Pasar crypto mulai membangun fondasi baru menjelang bull run 2026 dengan arus dana institusional dan inovasi teknologi yang semakin kuat. Di tengah kondisi ini sejumlah altcoin menunjukkan potensi besar untuk memberikan pertumbuhan jangka menengah hingga panjang.
Pasar cryptocurrency mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah penutupan 2025 yang penuh tekanan. Bitcoin kembali stabil di area $90.000 atau sekitar Rp1.518 triliun, sementara total market cap crypto bertahan di atas $3 triliun atau setara Rp50.600 triliun. Kondisi ini memberi sinyal bahwa fase konsolidasi mulai terbentuk.
Altcoin ikut bergerak searah, dengan Ethereum bertahan di sekitar $3.100 atau sekitar Rp52,3 juta setelah sempat menyentuh puncak $3.300. Solana bahkan mencatat lonjakan hingga 20 persen dalam beberapa pekan terakhir berkat kekuatan DeFi berkecepatan tinggi dan ekosistem yang terus berkembang. Arus modal institusional kembali masuk, diperkuat oleh kehadiran crypto ETF baru yang meningkatkan likuiditas pasar.
Bitcoin Hyper – Proyek Layer 2 Menjanjikan dengan Dana Presale Lebih dari $30 Juta
Banyak investor menilai Bitcoin Hyper ($HYPER) sebagai salah satu presale paling menjanjikan tahun ini. Proyek ini mengembangkan Layer 2 untuk mengatasi hambatan terbesar Bitcoin, yaitu kecepatan transaksi yang lambat dan gas fee tinggi yang menghambat adopsi massal.
Bitcoin Hyper memungkinkan pemindahan native Bitcoin ke dalam ekosistem Layer 2 yang didukung Solana Virtual Machine berkapasitas tinggi. Lingkungan ini mendukung smart contract sehingga pengguna dapat mengakses pembayaran berkecepatan tinggi, DeFi, serta berbagai aplikasi on chain.
Seluruh aktivitas tersebut berpusat pada token utilitas HYPER yang berfungsi untuk pembayaran, staking, dan governance jaringan. Saat ini presale Bitcoin Hyper menawarkan harga $0.013575 per token. Dana yang telah terkumpul mencapai lebih dari $30,4 juta atau sekitar Rp513 miliar.
Sejak presale dimulai, peserta aktif melakukan staking untuk menghasilkan yield dengan APY mencapai 38 persen. Whitepaper proyek menjadwalkan peluncuran token resmi pada kuartal pertama 2026, kemudian disusul peluncuran mainnet.
Dorongan pasar terhadap infrastruktur Bitcoin yang scalable semakin kuat. Ketika altcoin mulai memanas dan Bitcoin mendekati potensi breakout, Bitcoin Hyper berpeluang mendapatkan traksi signifikan setelah resmi melantai. Informasi prediksi harga Bitcoin Hyper kini banyak dicari oleh investor yang ingin masuk lebih awal.
Panduan cara beli Bitcoin Hyper tersedia di laman resmi proyek. Pembaca juga dapat mengikuti akun X (Twitter) dan Telegram Bitcoin Hyper untuk mendapatkan pembaruan terbaru langsung dari tim pengembang.
Maxi Doge – Meme Coin Bertema Anjing dengan Potensi Ledakan Pasca Raih $4,4 Juta
Maxi Doge (MAXI) menyasar trader yang mengejar potensi keuntungan besar. Proyek ini menghadirkan maskot anjing berotot yang merepresentasikan leverage maksimum dan gaya trading agresif khas meme coin.
Berbeda dari proyek meme coin yang hanya mengandalkan hype, Maxi Doge menawarkan fitur keterlibatan komunitas yang nyata melalui staking rewards, trading competition, serta event kolaborasi dengan platform futures.
Presale Maxi Doge telah mengumpulkan sekitar $4,4 juta atau setara Rp74 miliar, dengan harga token $0.000278 per token. Early adopter mendapatkan akses staking presale dengan APY hingga 70 persen sebagai insentif mengunci token sebelum peluncuran publik. Sekitar 10,8 miliar token telah masuk ke dalam mekanisme staking.
Dari sisi tokenomics, Maxi Doge menempatkan komunitas sebagai fokus utama. Sebanyak 25 persen total suplai dialokasikan ke Maxi Fund untuk mendukung pemasaran dan meningkatkan exposure demi menarik lebih banyak trader spekulatif. Sebanyak 15 persen suplai disiapkan untuk liquidity guna mendukung rencana listing di exchange saat token resmi dirilis.
Mengamankan MAXI sebelum rotasi modal ke pasar coin terbaik lainnya berpotensi memberi peluang return besar pada 2026. Saat pasar mulai stabil, meme coin dengan reward menarik dan aktivitas komunitas tinggi seperti Maxi Doge berpeluang membangun basis pengguna loyal.
Investor yang tertarik dapat mempelajari prediksi harga Maxi Doge serta panduan cara beli Maxi Doge melalui situs resmi. Akun X (Twitter) dan Telegram Maxi Doge juga menjadi sumber informasi utama terkait event dan update presale.
XRP – ETF Menarik Arus Dana Institusional Besar
XRP berfungsi sebagai penghubung dalam jaringan pembayaran Ripple dengan memungkinkan transfer global cepat tanpa perlu verifikasi bank tradisional. Token ini menjadi aset utama di XRP Ledger atau XRPL yang dirancang untuk remittance lintas negara dengan biaya rendah.
XRPL telah memproses volume transaksi hingga triliunan dolar dan membantu institusi mitra Ripple menghemat biaya operasional dalam jumlah besar. Baru-baru ini Ripple meraih persetujuan regulasi penting di Inggris.
Dengan memperoleh lisensi EMI dan registrasi resmi cryptoasset dari Financial Conduct Authority atau FCA, Ripple kini dapat menghadirkan layanan utamanya ke institusi keuangan Inggris. Pencapaian ini memperkuat posisi XRP sebagai aset dengan utilitas institusional nyata.
Arus dana XRP ETF tercatat telah mencapai $1,3 miliar atau sekitar Rp21,9 triliun. Data tersebut menunjukkan institusi terus mengakumulasi XRP meskipun pasar mengalami volatilitas jangka pendek. Total investasi ETF tersebut secara efektif mengunci lebih dari 500 juta token XRP sehingga memberikan dukungan tambahan di tengah kondisi pasar yang bergejolak.
Saat ini XRP diperdagangkan di sekitar $2.09 atau sekitar Rp35.200, turun dari puncak $2.40 yang tercapai pada awal Januari. Harga tetap bertahan di area support penting. Banyak investor jangka panjang memanfaatkan koreksi sebagai titik masuk dengan keyakinan pada ketahanan XRP dan perannya dalam sistem pembayaran global. Sejumlah proyeksi menargetkan harga $8 pada 2027 apabila adopsi institusional terus meningkat.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
