Claude AI: Prediksi Harga XRP, SHIB, dan PEPE – Akankah Desember Jadi Titik Balik?
Claude AI memetakan skenario bahwa XRP bisa menembus $10, SHIB melonjak 15x, dan PEPE mencetak reli 420%, jika Desember benar-benar jadi pemicu kebangkitan altcoin.
Claude AI memproyeksikan XRP bisa naik ke $10 dengan dukungan ETF dan sentimen institusional.
Shiba Inu dinilai memiliki struktur teknikal kuat dan fundamental dari ekosistem Shibarium.
PEPE memiliki potensi naik hingga 420% jika mampu menembus resistance teknikal di $0.000018.
.
Claude AI dari Anthropic, yang disebut-sebut sebagai pesaing serius ChatGPT, baru saja mengungkap prediksi harga terbaru untuk XRP, Shiba Inu, dan Pepe menjelang akhir tahun 2025.
Model prediksi ini menunjukkan bahwa ketiga altcoin besar tersebut berpotensi mengalami pergerakan ekstrem pada bulan Desember. Arah pergerakannya sangat bergantung pada sentimen makroekonomi global dan perkembangan penting dalam industri crypto.
Pasar Crypto Belum Stabil
Pasar crypto dalam sebulan terakhir berada dalam tren koreksi tajam akibat aksi jual besar-besaran pada Bitcoin. Koreksi ini menyeret sebagian besar aset utama turun signifikan.
Harga Bitcoin bahkan sempat menyentuh level terendah delapan bulan di sekitar $82.000 atau sekitar Rp1,36 miliar pada Jumat lalu.
Namun, secara jangka panjang, tren besar tetap positif. Inovasi di sektor blockchain terus mengalami kemajuan pesat, dan altcoin dengan daya tahan tinggi seperti XRP, SHIB, dan PEPE masih dipandang sebagai kandidat kuat untuk reli berikutnya.
Ketika pasar mulai kembali stabil, proyek-proyek ini berpotensi mengembalikan momentumnya ke arah atas. Berikut ini penjelasan lengkap bagaimana Claude AI memetakan skenario bullish dan bearish untuk masing-masing altcoin menjelang akhir tahun.
XRP (XRP): Claude AI Prediksi Harga Bisa Naik ke $10 atau Turun ke $1
Claude AI memperkirakan jika tekanan pasar terus berlanjut hingga Desember, harga XRP ($XRP) kemungkinan akan turun ke sekitar $1,80 atau sekitar Rp29.944.
Sumber: Calude AI
Ini berarti penurunan sekitar 17% dari harga saat ini yang berada di kisaran $2,18 atau sekitar Rp36.263. Penurunan ini sangat kontras jika dibandingkan dengan lonjakan harga XRP sebelumnya. P
ada Juli lalu, XRP sempat mencapai $3,65 atau sekitar Rp60.652, yang menjadi level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir setelah Ripple menang dalam kasus hukum melawan SEC Amerika Serikat.
Sejak saat itu, harga XRP bergerak dalam pola konsolidasi dengan formasi bullish flag yang belum berhasil breakout. RSI saat ini berada di sekitar angka 53, dengan pergerakan naik sebesar 1,5% dalam 24 jam terakhir.
Seluruh pasar crypto pun naik sekitar 4%, mendorong kapitalisasi pasar gabungan kembali ke angka $3,2 triliun atau sekitar Rp53 kuadriliun.
Dalam skenario ideal, Claude AI memperkirakan harga XRP bisa menyentuh $10. Peluncuran sembilan ETF spot XRP yang baru disetujui SEC diyakini dapat menarik minat institusional secara lebih luas, sebagaimana yang terjadi pada ETF Bitcoin dan Ethereum sebelumnya.
Jika peluncuran ETF tambahan dilakukan dalam waktu dekat dan disertai dengan kejelasan regulasi yang lebih kuat, potensi XRP untuk mencapai dua digit semakin terbuka menjelang 2026.
Shiba Inu (SHIB): Claude AI Soroti Potensi Kenaikan 15x Lipat
Shiba Inu ($SHIB), yang muncul sebagai meme coin penantang Dogecoin sejak 2020, kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $5 miliar. Harga SHIB saat ini berada di sekitar $0.0000085, dan mencatat kenaikan 2% dalam 24 jam terakhir, setara dengan pergerakan DOGE di periode yang sama.
