini bahwa peluncuran Spot SOL<\/a> ETF hanya tinggal menunggu waktu.<\/p>\n Sementara itu, Avalanche (AVAX) <\/a>menunjukkan pertumbuhan transaksi harian sebesar 46% dan lonjakan transfer stablecoin hingga 421% dalam 3 bulan terakhir. Teknologi Subnet mereka memberi fleksibilitas luar biasa bagi institusi untuk membangun blockchain mandiri.<\/p>\n Baca juga: <\/b>Meme Coin Terbaik untuk Dibeli di 2026<\/b><\/a><\/p>\n Di luar radar bank-bank besar, pasar justru tertuju pada altcoin baru bernama Bitcoin Hyper (HYPER)<\/b><\/a> \u2014 sebuah Layer 2 ultra-cepat yang dibangun dengan Solana Virtual Machine (SVM) dan teknologi Zero-Knowledge Proofs (ZK).<\/p>\n Saat ini, presale Bitcoin Hyper telah mengumpulkan $22.639.425 (sekitar Rp374,9 miliar) dari total hard cap $37 juta. Dengan harga token hanya $0.013085 (Rp216,92), dan waktu tersisa 1 hari 3 jam sebelum kenaikan harga berikutnya, proyek ini diprediksi jadi salah satu presale kripto paling berpotensi tahun ini.<\/p>\n Power up with $HYPER<\/a>.<\/p>\n The fastest Bitcoin L2 in history. \ud83d\udd25\u26a1\ufe0fhttps:\/\/t.co\/VNG0P4GuDo<\/a> pic.twitter.com\/pxtYMHsZk2<\/a><\/p>\n — Bitcoin Hyper (@BTC_Hyper2) October 8, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\nSolana dan Avalanche: Dua Altcoin yang Terus Melejit di DeFi<\/b><\/h2>\n
Bitcoin Hyper: Proyek Layer 2 Baru yang Mencetak Hype Besar di 2025<\/b><\/h2>\n
\n