Harga Anjlok Jelang Natal, Bagaimana Prediksi Harga AAVE di 2026?

Harga AAVE anjlok akibat aksi jual whale. Simak analisis dan prediksi harga AAVE pasca dump, serta peluang pemulihan menuju area $200 di masa depan.

Alvaro Pradipta By Alvaro Pradipta Updated 5 mins read
Harga Anjlok Jelang Natal, Bagaimana Prediksi Harga AAVE di 2026?

Key Notes

  • Harga AAVE anjlok 11% hanya dalam kurun waktu 30 menit.
  • Koreksi tajam yang dialami AAVE disebabkan oleh seorang whale yang melepas sekitar 230.250 AAVE senilai $37,59 juta dalam waktu tiga jam.
  • Bitcoin Hyper menjadi proyek kripto baru potensial dengan menawarkan solusi layer-2 Bitcoin pertama bertenaga Solana Virtual Machine (SVM).
  • .

Kejutan pahit diterima oleh pemegang AAVE saat harga koin tersebut anjlok 11% hanya dalam 30 menit. Di tengah pasar yang relatif stabil, token DeFi itu justru terseret aksi jual besar-besaran yang menyebabkan harganya turun ke level $162.

Data on-chain mengungkap transaksi whale sebagai biang kerok koreksi tajam tersebut. Akibatnya, perbincangan mengenai prediksi harga AAVE kembali memanas, terutama berkaitan dengan kemampuan aset ini untuk bertahan di atas zona support krusial sebelum mencoba bangkit kembali.

Jejak Whale di Balik Anjloknya Harga AAVE

Pasar DeFi dikejutkan oleh aksi jual masif yang membuat harga AAVE tersungkur dalam waktu singkat. Data dari Onchain Lens mengungkap bahwa sebuah dompet raksasa (0xa923) melepas sekitar 230.350 token AAVE senilai $37,59 juta hanya dalam durasi tiga jam.

Menariknya, ini bukan sekadar upaya “kabur” ke stablecoin, melainkan strategi realokasi aset. Sang whale menukarkan kepemilikannya menjadi 5.869 stETH dan 227 WBTC, sebuah langkah yang langsung membanjiri pasar dengan tekanan jual hingga harga terkoreksi hampir 10%.

Langkah besar ini memicu kepanikan di kalangan investor ritel. Banyak yang mempertanyakan transparansi protokol, bahkan beberapa pihak mulai melontarkan kritik tajam kepada Stani Kulechov dan tim pengembang Aave.

Secara teknikal, aksi ini terlihat seperti upaya diversifikasi di tengah ketidakpastian sektor DeFi menjelang akhir tahun, di mana volatilitas biasanya meningkat tajam akibat likuiditas yang menipis.

Melihat dinamika ini, prediksi harga AAVE kini bergantung pada kemampuan aset untuk bertahan di level support psikologis $160.

Jika peningkatan volume beli tidak segera masuk untuk menyerap sisa tekanan jual, ada risiko harga akan menguji level yang lebih rendah. Namun, jika pembaruan V4 yang dijanjikan mampu menarik kembali likuiditas, pemulihan menuju area $200 bukanlah hal yang mustahil.

Investor kini cenderung bersikap wait and see sambil memantau apakah ada pergerakan dompet besar lainnya yang akan menyusul.

Prediksi Harga AAVE: Sanggupkah AAVE Kembali ke $200?

Masa depan AAVE saat ini berada di persimpangan jalan antara optimisme teknologi dan tekanan pasar yang nyata. Meski baru saja dihantam aksi jual besar-besaran, banyak analis masih menyimpan harapan pada peluncuran upgrade V4.

Jika transisi likuiditas dari V3 berjalan mulus tanpa hambatan teknis, prediksi harga AAVE untuk jangka panjang diproyeksikan bisa menyentuh angka $350 hingga $450 pada tahun 2026.

Namun, untuk jangka pendek, target yang lebih realistis berada di kisaran $182–$185. Target harga jangka pendek tersebut menjadikan AAVE tetap menjadi salah satu crypto terbaik untuk dibeli jelang bull market mendatang.

Harga AAVE - prediksi harga AAVE

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan kondisi yang cukup menantang. AAVE saat ini berjuang keras di bawah zona resistance kuat $200–$205, yang dulunya merupakan level penyangga utama.

Munculnya wick bawah yang tajam pada grafik harga menandakan adanya tekanan jual yang agresif, meski untungnya level $160–$165 masih mampu bertahan sebagai bantalan sementara.

Jika AAVE gagal mempertahankan area $160 ini, investor perlu waspada terhadap potensi koreksi lebih dalam menuju level $130.

Di sisi lain, sentimen pasar menjelang libur akhir tahun biasanya diwarnai dengan likuiditas rendah, yang sering kali memicu volatilitas tak terduga. Kunci pemulihan ada pada penutupan harga harian di atas $200; jika itu terjadi, narasi pembalikan tren akan semakin kuat.

Namun, tanpa transparansi tim yang lebih baik terkait isu internal baru-baru ini, jalan menuju pemulihan mungkin akan sedikit terjal.

Bitcoin Hyper (HYPER): Inovasi Layer-2 yang Mencuri Perhatian di Tengah Gejolak AAVE

Saat para pemegang AAVE sedang waspada memantau prediksi harga AAVE yang fluktuatif akibat aksi jual whale, perhatian pasar kini mulai terbagi ke sektor Bitcoin Layer-2. Salah satu proyek yang sedang naik daun adalah Bitcoin Hyper (HYPER).

Proyek ini hadir sebagai solusi bagi lambatnya jaringan Bitcoin dengan mengintegrasikan Solana Virtual Machine (SVM), memungkinkan transaksi super cepat tanpa mengorbankan keamanan Proof-of-Work asli Bitcoin.

Hingga Desember 2025, presale Bitcoin Hyper telah menunjukkan kesuksesan luar biasa dan menjadi salah satu crypto presale terbaik tahun ini dengan total pendanaan yang terkumpul mencapai lebih dari $29,6 juta (Rp495 miliar). Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap utilitas token HYPER dalam ekosistem DeFi masa depan.

Saat ini, harga token pada tahap presale berada di angka $0.013645, posisi yang dianggap strategis oleh banyak spekulan sebelum token ini melantai di bursa teratas.

Bitcoin Hyper - prediksi harga aave

Bagi investor yang mencari pendapatan pasif, Bitcoin Hyper menawarkan program staking dengan imbal hasil (APY) yang sangat kompetitif, yakni sekitar 39%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata protokol DeFi mapan saat ini.

Tingginya partisipasi dalam staking—yang kini sudah melampaui 1,3 miliar token—turut memperkuat prediksi harga Bitcoin Hyper yang diproyeksikan bisa meroket saat mainnet resmi diluncurkan nanti.

Presale ini bersifat inklusif dan dapat diikuti oleh semua kalangan selama mengikuti panduan cara beli Bitcoin Hyper yang benar. Anda perlu mengunjungi situs resmi presalenya, menghubungkan dompet kripto seperti MetaMask atau Best Wallet, dan menukarkan ETH, BNB, USDT, atau bahkan membeli langsung menggunakan kartu kredit.

Setelah pembelian, Anda bisa langsung melakukan staking untuk mulai mengumpulkan imbal hasil harian sembari menunggu peluncuran resmi di pasar terbuka.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuang

Berita Kripto, Berita Prediksi Harga
Alvaro Pradipta

Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi. Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.

Artikel Terkait