Sumber: Claude AI
Jika SHIB berhasil menembus resistensi kunci di $0.000025 atau Rp0,416 pada akhir November, harga bisa terdorong ke rentang proyeksi Claude AI di $0.00005–$0.00009, yang mencerminkan potensi kenaikan hingga 11x dari harga saat ini.
Skenario bearish Claude AI untuk SHIB juga tidak terlalu ekstrem dibandingkan proyeksi untuk XRP dan PEPE. Dalam skenario terburuk, SHIB tetap bisa naik sedikit ke zona support di $0.00001, lalu bergerak mendatar. Artinya, investor masih bisa melihat imbal hasil moderat sekitar 18%.
Sumber: Claude AI
Ekosistem Shiba Inu pun kini jauh lebih matang berkat pengembangan Shibarium, solusi Layer-2 yang memberikan kecepatan transaksi lebih tinggi, biaya lebih murah, dukungan developer yang luas, dan fitur privasi tambahan.
Posisi ini menjadikan SHIB lebih unggul dibandingkan meme token biasa yang hanya mengandalkan komunitas.
PEPE ($PEPE): Prediksi Claude AI Tunjukkan Potensi Kenaikan 420%
Pepe ($PEPE), yang diluncurkan pada April 2023, kini dikenal sebagai meme coin terbesar di luar tema Doge dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2 miliar. Terinspirasi dari komik “Boy’s Club” karya Matt Furie, Pepe menjadi simbol kuat dalam budaya internet dan sering viral di media sosial.
Sumber: Claude AI
Token ini diperdagangkan di sekitar $0.0000046 atau sekitar Rp0,076. Harga ini masih 84% di bawah puncaknya pada Desember 2024 di $0.00002803.
Meski persaingan antar meme coin makin sengit, Pepe tetap mempertahankan likuiditas tinggi dan komunitas yang aktif. Sering kali cuitan misterius dari Elon Musk mengenai meme menguatkan spekulasi bahwa ia memegang PEPE, selain DOGE dan BTC.
Claude AI memperkirakan bahwa PEPE bisa meroket 420% dan menantang kembali rekor tertingginya di sekitar $0.000024. Namun, agar tren naik ini terkonfirmasi, token harus menembus zona resistensi kuat di $0.000018.
Di sisi lain, jika pasar kembali memasuki fase bearish, PEPE bisa terkoreksi hingga 35% ke area $0.000003 atau sekitar Rp0,049.
Maxi Doge (MAXI): Meme Coin Pendatang Baru yang Belum Masuk Radar Claude AI
Sementara Claude AI memusatkan fokus pada altcoin besar, proyek meme coin tahap awal seperti Maxi Doge ($MAXI) terus menarik minat komunitas. Proyek ini telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $4,2 juta atau sekitar Rp69,8 miliar dalam fase presale, dengan positioning sebagai “penerus Dogecoin.”
Kisah Maxi Doge mengangkat karakter Maxi yang digambarkan sebagai rival DOGE yang selama ini mengamati dari kejauhan dan kini siap mengambil alih dengan pendekatan lucu, konten viral, serta kontes komunitas yang aktif.
Token MAXI dibangun di atas jaringan Ethereum, memberikan keunggulan dari sisi keamanan, efisiensi energi, dan dukungan developer, sesuatu yang tidak dimiliki oleh Dogecoin yang masih menggunakan model proof-of-work lama.
Presale MAXI menawarkan reward staking hingga 73% APY. Namun, seiring bertambahnya partisipasi staking, tingkat imbal hasil ini akan menurun secara alami.
Harga token saat ini adalah $0.00027, dan akan mengalami kenaikan pada ronde selanjutnya. Pembelian dapat dilakukan melalui MetaMask maupun Best Wallet.
Untuk mengikuti perkembangan proyek ini, investor dapat mengunjungi akun resmi X (Twitter) dan Telegram Maxi Doge. Jangan lewatkan juga halaman resmi mereka untuk mempelajari roadmap proyek lebih dalam, serta melihat prediksi harga Maxi Doge dan panduan cara beli Maxi Doge sebelum harga naik di fase berikutnya.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
Sulastri adalah penulis konten crypto dan Web3 yang juga investor sejak 2017. Kecintaannya pada teknologi blockchain menjadikannya mitra ideal bagi proyek kripto yang ingin tampil menonjol. Ia dikenal karena kemampuannya menyederhanakan konsep rumit menjadi konten yang engaging, strategis, dan tepat sasaran.
Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Jika Anda terus menggunakan situs ini, kami akan menganggap Anda setuju dengan hal tersebut.Ok