Hyperliquid (HYPE) mencetak rally impresif hingga $33 berkat lonjakan aktivitas trading, namun resistance kuat membuat entry berisiko. Simak analisis lengkap dan peluang alternatifnya.
Pasar crypto lagi-lagi dihebohkan oleh aksi satu aset. Hyperliquid (HYPE) baru saja mencetak salah satu pergerakan momentum terbersih di papan perdagangan, kemarin sempat melonjak lebih dari 17% dalam 24 jam terakhir dan 44% dalam setahun, mendorong harganya mendekati $33 sebelum akhirnya menarik diri.
Rally masif ini memang memukau, tapi masalah bagi buyer yang terlambat, pergerakan naik itu ditolak di zona supply lama yang masih relevan. Ada alasan mengapa rally ini mandek di $33 dan tidak terus melesat lurus. Sekalipun Anda bullish jangka panjang, membeli di tengah tekanan resistance overhead ini memiliki risiko besar.
Analisis Rally Hyperliquid – Didorong Aktivitas, Bukan Sekedar Sentimen
Rally Hyperliquid hari ini memperpanjang breakout-nya, dengan token HYPE naik 47.4% dalam seminggu karena bid terus berdatangan meski banyak bagian pasar lainnya stagnan. Pergerakan ini menambah tren naik yang lebih luas, dalam setahun terakhir, HYPE telah naik 40.1%, mengungguli pasar secara keseluruhan dan kripto utama.
Kisah di balik lonjakan ini utamanya adalah aktivitas, bukan sekadar vibe atau teknikal semata. Pergerakan ini mengarah pada lonjakan perdagangan di platform Hyperliquid itu sendiri, dengan commodity perpetuals (khususnya logam) menarik arus yang signifikan dan mendorong pendapatan fee lebih tinggi.
Ini penting karena akru nilai token HYPE terhubung langsung dengan penggunaan. Hyperliquid mengalokasikan hingga 97% fee trading untuk buyback dan pembakaran token, memperketat float saat volume meningkat.
Meski ada kenaikan yang terjadi baru-baru ini, HYPE masih berada di bawah resistance psikologis $33, dengan level support baru terbentuk di atas $28. Ini menunjukkan bahwa jika Anda tidak menangkap tren tepat waktu, level resistance jangka panjang bisa saja menghentikan keuntungan yang Anda harapkan.
Inilah mengapa, banyak trader memilih untuk tidak memburu harga spot. Beberapa dianatarnya memburu presale terbaik seperti Bitcoin Hyper terus dianggap sebagai opsi “entry yang lebih bersih”, harga presale tetap dan sudut BTC L2 yang dibangun di sekitar eksekusi ala DeFi, ketimbang membeli lilin setelah pasar sudah bergerak.
Bitcoin Hyper – Presale Crypto Terbaik untuk Utility Terkait Bitcoin
Jika Anda ketinggalan peluang HYPE, tidak ada salahnya melirik crypto yang sedang presale ini. Bitcoin Hyper ($HYPER) bertujuan membawa BTC ke lingkungan L2 di mana aset itu bisa digunakan di dalam dApps, bukan hanya menganggur.
Proyek ini tidak hanya memperkenalkan DeFi ke BTC, tapi juga melakukannya dengan mengimplementasikan Solana Virtual Machine, meningkatkan kecepatan dan throughput sekaligus mengurangi waktu konfirmasi.
Anda tak perlu paham detail teknisnya untuk mengerti taruhannya: jika eksekusinya benar-benar cepat dan murah, BTC berubah menjadi aset DeFi yang bisa digunakan, bukan sekadar collateral yang bergerak lambat.
Selain menyediakan utilitas melalui L2-nya, Bitcoin Hyper memberi insentif untuk holding jangka panjang melalui imbalan staking. Proyek ini menawarkan APY 38% bagi pendukung awal, yang secara efektif mengompound investasi mereka sekaligus mengurangi sebagian pasokan HYPER dari sirkulasi.
Kasus upside yang terus diincar investor adalah skala, jika L2 ini diluncurkan dan bekerja sebagaimana mestinya, dan bahkan sebagian kecil dari basis likuiditas BTC senilai $1,8 triliun berputar ke jalur DeFi, lonjakan aktivitasnya akan cukup besar untuk mengubah trajektori proyek dengan cepat.
Presale HYPER Tembus $31 Juta, Jadi Target Breakout L2 Bitcoin Berikutnya
Narasi presale Bitcoin Hyper ($HYPER) semakin keras terdengar karena suatu alasan: investor memperlakukannya sebagai cara yang lebih bersih untuk mengekspresikan minat pada L2 Bitcoin tanpa harus memburu volatilitas spot, dan daya tarik proyek ini terlihat dari terkumpulnya $31 juta atau sekitar Rp 518 miliar dalam presale.
Dengan pergerakan cepat seperti yang dilakukan Hyperliquid yang semakin sulit ditemukan tepat waktu, presale dengan utilitas kuat menjadi alternatif investasi yang menarik. HYPER saat ini dipatok seharga $0,013645 per tokennya, dengan fase presale berikutnya sudah di depan mata.
Dengan entry point yang rendah, imbal staking yang menarik, dan minat beli yang tinggi, coin baru ini menjadi pilihan dengan keyakinan tinggi bagi investor yang mencari potensi upside. Jika tim berhasil mengeksekusi roadmap-nya dan menarik arus masuk BTC yang signifikan.
Repricing bisa terjadi dengan cepat mengingat kapitalisasi pasar implisit HYPER yang masih rendah. Kombinasi ini membuat Bitcoin Hyper tetap menjadi salah satu kandidat presale terkuat untuk tahun 2026.
Bagi Anda yang tertarik melakukan riset lebih lanjut, cara beli Bitcoin Hyper bisa dilakukan langsung melalui website resminya. Untuk informasi resmi dan partisipasi, kunjungi laman presale resmi Bitcoin Hyper.
Pantau juga perkembangan dan pengumuman terkininya melalui akun X (Twitter) dan Telegram mereka. Prediksi harga Bitcoin Hyper bergantung pada eksekusi mainnet dan adopsi pengguna, namun momentum presale yang kuat telah menjadi indikator awal yang positif.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.