Key Notes
- XRP mencatat kenaikan kuat didukung arus dana institusional dan penurunan suplai di exchange.
- Analisis teknikal membuka peluang harga XRP menuju area psikologis $5 dalam siklus ini.
- Reli pasar mendorong minat ke proyek Layer 2 seperti Bitcoin Hyper dengan utilitas nyata. .
Pasar crypto membuka tahun 2026 dengan sentimen yang jauh lebih optimistis, memberikan energi baru bagi komunitas Web3. Bitcoin sempat menembus $95.000 sebelum terkoreksi ke area $93.600, sebuah pergerakan yang menunjukkan kembalinya minat investor ke aset digital utama.
Ethereum tetap bertahan di atas $3.200, sementara Solana mencatat kenaikan dua digit sebesar 11 persen dalam sepekan terakhir berkat kecepatan transaksi yang terus menarik pengguna DeFi. Namun sorotan utama justru mengarah ke XRP, yang mencatat reli tajam dan memicu kembali diskusi tentang potensi harga jangka menengah.
Awal 2026 Ditandai Kenaikan Kuat Pasar Crypto
Support Bitcoin menuju $95.000 memang diikuti koreksi ringan, tetapi pergerakan tersebut berhasil menciptakan nada positif di seluruh ekosistem Web3. Banyak trader mulai berspekulasi tentang potensi jeda kenaikan suku bunga Federal Reserve, sebuah faktor yang berpotensi mengalirkan lebih banyak likuiditas ke aset berisiko seperti crypto.

Ethereum ikut merasakan dampaknya, dengan harga yang relatif stabil seiring ekspektasi peningkatan efisiensi jaringan melalui pembaruan teknis seperti sharding.
XRP tampil sebagai bintang kapitalisasi besar minggu ini. Token tersebut mencatat kenaikan mingguan sekitar 27,1%, termasuk lonjakan 10,7% hanya dalam 24 jam terakhir, mendorong harga mendekati $2.40 atau sekitar Rp40.183.
Lonjakan ini didorong oleh aliran institusional yang kuat ke produk spot ETF XRP, dengan arus masuk bersih mencapai $46,1 juta atau sekitar Rp771 miliar dalam satu hari. Pasokan XRP di exchange juga menurun, mengindikasikan semakin banyak holder memilih menyimpan aset mereka untuk potensi kenaikan lanjutan.
Analisis Teknikal Membuka Jalan XRP ke $5
Pergerakan harga XRP yang agresif memicu kembali minat analis teknikal. Di platform X, analis XForceGlobal membagikan analisis berbasis teori Elliott Wave yang menunjukkan potensi XRP mencapai $5 dalam siklus ini.

Proyeksi tersebut bersandar pada pola historis dan psikologi pasar, di mana fase breakout sering diperkuat oleh perilaku kolektif investor. Analisis tersebut menyoroti rangkaian breakout dari pola segitiga yang berulang, sebuah struktur yang sebelumnya mendahului reli besar.
Pendekatan ini menekankan bagaimana sentimen massa dapat memperbesar pergerakan harga ketika kepercayaan pasar mulai terbentuk. Dengan volatilitas yang masih mungkin muncul, terutama setelah dinamika geopolitik terbaru seperti aksi militer AS di Venezuela, banyak pelaku pasar tetap melihat peluang lebih besar dibanding risiko jangka pendek.
Bitcoin Hyper Menarik Perhatian di Tengah Reli Pasar
Di tengah perhatian pada XRP dan Bitcoin yang berpotensi mengincar $100.000, proyek inovatif mulai mencuri fokus investor yang mencari pertumbuhan tahap awal. Salah satu yang menonjol adalah Bitcoin Hyper ($HYPER), sebuah proyek Layer 2 yang menggabungkan keamanan Bitcoin dengan kecepatan eksekusi ala Solana. Presale Bitcoin Hyper telah mengumpulkan lebih dari $30,1 juta atau sekitar Rp503 miliar, menandakan minat yang signifikan dari pasar.

