{"id":3611,"date":"2025-12-06T04:11:20","date_gmt":"2025-12-06T04:11:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=3611"},"modified":"2025-12-06T04:11:20","modified_gmt":"2025-12-06T04:11:20","slug":"harga-bitcoin-turun-di-bawah-90-000-rp1-502-010-000-apakah-uji-ulang-terhadap-titik-terendah-november-semakin-dekat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/harga-bitcoin-turun-di-bawah-90-000-rp1-502-010-000-apakah-uji-ulang-terhadap-titik-terendah-november-semakin-dekat\/","title":{"rendered":"Harga Bitcoin Turun di Bawah $90.000 (Rp1.502.010.000) \u2013 Apakah Uji Ulang Terhadap Titik Terendah November Semakin Dekat?"},"content":{"rendered":"
Pasar crypto kembali menunjukkan pergerakan yang menantang setelah Bitcoin bergerak turun dari level psikologis $90.000 atau sekitar Rp1.502.010.000. Pergerakan ini menempatkan BTC pada fase penentuan arah, terutama setelah beberapa analis mengingatkan bahwa struktur teknikal jangka menengah masih valid namun membutuhkan pemulihan cepat.<\/p>\n
Pergerakan ini menarik perhatian investor berusia 20\u201335 tahun yang mengikuti dinamika support dan resistance untuk menilai peluang akumulasi. Pergerakan menuju area penting seperti $88.000 hingga $89.000 kini menjadi fokus utama, karena area tersebut dapat menentukan apakah BTC mempertahankan kekuatan atau kembali menguji titik terendah November.<\/p>\n
Bitcoin<\/b><\/a> kembali kehilangan level $90.000 yang sempat direbut pada Jumat lalu, mengarah ke area support krusial sebelum akhirnya bergerak stabil. Aset crypto terbesar tersebut masih mencoba pulih dari koreksi pasar November yang menyeret harganya ke posisi terendah tujuh bulan sebesar $80.600 atau sekitar Rp1.345.061.400.<\/p>\n Pergerakan harga<\/b><\/a> sejak dua minggu terakhir menunjukkan BTC berada dalam fase re-accumulation skala besar dengan rentang $82.000 hingga $93.500. Pergerakan menuju batas atas rentang tersebut sempat terjadi pada Rabu ketika harga menyentuh $94.150 atau Rp1.571.110.350, namun tekanan jual kembali muncul.<\/p>\n Harga kini kembali kehilangan area atas dari rentang lokal tersebut menjelang akhir pekan pertama Desember. Bitcoin turun melewati monthly open dan menyentuh kembali level support $88.000 atau sekitar Rp1.468.632.000.<\/p>\n Analis Ted Pillows<\/a> menilai BTC masih kesulitan merebut kembali resistance $94.000. Ia menjelaskan bahwa harga menunjukkan kecenderungan bergerak lebih rendah sebelum mencoba breakout baru. Ia juga menilai potensi rebound dari zona support $88.000 hingga $89.000 masih sangat mungkin terjadi.<\/p>\n $BTC<\/a> has been struggling to reclaim the $94,000 level.<\/p>\n It seems like Bitcoin wants to go lower here before another breakout attempt.<\/p>\n Maybe a retest of the $88,000-$89,000 support zone before another bounceback could happen. pic.twitter.com\/WkhxEVqa3v<\/a><\/p>\n — Ted (@TedPillows) December 5, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n