XRP, Solana, PEPE, dan Bitcoin Hyper menjadi kandidat terkuat crypto terbaik untuk dibeli sekarang menjelang potensi reli besar hingga tahun 2026.
Setelah sempat menembus rekor tertinggi di $126.080 pada 6 Oktober, Bitcoin mulai bergerak lesu dan menghabiskan dua bulan terakhir dalam tren penurunan. Jumat lalu, BTC menyentuh titik terendahnya di kisaran $82.000 atau sekitar 1,36 miliar rupiah, level yang kini dianggap banyak trader sebagai potensi dasar dari koreksi saat ini.
Meskipun pergerakan harga tampak menekan, para analis optimis melihat ini sebagai momen reset alami. Aksi ini dinilai sebagai upaya membersihkan leverage berlebih, mengurangi spekulasi, serta membentuk fondasi baru bagi fase eksi berikutnya.
XRP (XRP): Kandidat Terkuat untuk Masa Depan Sistem Pembayaran Global
XRP ($XRP), token utama Ripple, terus mencuri perhatian sebagai solusi pembayaran lintas negara yang efisien. Kecepatan transaksi tinggi dan biaya rendah menjadikan XRP sebagai crypto terbaik dan alternatif nyata yang mampu menyaingi bahkan menggantikan sistem pengiriman uang tradisional seperti SWIFT.
Laporan dari United Nations Capital Development Fund dan Gedung Putih memperkuat citra XRP sebagai solusi fintech kelas atas. Jaringan mitra Ripple yang terus berkembang juga membantu mempertahankan kapitalisasi pasar XRP di kisaran $133 miliar atau sekitar 2.213 triliun rupiah.
Peluncuran stablecoin RLUSD yang didukung penuh oleh dolar AS juga memperjelas ambisi Ripple dalam sistem pembayaran global. Setiap transfer RLUSD membakar sebagian kecil XRP di jaringan, mengaitkan permintaan token dengan tingkat penggunaan aktual secara permanen.
Sepanjang tahun ini, XRP telah tumbuh 52% dan berhasil mencetak rekor tertinggi baru di $3,65 pada Juli, mengakhiri penantian selama enam tahun. Dalam periode yang sama, Bitcoin justru terkoreksi 11%.
Saat ini XRP diperdagangkan di sekitar $2,20 dengan RSI mendekati level 60, menandakan minat beli yang tetap tinggi. Harga token ini juga sedikit di atas rata-rata pergerakan 30 harinya, dan naik 5% dalam sehari terakhir.
Peluncuran sembilan ETF XRP baru-baru ini diperkirakan akan terus menarik arus modal institusional. Jika regulasi seperti Project Crypto di AS terus bergerak maju, sejumlah analis memperkirakan XRP dapat mencapai level $10 sebelum 2026 berakhir.
Solana (SOL): Penantang Terkuat Ethereum dengan Target Optimistis $1.000
Solana ($SOL) kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu jaringan smart contract tercepat dan paling efisien di industri crypto. Dengan kapitalisasi pasar melebihi $75,6 miliar atau sekitar 1.258 triliun rupiah.
Total nilai terkunci (TVL) hampir mencapai $9 miliar di platform DeFi-nya, Solana masih menjadi rival paling serius bagi dominasi Ethereum.
Peluncuran ETF Solana spot oleh Grayscale dan Bitwise pada akhir bulan lalu membuka jalan bagi masuknya modal institusional dalam skala besar.
Katalis seperti ini sebelumnya terbukti mampu mendorong lonjakan harga signifikan pada Bitcoin dan Ethereum, dan kini diperkirakan bisa berdampak serupa pada SOL.
Harga SOL sempat menyentuh titik terendah di sekitar $100 pada awal tahun ini. Kini, token ini diperdagangkan di kisaran $135 kembali mendekati area support penting.
Sejak pertengahan September, grafik teknikal menunjukkan pola bullish flag yang mulai menguat. Jika breakout terjadi, harga diperkirakan akan menguji kembali resistance berat di area $250.
Apabila momentum pasar menguat, target optimistis berikutnya berada di angka $750 atau sekitar Rp12.480.000, dengan potensi menembus rekor sebelumnya di $293,31 atau sekitar Rp4.881.758.
Selain keunggulan teknikal, efisiensi biaya dan kecepatan jaringan Solana telah menarik proyek-proyek tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA). Perusahaan besar seperti Franklin Templeton dan BlackRock kini aktif memanfaatkan jaringan ini untuk kebutuhan keuangan digital mereka.
Semua faktor ini memperkuat pandangan bahwa Solana siap memasuki fase pertumbuhan baru menjelang akhir tahun, dan menjadi salah satu crypto dengan potensi kenaikan paling menarik di pasar saat ini.
