Prediksi Harga Dogecoin: Sinyal Langka Muncul, Apakah DOGE Siap Meroket?

Sinyal langka keempat muncul dari pergerakan harga Dogecoin, memicu prediksi harga Dogecoin yang bullish dengan target utama di $0,80.

Alvaro Pradipta By Alvaro Pradipta Updated 6 mins read
Prediksi Harga Dogecoin: Sinyal Langka Muncul, Apakah DOGE Siap Meroket?

Key Notes

  • Sinyal RSI oversold langka muncul keempat kalinya, isyaratkan potensi reli masif seperti sejarah sebelumnya.
  • Dogecoin bidik breakout $0,28 dari pola wedge, targetkan kenaikan 520% menuju level $0,80.
  • Maxi Doge ($MAXI) galang $4,5 juta saat presale, tawarkan APY 69% bagi investor awal.
  • .

Pasar kripto tengah dikejutkan dengan kemunculan sinyal teknis yang sangat jarang terjadi pada grafik DOGE, memicu spekulasi panas seputar prediksi harga Dogecoin minggu ini. Indikator oversold baru saja menyala untuk keempat kalinya dalam sejarah, sebuah fenomena yang sebelumnya selalu diikuti oleh lonjakan harga masif yang membuat investor tercengang.

Para analis kini memantau ketat apakah sejarah akan berulang atau justru meleset kali ini. Jika pola masa lalu terbukti valid, pemegang DOGE mungkin sedang menatap peluang reli vertikal yang bisa mengubah portofolio mereka dalam sekejap.

Sinyal RSI Langka: Indikasi Awal Ledakan Besar DOGE?

Indikator teknikal Relative Strength Index (RSI) pada grafik mingguan Dogecoin baru saja memasuki wilayah jenuh jual (oversold) yang ekstrem. Fenomena ini bukan kejadian pasar biasa, melainkan anomali langka yang tercatat baru terjadi empat kali sepanjang sejarah aset ini.

Data historis memperlihatkan pola yang konsisten: setiap kali indikator menyentuh level kritis tersebut, pasar sebenarnya sedang membentuk dasar siklus yang kokoh. Temuan ini menjadi landasan fundamental bagi prediksi harga Dogecoin yang sangat optimis, mengisyaratkan potensi pembalikan arah yang kuat.

Penting untuk membedakan kedalaman indikator ini. Sementara RSI di kisaran level 40 biasanya hanya menandakan pergeseran tren jangka menengah, kondisi oversold sejati di level 30 memiliki implikasi yang jauh lebih eksplosif. Secara historis, level ini selalu menjadi pemicu bagi pergerakan harga parabolik yang paling agresif.

Analis kripto di platform X, Cryptollica, bahkan berani menyebut momen langka ini sebagai peluang investasi yang “bisa mengubah hidup” bagi mereka yang jeli mengambil posisi lebih awal sebelum momentum terbentuk sempurna.

Indikator Teknis DOGE - prediksi harga Dogecoin

Indikator Teknis DOGE | Sumber: X @Cryptollica

Struktur pasar saat ini juga mencerminkan pengulangan sejarah yang menarik. Pasangan perdagangan DOGE/BTC menunjukkan pola akumulasi yang sangat mirip dengan siklus 2014-2017.

Banyak investor awam mungkin salah mengartikan penurunan nilai DOGE terhadap Bitcoin sejak 2021 sebagai tanda kelemahan proyek atau “kematian” aset. Namun, analisis mendalam justru melihatnya sebagai kompresi energi atau fraktal pengisian muatan (loading fractal). Ibarat pegas yang ditekan selama bertahun-tahun, aset ini sedang menyimpan potensi ledakan.

Kombinasi RSI yang jenuh dan kompresi harga multi-tahun ini mengindikasikan adanya squeeze volatilitas yang sudah di depan mata, sebuah sinyal klasik yang biasanya mendahului rotasi modal besar-besaran dari Bitcoin ke pasar altcoin.

Prediksi Harga Dogecoin: DOGE Siap Menembus Pola Descending Wedge

Perubahan momentum pasar saat ini semakin terlihat nyata saat Dogecoin menguji batas bawah dari pola descending wedge (baji turun) yang telah terbentuk selama setahun terakhir. Area ini berfungsi layaknya landasan peluncuran bagi pergerakan harga selanjutnya.