Pendekatan ini membuka peluang baru bagi pengembangan dApps berkecepatan tinggi di atas ekosistem Bitcoin setelah peluncuran mainnet. Dengan mengatasi keterbatasan kecepatan dan biaya tinggi yang selama ini membebani Bitcoin, Bitcoin Hyper memposisikan diri sebagai infrastruktur penting untuk fase berikutnya dari adopsi Web3.
Proyek Bitcoin Hyper Tembus $30 Juta dalam Presale
Misi utama Bitcoin Hyper ($HYPER) adalah membangun jaringan Bitcoin Layer 2 tercepat yang pernah ada. Salah satu proyek crypto terbaik ini memanfaatkan Solana Virtual Machine untuk menghadirkan eksekusi instan.
Hal ini memungkinkan transaksi BTC, meme coin, dan decentralized apps berjalan cepat tanpa mengorbankan keamanan tingkat tinggi Bitcoin. Whitepaper Bitcoin Hyper menjelaskan struktur modular yang mencakup canonical bridge untuk deposit dan penarikan BTC secara trustless, serta pencetakan wrapped token di Layer 2.

Proyek ini juga mengintegrasikan optimistic rollups dan zero-knowledge rollups untuk skalabilitas, dengan batch transaksi yang tetap di-anchor kembali ke Layer 1 Bitcoin. Utilitas token HYPER mencakup pembayaran gas fee, staking, dan governance di jaringan Layer 2.
Analis 2Bit Crypto bahkan membahas presale crypto HYPER dalam sebuah video YouTube, menyoroti use case nyata dan potensi nilai jangka panjangnya.
Roadmap Bitcoin Hyper menargetkan peluncuran mainnet penuh pada awal 2026, diikuti peluncuran DAO dan ekspansi ekosistem termasuk developer tools. Total suplai HYPER ditetapkan sebesar 21 miliar token.
Alokasi token yang jelas untuk pengembangan, treasury proyek, likuiditas exchange, dan pemasaran. Struktur ini dirancang untuk pertumbuhan berkelanjutan, bukan sekadar debut singkat di exchange.
Presale Bitcoin Hyper Dinilai Punya Potensi Upside Menarik
Presale Bitcoin Hyper ($HYPER) terus mencatat capaian penting, dengan dana terkumpul mencapai $30,1 juta sementara harga token masih berada di $0.013535. Harga ini dijadwalkan naik dalam hitungan jam, memberikan insentif tambahan bagi pembeli awal.
Skema staking menawarkan imbal hasil sekitar 39 persen APY, memungkinkan investor langsung mengunci token dan memperoleh pendapatan melalui opsi Buy and Stake selama presale berlangsung.

HYPER dapat dibeli menggunakan ETH, BNB, SOL, USDC, USDT, serta kartu bank, membuat proses partisipasi lebih mudah bagi berbagai kalangan. Dengan BTC dan XRP sama sama menunjukkan kekuatan, proyek Layer 2 seperti Bitcoin Hyper semakin relevan di tengah kebutuhan akan transaksi yang lebih cepat, murah, dan efisien.
Narasi ini memperkuat posisi Bitcoin Hyper sebagai kandidat proyek dengan potensi pertumbuhan signifikan seiring evolusi ekosistem Bitcoin. Bagi pembaca yang ingin memahami prospek lebih lanjut, Anda dapat menelusuri prediksi harga Bitcoin Hyper sebagai referensi tambahan.
Informasi lengkap mengenai cara beli Bitcoin Hyper tersedia langsung di laman resmi proyek. Pembaruan rutin dan diskusi komunitas juga aktif dibagikan melalui akun X (Twitter) dan Telegram resmi Bitcoin Hyper, yang layak diikuti untuk mendapatkan perkembangan terbaru seputar roadmap dan peluncuran mendatang.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.