PEPE (PEPE): Ikon Meme Internet yang Siap Cetak Rekor Harga Baru
PEPE ($PEPE) merupakan meme coin yang terinspirasi dari karakter katak populer karya Matt Furie, resmi diluncurkan pada April 2023 dan langsung mencuri perhatian komunitas crypto global.
Dalam waktu singkat, PEPE berubah menjadi fenomena internet dengan basis komunitas yang kuat dan gaya komunikasi penuh humor khas dunia meme.
Kapitalisasi pasarnya kini mendekati $1,9 miliar atau sekitar 31,6 triliun rupiah, menjadikannya salah satu proyek berbasis meme paling sukses sejauh ini.
Momen viral PEPE sempat memuncak ketika Elon Musk secara singkat mengganti foto profil akun X miliknya dengan meme PEPE, memicu spekulasi liar apakah ia benar-benar memegang token ini.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, gestur tersebut membantu memperkuat posisi PEPE dalam lanskap meme coin global.
Saat ini, PEPE diperdagangkan di kisaran $0.000004421. Harga ini masih berada sekitar 84% di bawah puncak tertingginya pada akhir 2024, yakni $0.00002803.
Penurunan tersebut disebabkan oleh tekanan pasar selama musim panas dan penurunan yang disebut “Downtober” di awal 2025.
Namun, indikator RSI yang kini stabil di sekitar 50 menandakan fase penurunan besar kemungkinan telah usai. Banyak trader kini mulai membeli kembali di level bawah.
Potensi katalis utama berikutnya datang dari kemungkinan kejelasan regulasi untuk industri crypto di Amerika Serikat. Jika hal tersebut terwujud, investor kemungkinan kembali bersikap agresif dan berani masuk ke aset berisiko tinggi seperti meme coin.
Dalam skenario optimistis, PEPE bisa menembus titik tertinggi sebelumnya, bahkan mencetak rekor baru dengan kenaikan 2,5x lipat sebelum akhir tahun.
Performa dan antusiasme komunitas menjadikan PEPE sebagai salah satu aset yang perlu dipantau ketat dalam beberapa bulan ke depan.
Bitcoin Hyper (HYPER): Inovasi Layer-2 Berbasis Meme untuk Masa Depan Bitcoin
Bitcoin Hyper ($HYPER) hadir sebagai wajah baru dalam ekosistem Layer-2 Bitcoin dengan pendekatan yang berbeda, menggabungkan teknologi canggih dengan semangat komunitas khas meme coin.
Di balik tampilan jenaka dan branding yang ringan, proyek ini membawa inovasi serius melalui integrasi Solana Virtual Machine (SVM), memungkinkan transaksi berkecepatan tinggi, biaya rendah, dan dukungan penuh untuk smart contract.
Dengan fondasi teknologi ini, Bitcoin Hyper membuka jalan bagi ekosistem DeFi, dApps, serta interoperabilitas antar-chain melalui Canonical Bridge yang telah terintegrasi.
Pengguna dapat mentransfer Bitcoin ke jaringan lain secara seamless, tanpa mengorbankan keamanan. Saat ini, presale HYPER sedang berlangsung dan telah mengumpulkan dana sebesar $28,5 juta atau sekitar 474,2 miliar rupiah, sementara harga token berada di $0.013335.
Proyek ini menarik perhatian komunitas crypto, terutama setelah dianalisis oleh Borch Crypto, salah satu analis populer yang menyebut HYPER sebagai kandidat kuat untuk mencetak 100× dari harga awal.
Audit smart contract oleh Coinsult menunjukkan bahwa proyek ini bebas dari kerentanan besar, meningkatkan rasa aman bagi investor awal. HYPER juga berfungsi sebagai token utilitas untuk membayar gas fee, governance, dan staking.
Bagi peserta presale, imbal hasil staking mencapai hingga 41% APY, menjadikannya pilihan menarik untuk investor yang mengincar pendapatan pasif sambil menunggu peluncuran mainnet.
Komunitas Bitcoin Hyper kini mulai tumbuh pesat. Anda dapat mengikuti informasi terbarunya melalui akun X (Twitter) resmi dan grup Telegram mereka.
Untuk mengetahui prediksi harga Bitcoin Hyper dan langkah-langkah cara beli Bitcoin Hyper menggunakan wallet seperti Best Wallet atau MetaMask, silakan kunjungi laman resmi proyek.
Dengan kombinasi narasi meme yang kuat dan infrastruktur Layer-2 yang solid, Bitcoin Hyper siap mencuri perhatian sebagai proyek crypto inovatif menjelang 2026.
Bagi siapa pun yang ingin mengambil posisi awal dalam proyek dengan potensi pertumbuhan eksponensial, presale HYPER bisa menjadi kesempatan terbaik saat ini.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
