Harga Zcash Naik 40% Setelah Prediksi Arthur Hayes Tembus $1.000

On Des 30, 2025 at 1:58 pm UTC by · 4 mins read

Zcash mencatat lonjakan 40% usai prediksi Arthur Hayes yang memperkirakan harga ZEC bisa tembus $1.000. Momentum ini membuka jalan bagi proyek alternatif seperti Bitcoin Hyper yang siap melesat dengan pendekatan teknologi Layer-2.

Harga Zcash melonjak tajam menyusul prediksi berani dari mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, yang memproyeksikan bahwa ZEC bisa menembus $1.000 sebagai target besar pertama. Sejak komentar tersebut dilontarkan pada Desember lalu, harga Zcash telah naik sekitar 40%.

Bahkan secara tahunan, performanya melonjak lebih dari 700%, menjadikannya salah satu aset large-cap dengan kinerja terbaik dalam dunia crypto saat ini. Tren ini menjadi sorotan utama di tengah pasar yang semakin mencari aset dengan utilitas kuat dan narasi jangka panjang yang solid.

Apa yang Membuat Prediksi Arthur Hayes Diperhitungkan?

Dukungan kuat terhadap prediksi harga Zcash berasal dari struktur fundamental yang mulai terbentuk menjelang tahun 2026. Berdasarkan data on-chain, sekitar 30% dari total suplai Zcash kini tersimpan dalam alamat shielded, angka ini terus meningkat meski harga sempat berfluktuasi.

Pergerakan ini menunjukkan peningkatan adopsi fitur privasi dari Zcash oleh komunitasnya. Selain itu, ketertarikan institusi terhadap Zcash juga mulai terlihat.

Grayscale meluncurkan produk investasi khusus ZEC pada akhir 2025, dan dokumen terbaru mengindikasikan bahwa entitas besar lain telah mulai mengakumulasi aset ini untuk jangka panjang.

Arthur Hayes juga menyoroti halving ZEC yang terjadi akhir 2025 sebagai momen penting dalam dinamika suplai, di mana tingkat emisi menurun tepat ketika permintaan mulai naik.

Meski begitu, risiko regulasi terhadap aset privasi tetap menjadi bayangan. Jika terjadi pelarangan serentak atau delisting besar-besaran dari exchange utama, likuiditas ZEC bisa menyusut drastis dan mendorong harga kembali ke level ratusan dolar.

Volatilitas Pasar Privasi Mendorong Migrasi ke Pasar Terdesentralisasi

Di tengah ketatnya regulasi pada exchange yang diawasi, aktivitas perdagangan Zcash mulai bergeser ke pasar terdesentralisasi. Likuiditas di platform seperti ini cenderung tipis, sehingga fluktuasi harga bisa terjadi lebih cepat dan lebih tajam. Beberapa analis menyebut fase ini sebagai transisi dari adopsi terbatas menuju fase eksplorasi utility yang lebih luas.

Ketika tekanan regulasi terhadap privacy coin meningkat, investor mulai mencari alternatif yang tidak hanya menawarkan privasi, tetapi juga skalabilitas dan potensi integrasi ke sektor lain seperti AI dan gaming. Salah satu proyek yang mulai muncul dalam radar investor karena pendekatan infrastrukturnya yang unik adalah Bitcoin Hyper.

Bitcoin Hyper – Solusi Skalabilitas yang Tersembunyi, Tapi Siap Menjadi Sorotan 2026

Ketika Zcash melambung menuju 2026 dengan dukungan institusional dan narasi privasi yang semakin kuat, Bitcoin Hyper ($HYPER) mulai menunjukkan sinyal sebagai aset prospektif berikutnya.

Proyek ini dibangun di atas infrastruktur Layer-2 berbasis Solana Virtual Machine (SVM), yang memungkinkan eksekusi smart contract super cepat tanpa menyentuh struktur keamanan Bitcoin.

Pendekatan ini menghadirkan efisiensi tinggi, sembari tetap menjaga integritas jaringan utama. Dalam beberapa bulan terakhir, pengembangan proyek mengalami percepatan.

Komunitas kini mulai memperkirakan peluncuran utama Bitcoin Hyper akan terjadi lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya.

Fitur utamanya, yaitu bridging BTC ke jaringan Layer-2 dan sebaliknya, berjalan melalui proses otomatis dan trustless. Pengguna cukup mengunci BTC melalui bridge resmi.

Sistem lalu mencetak representasi BTC di jaringan Hyper yang bisa digunakan untuk staking, transfer, atau trading dengan biaya yang sangat rendah dan konfirmasi hampir instan.

Ketika pengguna memutuskan untuk kembali ke jaringan Bitcoin, token Layer-2 akan dimusnahkan, dan BTC asli akan dikembalikan ke wallet utama secara otomatis.

Proses ini menciptakan sirkulasi yang efisien dan transparan, sekaligus mengurangi tekanan pasokan saat adopsi meningkat.

Crypto presale ini hampir mencapai target $30 juta, dengan total dana yang sudah dikumpulkan mencapai $29,8 juta atau sekitar Rp499 miliar.

Harga token masih ditawarkan di $0.013505. Waktu penawaran terbatas, karena ronde ini akan segera ditutup dalam waktu kurang dari 24 jam. Ketersediaan harga diskon ini menciptakan tekanan beli yang kuat dari investor awal.

Bagi Anda yang tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang potensi proyek ini, kunjungi laman prediksi harga Bitcoin Hyper. Untuk ikut serta dalam tahap presale dan memanfaatkan harga saat ini sebelum naik.

Silakan ikuti panduan yang tersedia di halaman cara beli Bitcoin Hyper. Jangan lewatkan juga untuk mengikuti akun X (Twitter) resmi mereka dan masuk ke komunitas Telegram proyek untuk mendapatkan informasi langsung dari tim pengembang.

Kunjungi situs resmi Bitcoin Hyper ($HYPER) agar Anda bisa mengakses roadmap, whitepaper, dan dokumentasi teknis yang menjelaskan secara mendalam bagaimana proyek ini siap membawa efisiensi dan inovasi ke jaringan Bitcoin.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Share:
Exit mobile version