Prediksi Harga Dogecoin: Apakah DOGE akan Kesulitan Menembus Level $0,14?

Simak prediksi harga Dogecoin terbaru! Level $0.14 kini jadi hambatan besar yang sulit ditembus. Apakah DOGE mampu bangkit atau justru tertahan?

Alvaro Pradipta By Alvaro Pradipta Updated 4 mins read
Prediksi Harga Dogecoin: Apakah DOGE akan Kesulitan Menembus Level $0,14?

Key Notes

  • Prediksi harga Dogecoin kini tertekan akibat hambatan besar di level resistance kuat $0.14 dan $0.15.
  • Pelemahan momentum pasar membuat DOGE berisiko jatuh ke level $0.11 jika support $0.13 gagal.
  • Maxi Doge menjadi alternatif menarik dengan fitur staking APY 70% dan komunitas trading solid.
  • .

Dogecoin (DOGE) kembali tertahan di level psikologis. Banyak investor mulai mempertanyakan prediksi harga Dogecoin setelah aset ini berkali-kali gagal menembus level $0,14. Apakah pergerakan ini hanya sebuah jebakan, atau justru menjadi fondasi untuk reli yang lebih besar?

Kini, level $0.14 tampak seperti tembok kokoh yang sulit diruntuhkan. Tekanan jual yang tinggi di titik tersebut memaksa Dogecoin berkonsolidasi cukup lama. Artikel ini akan membedah mengapa angka tersebut menjadi krusial dan bagaimana sentimen pasar dapat menentukan nasib koin meme ini ke depan.

Tantangan DOGE: Menembus Tembok Resistance $0,14

Setelah sempat tancap gas di awal 2026, Dogecoin justru merosot 7% dalam sepekan terakhir. Penolakan keras di level $0.14 membuat momentum reli memudar, sehingga prediksi harga Dogecoin yang sebelumnya optimis kini mulai tertekan.

Wilayah $0.15, yang dulunya merupakan support kuat, kini berbalik menjadi penghalang utama yang sulit ditembus.

Kondisi ini tidak dialami DOGE sendirian; koin micin lain seperti PEPE dan BONK juga ikut terkoreksi tajam setelah sempat memimpin pasar.

Saat ini, DOGE berada di titik persimpangan kritis. Jika tidak segera bangkit dari tekanan jual di area $0.14, struktur grafiknya menunjukkan potensi pergerakan besar yang akan menentukan arah tren berikutnya dalam waktu dekat.

Prediksi Harga Dogecoin: Titik Penentu Arah Tren Selanjutnya

Grafik harian menunjukkan Dogecoin sedang dalam tekanan besar setelah mencatat penurunan selama tujuh hari berturut-turut. Pelemahan ini bermula tepat setelah harga menyentuh zona $0.155, yang kini terkonfirmasi sebagai area order block dengan tekanan jual yang sangat masif.

Situasi ini membuat banyak investor mulai meninjau kembali prediksi harga Dogecoin, karena reaksi harga di zona resistance tersebut akan menjadi penentu apakah tren akan berbalik arah atau justru jatuh ke fase koreksi yang lebih dalam.

Grafik Harga DOGE USDT - prediksi harga dogecoin

Grafik Harga DOGE/USDT | Sumber: TradingView

Saat ini, DOGE sedang mendekati level structural support krusial di kisaran $0.13. Level ini sempat ditembus sebelumnya sebelum akhirnya berhasil direbut kembali oleh para pembeli.

Namun, momentum pasar terlihat masih cukup rapuh. Indikator RSI yang merosot di bawah rata-rata pergerakan 14 hari memberikan sinyal bahwa tekanan bearish masih mendominasi pasar.

Jika pertahanan di level $0.13 gagal dipertahankan, target penurunan berikutnya diperkirakan berada di angka $0.11, yang menandakan kerusakan struktur harga yang cukup signifikan.

Di tengah ketidakpastian yang dialami meme coin lama seperti Dogecoin, perhatian para trader mulai beralih ke peluang baru di pasar presale. Salah satu yang sedang mencuri perhatian adalah Maxi Doge (MAXI).

Proyek ini baru saja melampaui angka penggalangan dana sebesar $4,4 juta (Rp74,2 miliar) dan memposisikan dirinya sebagai “Dogecoin generasi baru” untuk siklus pasar kali ini. Ketika DOGE berjuang melewati masa kritisnya, kehadiran token seperti $MAXI menawarkan alternatif bagi mereka yang mencari potensi keuntungan lebih segar.

Maxi Doge (MAXI): Pendatang Baru yang Mengusung Semangat Doge

Maxi Doge (MAXI) hadir sebagai coin baru di ruang meme yang saat ini masih dalam tahap presale. Terinspirasi dari meme Doge yang legendaris, proyek ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan trader generasi baru.

Maxi Doge - prediksi harga Dogecoin

Presale Maxi Doge | Sumber: Maxi Doge

Berbeda dengan aset spekulatif biasa, $MAXI membangun komunitas solid tempat para pemegangnya bisa berbagi strategi trading, informasi alpha, hingga peluang awal di pasar kripto melalui kolaborasi nyata.

Guna menjaga antusiasme komunitas, Maxi Doge menghadirkan berbagai kompetisi menarik seperti Maxi Ripped dan Maxi Gains. Di sini, para trader bisa memamerkan keuntungan terbesar mereka dan mendaki papan peringkat untuk memenangkan berbagai hadiah.

Selain itu, aspek pendapatan pasif juga menjadi daya tarik utama; pemilik token dapat melakukan staking $MAXI dengan potensi imbal hasil (APY) hingga 70%.

Bagi Anda yang ingin mengamankan $MAXI sebelum resmi melantai di bursa (listing), Anda cukup mengunjungi situs resmi Maxi Doge dan menghubungkan dompet kripto yang kompatibel, seperti Best Wallet. Pembelian dapat dilakukan dengan menukarkan USDT, ETH, atau bahkan menggunakan kartu bank secara praktis.

Pahami cara beli Maxi Doge secara komprehensif untuk memastikan Anda membeli token di situs resmi proyek dan mendapatkan harga termurah. Namun, sebelum Anda memutuskan berinvestasi, pastikan Anda telah membaca artikel tentang prediksi harga Maxi Doge untuk mengetahui proyeksi jangka panjang proyek ini.

 

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Berita Kripto, Berita Prediksi Harga
Alvaro Pradipta

Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi. Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.

Artikel Terkait