Key Notes
- Investor besar dan holder jangka panjang mulai mengakumulasi Bitcoin secara agresif, menunjukkan sinyal bahwa fase koreksi telah berakhir.
- Ethereum dan Solana menunjukkan sinyal teknikal kuat untuk pembalikan tren, dengan potensi kenaikan besar jika level resistance kunci berhasil ditembus.
- Bitcoin Hyper mencuri perhatian dengan staking 5.000% APY dan model mine-to-earn, serta diproyeksikan melesat setelah peluncuran mainnet awal 2026. .
Pasar crypto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah pekan yang penuh tekanan. Harga Bitcoin yang sempat turun hingga $89.000 atau sekitar 1,49 miliar rupiah, kini telah pulih kembali ke kisaran $93.000.
Di saat yang sama, altcoin seperti SPX6900, Aster, Starknet, dan Artificial Superintelligence mencatatkan lonjakan dua digit. Pergerakan ini memicu optimisme baru bahwa tren bearish sudah mencapai titik akhirnya, dan pasar tengah bersiap memasuki fase bullish berikutnya.
Whale dan Holder Jangka Panjang Borong Bitcoin
Data terbaru dari Glassnode mengungkapkan bahwa jumlah whale yang menyimpan lebih dari 1.000 BTC meningkat drastis selama fase penurunan harga.
Lonjakan ini menunjukkan bahwa investor besar memandang kondisi pasar saat ini sebagai peluang beli, bukan sinyal untuk keluar. Di saat investor ritel justru menjual dalam kepanikan, pemain institusi justru mengisi dompet mereka.

Tidak hanya itu, laporan dari CryptoQuant menunjukkan adanya peningkatan tajam dalam jumlah alamat permanen, yakni wallet milik holder jangka panjang.
Analis Ignacio Moreno menjelaskan bahwa sejak 6 Oktober, permintaan dari alamat ini melonjak dari 159.000 BTC menjadi 345.000 BTC. Lonjakan ini merupakan salah satu peningkatan akumulasi terbesar dalam beberapa siklus pasar terakhir.
Fakta ini menguatkan keyakinan bahwa pasar sedang bersiap untuk reli besar berikutnya. Tekanan jual mulai mereda, dan investor jangka panjang tampak semakin percaya diri untuk kembali menambah eksposur mereka terhadap aset kripto utama.
Bitcoin (BTC)
Bitcoin tetap menjadi pilihan utama para investor besar, dan alasan di baliknya cukup jelas. Analis ternama sekaligus influencer crypto, Avi Felman, yang memiliki lebih dari 100 ribu pengikut di X.
Secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan alokasi besar ke BTC. Langkah ini semakin memperkuat sinyal bahwa momentum akumulasi dari para whale memang bukan hal sepele.
Pemikiran senada juga disampaikan oleh tokoh populer lainnya, Joe Carlasare. Ia menyatakan bahwa Bitcoin saat ini tengah mengalami salah satu perkembangan paling bullish sepanjang sejarahnya.

Menurutnya, narasi tentang siklus empat tahunan yang selama ini dipercaya pasar perlahan mulai ditinggalkan.
Meskipun kuartal keempat tahun ini belum menunjukkan kinerja gemilang, analis meyakini bahwa reli pasar crypto akan berlanjut hingga sebagian besar tahun 2026.
Dorongan utama datang dari kebijakan moneter The Fed yang cenderung dovish, membuka ruang lebih luas bagi pergerakan naik.
Tim analis J.P. Morgan bahkan meramalkan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $170.000 atau sekitar 2,84 miliar rupiah pada kuartal pertama 2026.
Fundamental BTC pun terus menguat. Meski saat ini harga masih lebih rendah dibanding puncaknya di bulan April, data menunjukkan bahwa spot ETF kini menguasai 200.000 BTC lebih banyak dibanding periode tersebut.
Investor yang belum masuk pasar masih memiliki kesempatan untuk bersabar. Strategi terbaik saat ini adalah menunggu konfirmasi breakout di atas level $95.000 sebelum kembali mengakumulasi Bitcoin.
Momentum pasar sedang berubah, dan BTC kemungkinan besar akan menjadi pemimpin tren bullish selanjutnya.
Ethereum (ETH)
Ethereum tetap menjadi salah satu rekomendasi utama para analis sebagai crypto terbaik untuk dibeli saat ini. Arah pergerakan ETH mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan, seiring dengan bukti teknikal bahwa fase penurunan kemungkinan besar telah berakhir.
Salah satu indikator kuatnya adalah indeks likuiditas ETH yang anjlok signifikan. Dalam analisis teknikal, kondisi ini biasanya menandakan berakhirnya tren turun dan dimulainya fase konsolidasi sebelum masuk ke fase bullish.

