Prediksi harga XRP 2025 terancam negatif akibat tekanan jual masif dari whale dan pemegang besar.
Arus masuk ETF XRP tetap solid melampaui $1,1 miliar, menjaga optimisme di tengah tren penurunan.
Kehadiran Bitcoin Hyper sebagai solusi Layer-2 menjadi pesaing baru bagi efisiensi transaksi jaringan XRP.
.
Prediksi harga XRP kian krusial memasuki akhir tahun 2026 karena token ini terkoreksi 7% sejak awal tahun. Meski ETF XRP mencatat arus masuk lebih dari $1,1 miliar, tekanan jual dari whale dan pemegang jangka panjang masih dominan, menyeret harganya ke bawah level psikologis $2.
Penurunan ini diperparah oleh sentimen negatif di media sosial yang mencapai titik terendah. Namun, beberapa analis melihat kondisi jenuh jual ini sebagai peluang rebound. Jika mampu bertahan di atas support $1,77, XRP berpotensi menguji kembali area $2,25 di awal 2026.
Prediksi Harga XRP: XRP Mungkin Akhiri Kenaikan Harga Dalam Dua Tahun Terakhir
Setelah mencatatkan performa luar biasa dengan kenaikan 81% pada 2023 dan melonjak hingga 238% pada 2024, XRP (XRP) kini menghadapi tantangan berat di penghujung tahun 2026.
Siklus pasar saat ini berisiko memutus tren positif tahunan tersebut, mengingat harga XRP telah terkoreksi sekitar 7% hingga 13% sejak awal tahun, sejalan dengan kelesuan yang dialami Bitcoin.
Kondisi ini diperparah oleh data on-chain dari Glassnode yang menunjukkan aktivitas jual sangat tinggi pada kuartal keempat.
Banyak pemegang XRP memilih keluar dari posisi mereka meski dalam keadaan merugi (realized loss), sebuah perilaku yang jarang terjadi pada aset large-cap yang biasanya cenderung dipertahankan investor saat harga turun.
Penurunan aktivitas di XRP Ledger, dengan alamat aktif yang menyentuh angka terendah bulanan di kisaran 34.005, memperkuat indikasi absennya partisipasi ritel maupun institusi secara langsung di jaringan.
Meski demikian, prediksi harga XRP untuk tahun 2026 tetap memicu perdebatan hangat. Di satu sisi, arus masuk ke ETF XRP spot di AS tetap solid dengan total dana kelolaan (AUM) menembus $1,1 miliar, menunjukkan adanya rotasi modal dari Bitcoin ke XRP.
Beberapa analis teknikal melihat area $1,80 sebagai support krusial yang harus dipertahankan. Jika mampu bertahan, XRP diprediksi bisa menguji kembali level psikologis $2,00 hingga $3,00.
Namun, jika tekanan jual dari para whale terus berlanjut dan sentimen risk-aversion mendominasi, harga berisiko merosot lebih jauh ke area $1,25. Masa depan XRP saat ini sangat bergantung pada apakah adopsi institusional melalui ETF mampu mengimbangi tekanan jual masif di pasar spot.
Arus Masuk ETF XRP Tetap Kuat
Meskipun kondisi pasar sedang fluktuatif, instrumen investasi institusional menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Sejak diluncurkan bulan lalu, ETF XRP spot di Amerika Serikat sama sekali belum mencatatkan arus keluar (outflow).
Hingga saat ini, total dana masuk bersih telah menyentuh angka $1,13 miliar, yang secara otomatis mendongkrak total aset di bawah kelolaan (AUM) menjadi sekitar $1,25 billion.
Menariknya, di saat pasar kripto lain cenderung lesu menjelang akhir tahun, data dari SoSoValue mencatat arus masuk sebesar $8,19 juta hanya pada tanggal 23 Desember. Produk XRPZ milik Franklin Templeton menjadi primadona dalam periode tersebut.
Namun secara kumulatif, posisi puncak masih dipegang oleh XRPC dari Canary Capital dengan total arus masuk mencapai $384 juta, disusul oleh penawaran dari Bitwise dan Grayscale.
