Transfer raksasa 70 juta XRP merupakan aktivitas internal bursa yang menjaga stabilitas pasar.
Klarifikasi transaksi Binance meredam spekulasi negatif sehingga prediksi harga XRP tetap terlihat positif.
Presale Bitcoin Hyper hampir mencapai target besar menunjukkan minat tinggi investor pada sektor DeFi.
.
Transaksi XRP sebesar hampir 70 juta token baru saja menghebohkan pasar kripto. Pergerakan senilai $131 juta ini memicu diskusi hangat di kalangan investor terkait prediksi harga XRP ke depan, apakah akan tertekan jual atau justru bersiap reli.
Banyak yang memantau ketat dompet anonim ini karena XRP sedang konsolidasi di angka $1,86. Mengingat Ripple sering melepas aset dalam jumlah besar, aktivitas whale semacam ini selalu menjadi sentimen krusial bagi arah pasar jangka pendek.
Fakta di Balik Perpindahan 70 Juta Token XRP, Apakah Memengaruhi Prediksi Harga XRP?
Laporan terbaru mengenai perpindahan 70 juta token XRP senilai $131 juta akhirnya menemui titik terang. Akun analitik on-chain, XRPWallets, mengonfirmasi bahwa transaksi raksasa tersebut hanyalah aktivitas internal dari sub-wallet Binance.
— XRP_Liquidity (ETF 1Y 39.8B = Max 54.4B) (@XRPwallets) December 30, 2025
Pola pergerakannya sangat identik dengan manajemen likuiditas rutin bursa, seperti penyeimbangan antara hot wallet dan cold wallet, bukan indikasi adanya aksi jual besar-besaran oleh investor institusi atau “whale” ke pasar terbuka.
Meskipun sempat memicu spekulasi liar mengenai prediksi harga XRP, klarifikasi ini memberikan ketenangan bagi para trader. Data dari sumber lain juga menunjukkan bahwa cadangan XRP di bursa besar tetap stabil, yang memperkuat teori bahwa ini murni operasional teknis.
Dalam dunia kripto, transaksi antar-dompet anonim seringkali terlihat mencurigakan pada awalnya karena sifat blockchain yang transparan namun terkadang buram dalam hal identitas pemilik.
Secara historis, ketika aset berpindah secara internal di dalam bursa seperti Binance, dampaknya terhadap harga cenderung netral. Hal ini terbukti dengan kondisi pasar yang tetap stabil di kisaran $1,86 pasca pengumuman tersebut.
Para analis berpendapat bahwa selama token tidak mengalir ke dompet bursa untuk dijual (dump), sentimen bullish XRP yang telah terbangun selama beberapa minggu terakhir kemungkinan besar tidak akan terganggu oleh aktivitas teknis semacam ini.
Dinamika Pasar dan Stabilitas Aset
Menariknya, XRP tetap menunjukkan ketangguhan harga meskipun ada sorotan tajam terhadap transaksi raksasa tersebut. Pergerakan harganya masih tertahan dalam rentang yang sempit, menandakan bahwa pasar menganggap transfer ini sebagai dinamika teknis biasa, bukan ancaman terhadap suplai.
Secara historis, prediksi harga XRP baru akan benar-benar teruji jika terjadi aliran masuk (inflow) besar ke bursa yang dibarengi dengan kondisi pasar global yang sedang menghindari risiko (risk-off).
Ke depannya, pengawasan terhadap suplai XRP memang tetap ketat, terutama saat token dilepas dari akun escrow milik Ripple. Namun, langkah Ripple yang rutin merilis laporan transparansi mengenai sirkulasi token sangat membantu meredam spekulasi negatif.
Harga XRP Terkini | Sumber: CoinMarketCap
Stabilitas saat ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor masih cukup kuat, selama pergerakan token hanya bertujuan untuk pengelolaan operasional internal dan bukan distribusi massal ke pasar ritel.
Fenomena ini menjadi pengingat bagi kita tentang sulitnya menafsirkan data blockchain secara real-time, terutama saat muncul transaksi jumbo tanpa konteks yang jelas.
Meskipun transparansi on-chain memungkinkan siapa saja memantau arus aset, kemampuan membedakan antara transfer operasional internal bursa dan distribusi jual yang nyata adalah tantangan utama dalam menyusun prediksi harga XRP yang akurat.
Bagi para pemegang aset dan trader, insiden ini mempertegas pentingnya melakukan verifikasi ulang terhadap setiap peringatan whale sebelum mengambil keputusan matang.
Saat ini, fokus pasar tetap tertuju pada arus masuk bursa yang terkonfirmasi, kondisi makroekonomi, serta perkembangan regulasi yang memiliki dampak jangka panjang bagi ekosistem aset digital secara keseluruhan.
Bitcoin Hyper Semakin Dekat dengan Milestone Presale $30 Juta
Di tengah diskusi mengenai prediksi harga XRP yang sering kali dipengaruhi oleh aktivitas whale dan kejelasan regulasi, perhatian pasar kini juga tertuju pada narasi BTCFi (Bitcoin DeFi).
Salah satu proyek yang sedang naik daun adalah Bitcoin Hyper (HYPER), sebuah solusi Layer-2 berbasis Solana Virtual Machine (SVM). Ini merupakan salah satu dari daftar coin baru yang tampil menonjol dengan kasus penggunaannya.
HYPER bertujuan menghadirkan kecepatan transaksi setara Solana namun dengan keamanan akhir yang tetap tertambat pada jaringan Bitcoin.
Penggalangan dana presale Bitcoin Hyper dilaporkan telah menembus angka krusial $29,96 juta (sekitar Rp500 miliar) memasuki akhir tahun 2026 ini. Tingginya minat investor ini didorong oleh fitur staking dengan imbal hasil menarik dan janji ekosistem yang memungkinkan smart contract berjalan di atas Bitcoin.
Bagi pengamat pasar, keberhasilan presale HYPER menunjukkan bahwa likuiditas sedang bergeser ke arah infrastruktur yang mampu membuat aset “tidur” seperti Bitcoin menjadi lebih produktif di dunia aplikasi terdesentralisasi.
Token HYPER masih tersedia untuk dibeli dengan harga presale, $0,013505 per token. Namun, harga tersebut tidak akan bertahan lama dan akan naik dalam beberapa jam ke depan mengingat presale akan memasuki tahapan baru.
Investor presale yang bergabung pada tahap ini berkesempatan untuk mendapatkan penghasilan pasif melalui mekanisme staking. HYPER saat ini menawarkan imbalan sebesar 39% APY, meskipun nilainya akan berkurang secara bertahap.
Kesuksesan presale ini telah memicu prediksi harga Bitcoin Hyper yang sangat bullish setelah peluncuran resmi token. Sejumlah analis bahkan memprediksi HYPER akan mencatat kenaikan hingga 100x lipat atau bahkan menjadi koin naik 1000x apabila semua katalis utama terpenuhi, termasuk terdaftar di bursa-bursa besar seperti Binance dan Coinbase.
Jika Anda tertarik untuk bergabung dalam presale HYPER, silakan kunjungi artikel kami tentang cara beli Bitcoin Hyper. Melalui artikel tersebut, Anda akan dapat memahami langkah demi langkah untuk membeli token $HYPER dengan aman.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi.
Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.
Kami menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami. Jika Anda terus menggunakan situs ini, kami akan menganggap Anda setuju dengan hal tersebut.Ok