Situasi ini membuat banyak investor mulai melirik kembali ETH sebagai aset strategis jangka menengah.
Ketua BitMine, Tom Lee, juga menyampaikan keyakinannya bahwa Ethereum akan mencapai titik terendahnya bulan ini.
Ia menambahkan bahwa ETH berpotensi untuk kembali ke rasio rata-rata 8 tahun terhadap Bitcoin, yang jika terwujud akan menempatkan harga Ethereum di level $12.000 atau sekitar 200,8 juta rupiah.
Saat ini, harga Ethereum berada di kisaran $3.100 atau sekitar 51,9 juta rupiah. Jika ETH mampu kembali menembus dan bertahan di atas level $3.300 dan $3.500, maka konfirmasi tren naik akan semakin kuat.
Level-level ini bisa menjadi titik entry penting bagi para investor yang masih berada di luar pasar.
Kondisi pasar yang mulai stabil, ditambah fundamental ETH yang kokoh, membuka peluang besar bagi Ethereum untuk memimpin siklus kenaikan berikutnya.
Potensi pertumbuhan yang signifikan masih terbuka lebar, terutama jika narasi adopsi global dan perkembangan teknologi Layer-2 terus berlanjut.
Solana (SOL)
Solana (SOL) kembali menunjukkan kekuatannya sebagai salah satu aset kripto yang sering memimpin reli pasar.
Di tengah sinyal pemulihan yang mulai muncul, SOL berhasil mencatat breakout teknikal yang cukup signifikan dan menjadi perhatian banyak analis teknikal papan atas.
Trader populer Daan Crypto Trades mengungkapkan bahwa SOL tengah melakukan pembalikan tren yang cukup agresif terhadap pasangan BTC-nya.

Grafik SOLBTC berhasil menembus garis tren menurun yang telah terbentuk selama beberapa minggu, dan pola ini secara historis dianggap sebagai salah satu sinyal paling bullish dalam analisis teknikal.
Sentimen pasar terhadap Solana juga diperkuat oleh masuknya perusahaan manajemen aset besar seperti Fidelity ke dalam pasar spot ETF Solana.
ETF ini kini telah aktif, bergabung dengan inisiatif serupa dari Canary Funds, VanEck, Bitwise, dan Grayscale.
Para analis memproyeksikan bahwa total aliran dana ke ETF Solana ini bisa mencapai $6 miliar hanya dalam tahun pertama peluncurannya, yang tentunya akan mendorong harga SOL secara signifikan.
Saat ini, harga Solana telah mempertahankan area resistance penting di kisaran $120 hingga $128 atau sekitar 2 juta rupiah.
Jika grafik bulanan mampu ditutup di atas level ini, maka akan muncul sinyal beli yang kuat untuk investor yang selama ini menunggu di luar pasar.
Solana berpotensi menjadi salah satu aset yang mencetak harga tertinggi baru dalam fase bullish berikutnya.
Bitcoin Hyper (HYPER)
Bitcoin Hyper (HYPER) saat ini tengah menjadi sorotan di kalangan komunitas crypto karena berhasil menggabungkan kekuatan Bitcoin dengan kecepatan Solana.
Proyek ini dikembangkan sebagai Layer-2 berbasis Solana Virtual Machine (SVM) yang dirancang khusus untuk mendukung skalabilitas Bitcoin, dengan fitur utama berupa canonical bridge, rollup settlement, dan arsitektur modular yang ramah bagi developer.
Harga token HYPER saat ini berada di level $0.013215, dengan total dana presale yang telah terkumpul mencapai $25,6 juta.

Angka ini menunjukkan antusiasme besar dari investor, terutama mereka yang percaya pada narasi “Bitcoin Layer-2” sebagai tren besar berikutnya di pasar crypto.
Salah satu fitur unggulan dari Bitcoin Hyper adalah sistem staking dengan imbal hasil mencapai 5.000% APY.
Selain itu, proyek ini juga memperkenalkan model mine-to-earn yang memungkinkan pengguna mendapatkan reward dengan cara menjalankan node atau berpartisipasi dalam ekosistem Hyper secara aktif.
Kompatibilitas dengan wallet populer seperti Best Wallet menjadikan proses pembelian dan penyimpanan token HYPER semakin mudah diakses.

Dengan pasar crypto yang mulai pulih dari tekanan jual dan banyaknya minat institusi terhadap infrastruktur blockchain, peluncuran mainnet HYPER dijadwalkan pada awal 2026 bisa menjadi momentum besar.
Jika performa proyek ini sesuai ekspektasi, HYPER berpotensi menjadi salah satu crypto yang mengalami pertumbuhan harga signifikan tahun depan. Untuk info lengkapnya, silakan baca artikel kami tentang prediksi harga Bitcoin Hyper.
Investor yang ingin bergabung dalam presale namun belum tahu cara beli Bitcoin Hyper, Anda dapat mengunjungi situs resmi Bitcoin Hyper dan membeli token menggunakan ETH, USDT, BNB, atau fiat. Anda juga bisa mengikuti akun X (Twitter) dan channel Telegram resmi untuk informasi terbaru dan roadmap lengkap.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.