Bitcoin Naik Melewati $93.000, Presale Bitcoin Hyper Tembus Perolehan $30 Juta

Bitcoin (BTC) naik ke level di atas $93.000 sementara Bitcoin Hyper menjadi presale terbaik tahun ini dengan perolehan lebih dari $30 juta.

Updated 6 mins read
Bitcoin Naik Melewati $93.000, Presale Bitcoin Hyper Tembus Perolehan $30 Juta

Key Notes

  • Bitcoin tembus $93.000, memicu optimisme pasar dan arus masuk modal institusi yang sangat masif.
  • Presale Bitcoin Hyper raup $30 juta, tawarkan solusi Layer 2 cepat dengan teknologi SVM.
  • Sektor Layer 2 mendominasi transaksi, memberikan efisiensi tinggi serta biaya jauh lebih murah.
  • .

Sentimen positif menyelimuti pasar kripto seiring keberhasilan BTC melewati zona resistance kunci menuju level tertinggi baru. Lonjakan ini memberikan panggung bagi Bitcoin Hyper untuk unjuk gigi melalui solusi Layer 2 yang menjanjikan efisiensi transaksi lebih tinggi. Data on-chain menunjukkan peningkatan likuiditas yang signifikan, menandakan bahwa kepercayaan investor, baik ritel maupun institusi, sedang berada di titik puncaknya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran teknologi skalabilitas yang kini mampu menangani volume transaksi besar dengan biaya rendah. Dinamika pasar yang terus berkembang ini menciptakan fondasi kokoh bagi proyek-proyek berbasis utilitas untuk tumbuh pesat dalam ekosistem aset digital global.

Sinyal Bull Run 2026: Bitcoin Naik di Atas $93.000 dan Kebangkitan Layer-2

Pasar kripto sedang berada dalam fase euforia setelah Bitcoin mencatatkan lima lilin hijau berturut-turut, sebuah sinyal kuat bahwa bull run panjang sedang dimulai. BTC berhasil menjebol level psikologis $90.000 hingga menembus $93.000 hari ini, didorong oleh arus masuk modal institusi yang masif.

BTC Chart - Bitcoin Hyper

Sumber: CoinGecko

Dengan kapitalisasi pasar global yang stabil di atas $3,15 triliun, para trader kini melirik proyek yang menawarkan utilitas nyata. Salah satu yang paling menonjol adalah Bitcoin Hyper (HYPER), sebuah solusi Layer 2 yang dirancang khusus untuk meningkatkan skalabilitas Bitcoin.

Proyek ini bahkan telah mengumpulkan pendanaan presale lebih dari $30 juta (sekitar Rp500 miliar) karena investor mulai percaya pada potensinya untuk memberikan imbal hasil hingga 100 kali lipat.

Keberhasilan ini berjalan beriringan dengan ledakan aktivitas di jaringan Layer 2 lainnya seperti Arbitrum dan Optimism. Kedua jaringan tersebut kini memproses volume harian 50% lebih tinggi dibandingkan Ethereum L1, menjadikannya pusat utama bagi aplikasi DeFi dan gaming.

Polygon pun tak mau kalah dengan kenaikan mingguan mencapai 12,4%. Fenomena ini membuktikan bahwa teknologi skalabilitas bukan lagi sekadar narasi, melainkan solusi konkret atas kemacetan jaringan dan biaya transaksi yang mahal.

Di tengah optimisme ini, integrasi teknologi seperti Solana Virtual Machine (SVM) ke dalam ekosistem Bitcoin melalui proyek-proyek inovatif diharapkan dapat membuka jalan bagi adopsi massal yang lebih luas tahun ini.

Pertumbuhan Masif Pasar Kripto di 2026

Memasuki awal tahun 2026, atmosfer pasar kripto terasa semakin memanas. Lonjakan Bitcoin yang berhasil menembus angka $92.000 bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari pergeseran struktural yang didorong oleh kembalinya minat institusi besar.

Sentimen positif ini diperkuat oleh antisipasi data ekonomi global, seperti rilis CPI mendatang, yang membuat para investor kian optimistis. Data on-chain menunjukkan grafik yang sehat dengan peningkatan jumlah alamat aktif dan likuiditas yang melimpah, membuktikan bahwa reli harga kali ini memiliki landasan yang sangat kuat.

Di tengah euforia ini, sektor Layer 2 (L2) menjadi primadona baru. Jaringan L2 kini mencatatkan volume transaksi yang jauh melampaui jaringan utama (base layer), sebuah solusi nyata untuk mengatasi kemacetan dan memangkas biaya secara drastis.

Di sisi lain, ekosistem Ethereum seperti Arbitrum, Optimism, dan Polygon juga terus mencetak rekor baru dalam hal Total Value Locked (TVL) dan penerapan smart contract.