Indikator momentum mulai memperlihatkan sinyal pergeseran positif, di mana RSI membentuk pola higher low potensial setelah sempat menyentuh wilayah jenuh jual. Ini menandakan adanya kekuatan beli yang sedang dibangun secara diam-diam di bawah permukaan, memberikan dasar kuat bagi prediksi harga Dogecoin yang lebih bullish.

prediksi DOGE - prediksi harga dogecoin

Grafik Harga DOGE/USDT | Sumber: TradingView

Selain itu, indikator MACD juga sedang mendekati potensi golden cross, sebuah sinyal teknikal klasik yang sering kali mengonfirmasi transisi dari fase konsolidasi menuju tren naik penuh (full-fledged uptrend).

Jika momentum ini berlanjut, fokus pasar akan segera tertuju pada upaya penembusan resistance (breakout). Level $0,28 menjadi ambang batas krusial DOGE yang selama ini menjadi atap bagi kenaikan harga lokal dalam pola tersebut.

Keberhasilan mengubah level ini dari resistance menjadi support akan memberikan pijakan yang jauh lebih kokoh dan tinggi untuk dorongan harga yang berkelanjutan.

Jika pola teknikal ini terwujud sepenuhnya, target kenaikan yang diproyeksikan tidak main-main. Analisis grafik mengindikasikan potensi lonjakan hingga 520% menuju wilayah penemuan harga baru (price discovery) dengan target utama di $0,80.

Namun, sebelum mencapai puncak tersebut, para trader perlu mewaspadai resistance psikologis di sekitar level tertinggi sepanjang masa sebelumnya, yaitu $0,48, yang kemungkinan akan menjadi titik uji coba sementara bagi kekuatan tren bullish ini.

Maxi Doge (MAXI): Koin Meme yang Siap Mengulang Sejarah Rotasi Altcoin

Dinamika pasar kripto memiliki ritme yang khas: ketika modal mulai berpindah dari Bitcoin menuju altcoin, momentum hampir selalu kembali ke satu ikon legendaris, yaitu Doge. Pola ini sudah teruji waktu. Dogecoin adalah inisiator gerakan ini, yang kemudian diamplifikasi oleh meme coin Shiba Inu pada tahun 2021, lalu dilanjutkan oleh gelombang penerus seperti Floki, Bonk, Dogwifhat, hingga Neiro.

Setiap siklus bull market tampaknya selalu melahirkan satu bintang baru yang mewarisi semangat Doge. Di tengah analisis prediksi harga Dogecoin yang kian memanas, perhatian pasar kini mulai tertuju pada kandidat potensial siklus ini: Maxi Doge (MAXI).

Maxi Doge - prediksi harga dogecoin

Presale Maxi Doge | Sumber: Maxi Doge

Proyek ini tidak sekadar meniru, tetapi mencoba menghidupkan kembali energi awal komunitas Dogecoin. Fokus utamanya adalah membangun basis komunitas yang solid melalui berbagi informasi alpha, wawasan perdagangan, serta interaksi kompetitif yang seru. Partisipasi aktif menjadi kunci utama dalam ekosistem ini.

Melalui kompetisi mingguan seperti Maxi Ripped dan Maxi Pump, para anggota komunitas didorong untuk unjuk gigi. Mereka yang berkinerja terbaik tidak hanya mendapatkan pengakuan di papan peringkat, tetapi juga insentif nyata dan hak untuk membanggakan pencapaian mereka di hadapan komunitas.

Antusiasme pasar terhadap narasi ini sudah mulai terlihat dari angka-angka yang dicatatkan. Fase presale token $MAXI dilaporkan telah berhasil mengumpulkan dana hampir $4,5 juta , sebuah pencapaian yang signifikan untuk proyek baru.

Selain itu, para pendukung awal dimanjakan dengan tawaran imbalan staking yang menggiurkan, mencapai APY hingga 69%. Bagi para pedagang yang merasa tertinggal kereta pada reli Doge atau memecoin sebelumnya, Maxi Doge menawarkan peluang masuk lebih awal sebelum gelombang momentum memecoin kembali mengambil alih panggung utama pasar kripto global.

Jangan lewatkan kesempatan membeli $MAXI dengan harga presale hanya $0,000279 per token. Pelajari langkah-langkahnya dengan membaca cara beli Maxi Doge. Selain itu, pastikan Anda juga melengkapi informasi dengan mengunjungi artikel kami yang mengulas tentang prediksi harga Maxi Doge.

 

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Berita Kripto, Berita Prediksi Harga
Alvaro Pradipta

Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi. Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.

Artikel Terkait