{"id":4248,"date":"2026-01-08T13:57:03","date_gmt":"2026-01-08T13:57:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/?p=4248"},"modified":"2026-01-08T13:57:03","modified_gmt":"2026-01-08T13:57:03","slug":"vitalik-buterin-ethereum-tidak-hanya-bersaing-dari-segi-kecepatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.coinspeaker.com\/id\/vitalik-buterin-ethereum-tidak-hanya-bersaing-dari-segi-kecepatan\/","title":{"rendered":"Vitalik Buterin: Ethereum Tidak Hanya Bersaing dari Segi Kecepatan"},"content":{"rendered":"
Vitalik Buterin menegaskan bahwa Ethereum tidak seharusnya hanya mengejar kecepatan transaksi. Batasan fisik dan prinsip desentralisasi membuat pengurangan latensi punya titik jenuh. Baginya, prioritas utama adalah memperluas kapasitas bandwidth agar jaringan tetap aman dan terdesentralisasi, bukan sekadar kompetisi angka transaksi per detik.<\/p>\n
Visi ini menempatkan jaringan utama sebagai fondasi yang stabil, sementara kecepatan tinggi ditangani oleh solusi Layer 2. Berkat teknologi seperti PeerDAS dan ZK-EVM, adopsi tetap melonjak drastis hingga 110% pasca pemutakhiran Fusaka. Ini membuktikan bahwa skalabilitas jangka panjang jauh lebih penting bagi pengguna.<\/p>\n
Vitalik Buterin memberikan pandangan menarik mengenai arah pengembangan Ethereum<\/a> ke depan. Ia menilai bahwa meningkatkan kapasitas bandwidth adalah langkah teknis yang jauh lebih aman dibandingkan sekadar memangkas waktu pembuatan blok.<\/p>\n Increasing bandwidth is safer than reducing latency<\/p>\n With PeerDAS and ZKPs, we know how to scale, and potentially we can scale thousands of times compared to the status quo. The numbers become far more favorable than before (eg. see analysis here, pre and post-sharding\u2026<\/p>\n — vitalik.eth (@VitalikButerin) January 8, 2026<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n