Analis ternama Shardi B bahkan memprediksi bahwa jika BTC mampu menembus angka $95.524, pasar secara resmi akan memasuki fase bull market baru dengan valuasi tertinggi dalam sebulan terakhir.

Kondisi pasar yang sangat kondusif ini menjadi katalis sempurna bagi kemunculan Bitcoin Hyper (HYPER). Proyek ini hadir di waktu yang tepat, memanfaatkan momentum efisiensi Layer 2 untuk menjawab kebutuhan pasar akan transaksi Bitcoin yang lebih cepat dan fungsional.

Bitcoin Hyper: Raup $30 Juta Melalui Presale – Crypto 100x Berikutnya?

Bitcoin Hyper (HYPER) kini muncul sebagai terobosan Layer 2 yang paling dinanti, membawa misi besar untuk mengatasi masalah klasik Bitcoin seperti biaya tinggi dan transaksi yang lambat.

Dengan mengintegrasikan Solana Virtual Machine (SVM), jaringan ini memungkinkan throughput kontrak pintar yang sangat tinggi dan transaksi instan, namun tetap mengandalkan keamanan fundamental dari Layer 1 Bitcoin melalui teknologi zero-knowledge proofs. Inovasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan bridging BTC secara mandiri, mencetak token, hingga mengeksplorasi ekosistem dApps dan NFT tanpa hambatan teknis yang biasa ditemui.

Secara arsitektur, proyek ini menggunakan model modular dengan hybrid sequencer dan mekanisme Proof-of-Stake yang jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan penambangan tradisional.

Analis kripto ternama, Borch Crypto, bahkan merilis tesis “100x” untuk HYPER, menempatkannya sebagai salah satu proyek pendukung Bitcoin paling menjanjikan saat ini. Beberapa analis lain bahkan memberikan prediksi lebih berani, dengan menyebut HYPER berpotensi menjadi koin naik 1000x berikutnya.

Token HYPER sendiri memiliki utilitas luas, mulai dari biaya gas, tata kelola melalui DAO, hingga fitur staking yang sudah tersedia dengan imbal hasil mencapai 39% APY.

Menjelang peluncuran mainnet pada awal 2026, peta jalan proyek ini menunjukkan fokus kuat pada ekspansi ekosistem melalui kemitraan strategis dan penyediaan SDK bagi pengembang. Dengan hasil audit keamanan yang solid dan dukungan komunitas yang masif, presale yang telah menembus $30 juta ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan pasar terhadap solusi skalabilitas Bitcoin sedang berada di level tertinggi.

Presale Bitcoin Hyper: Peluang Emas di Tengah Momentum Bullish

Momentum kebangkitan pasar kripto di awal 2026 ini menjadi panggung utama bagi Bitcoin Hyper, yang sukses mengamankan pendanaan presale lebih dari $30 juta.

Saat ini, token HYPER ditawarkan dengan harga diskon sebesar $0,013535, namun jendela kesempatan ini sangat terbatas mengingat kenaikan harga berikutnya akan terjadi dalam waktu kurang dari dua hari.

Fleksibilitas menjadi daya tarik utama bagi investor, di mana pembelian dapat dilakukan menggunakan berbagai aset populer seperti ETH, BNB, SOL, USDT, hingga kartu kredit. Anda dapat membaca cara beli Bitcoin Hyper untuk mempelajari langkah demi langkah berpartisipasi dalam presale ini.

Bitcoin Hyper

Ketertarikan pasar bukan tanpa alasan. Di tengah harga Bitcoin yang kokoh di atas $92.000, para whale mulai menunjukkan taringnya dengan melakukan pembelian tunggal mencapai ratusan ribu dolar.

Fenomena ini menunjukkan kepercayaan besar bahwa Bitcoin Hyper mampu menjadi jembatan utama yang memperluas jangkauan Bitcoin ke dunia DeFi dan aplikasi terdesentralisasi tanpa mengorbankan aspek keamanannya.

Setelah masa presale berakhir, token akan dapat diklaim selama acara peluncuran resmi, dengan mekanisme penguncian singkat bagi koin yang di-stake demi menjaga stabilitas harga jangka panjang.

Dengan ledakan aktivitas di sektor Layer 2, HYPER berada di posisi strategis untuk menangkap permintaan teknologi yang skalabel. Jika melihat tren institusi yang mulai memborong aset berbasis utilitas, proyek ini membawa potensi imbal hasil yang signifikan seiring dengan memanasnya siklus pasar saat ini.

Simak prediksi harga Bitcoin Hyper dalam lima tahun ke depan untuk memperkaya referensi Anda sebelum memutuskan berinvestasi.

 

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Berita Kripto, Siaran Pers
Artikel Terkait