Kondisi ini memberikan perspektif baru terhadap prediksi harga XRP. Adanya rotasi modal dari ETF Bitcoin dan Ethereum menuju ETF XRP menunjukkan bahwa investor institusi mulai melihat XRP sebagai aset alternatif yang lebih menarik di tengah kejelasan regulasi.
Jika minat institusional ini terus stabil, hal tersebut bisa menjadi bantalan kuat yang menahan harga XRP agar tidak jatuh lebih dalam meskipun tekanan jual di pasar ritel masih tinggi.
Bitcoin Hyper (HYPER): Proyek L2 Bitcoin yang Siap Mengguncang Pasar Altcoin dan Saingi XRP
Dinamika pasar kripto di penghujung tahun 2026 ini terasa sangat kontras. Di satu sisi, kita melihat XRP sedang berjuang melawan arus; meskipun instrumen ETF miliknya terus dibanjiri dana institusi hingga menyentuh angka $1,25 miliar, harga XRP di pasar spot justru terjebak dalam tren turun selama enam bulan terakhir.
Fenomena ini menciptakan tanda tanya besar bagi para investor yang sedang menyusun prediksi harga XRP untuk tahun depan, terutama saat melihat banyak pemegang jangka panjang mulai menyerah dan menjual aset mereka dalam posisi rugi.
Di tengah ketidakpastian tersebut, perhatian pasar mulai terpecah dengan munculnya Bitcoin Hyper (HYPER).
Proyek ini bukan sekadar coin baru, melainkan sebuah terobosan Layer-2 yang mencoba melakukan hal yang dulunya dianggap mustahil: membawa kecepatan kilat Solana ke dalam keamanan kokoh jaringan Bitcoin.
HYPER menjadi salah satu crypto presale terbaik tahun ini dengan perolehan hampir menyentuh $30 juta (sekitar Rp500 miliar). Perolehan tersebut membuat Bitcoin Hyper mulai membayangi narasi “efisiensi transaksi” yang selama ini menjadi nilai jual utama XRP.
Keterkaitan antara keduanya menjadi sangat menarik untuk disimak. Jika Bitcoin Hyper berhasil membuktikan bahwa Bitcoin bisa secepat dan semurah XRP dalam urusan transaksi, maka posisi tawar XRP di mata investor ritel mungkin akan sedikit goyah.
Hal ini tentu berdampak langsung pada prediksi harga XRP, di mana para analis kini mulai memperhitungkan faktor kompetisi teknologi ini sebagai variabel penentu apakah XRP mampu menembus kembali angka $2,00 atau justru terus tertekan di bawah bayang-bayang ekosistem Bitcoin yang semakin modern.
Presale Bitcoin Hyper: Peluang untuk Membeli HYPER dengan Harga Diskon
Pada akhirnya, kita sedang menyaksikan pergeseran besar. Di satu sisi ada XRP yang didukung oleh kepercayaan institusional melalui jalur ETF yang stabil, dan di sisi lain ada inovasi agresif seperti Bitcoin Hyper yang menawarkan kesegaran teknologi.
Masa depan harga XRP kini tidak hanya bergantung pada hasil persidangan atau adopsi bank konvensional, tetapi juga pada kemampuannya bertahan dalam persaingan efisiensi melawan gelombang baru di jaringan Bitcoin.
HYPER juga masih ditawarkan dengan harga presale, $0,013475 per token. Namun, dalam waktu kurang dari 24 jam ke depan, harga token akan naik mengingat presale akan memasuki putaran baru.
Investor presale berkesempatan untuk memperoleh penghasilan pasif melalui mekanisme staking. HYPER menawarkan imbalan mencapai 39% APY yang dapat dimanfaatkan sembari menunggu tanggal resmi peluncuran token.
Anda dapat membaca artikel tentang cara beli Bitcoin Hyper apabila tertarik untuk menjadi pengadopsi awal HYPER. Di samping itu, kami juga telah menyusun panduan mengenai prediksi harga Bitcoin Hyper untuk lima tahun ke depan sehingga Anda dapat lebih meyakinkan diri sebelum memutuskan berinvestasi.
Disclaimer:Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi.
Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.
Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Jika Anda terus menggunakan situs ini, kami akan menganggap Anda setuju dengan hal tersebut.Ok