Kripto Murah di Bawah $1 untuk Dibeli di Februari 2026: 3 Pilihan Terbaik

Januari 28, 2026 by · 7 mins read

Bitcoin Hyper dan Maxi Doge menawarkan peluang lonjakan harga signifikan karena masih dalam masa presale, sedangkan Jupiter jadi pilihan kripto murah mapan di bawah $1 untuk Februari.

Pasar kripto masih tetap disibukkan dengan aktivitas mencari kripto murah, bahkan yang berada di bawah $1, tetapi dengan potensi tinggi untuk memberikan keuntungan. Opsi terbaik adalah bergabung dalam proyek kripto yang masih dalam masa presale. Apabila proyek tersebut berhasil, nilai token dapat melambung tinggi ketika memulai perdagangan terbuka.

Dua kripto presale terbaik, Bitcoin Hyper (HYPER) dan Maxi Doge (MAXI), dapat Anda pertimbangkan. Kemudian, satu opsi lainnya adalah Jupiter (JUP), kripto murah di bawah $1 yang sangat layak untuk masuk ke portofolio Anda. Mengapa ketiganya harus Anda pantau? Simak alasannya di bawah ini.

Kripto Murah yang sedang Diburu di Akhir Januari 2026

Menjelang akhir Januari 2026, pasar kripto terlihat cenderung “menahan napas”. Bitcoin bergerak konsolidasi di sekitar $89.000, sementara investor mulai memburu proyek yang punya cerita kuat—terutama infrastruktur Layer-2 dan meme coin yang benar-benar punya utilitas, karena biasanya tipe ini cepat dapat perhatian saat sentimen membaik lagi.

Di sisi ritel, daya tarik kripto murah (di bawah $1, bahkan ada yang di bawah 1 sen) masih besar. Secara psikologis, banyak orang lebih suka memegang ribuan token dibanding cuma pecahan kecil dari aset besar.

Februari ini, minat mengarah ke proyek yang menawarkan dua hal: sensasi dan kegunaan nyata. Investor juga makin “rewel”—bukan cuma mau token governance, tapi ingin ada staking, reward, dan fungsi yang bisa dipakai sejak awal.

Ada tiga nama yang belakangan sering dibahas. Bitcoin Hyper (HYPER) mencoba menjawab kebutuhan besar soal programmability di ekosistem Bitcoin dan kabarnya sudah mengumpulkan dukungan presale sekitar $31 juta (sekitar Rp521 miliar).

Maxi Doge (MAXI) menunggangi narasi meme “supercycle” dengan iming-iming staking ber-yield tinggi. Sementara Jupiter (JUP) masih jadi pemain kuat di DEX Solana, memberi opsi yang lebih mapan dan likuid untuk masuk di harga bawah $1.

Bitcoin Hyper (HYPER): Membawa DeFi ke Ekosistem Bitcoin

Di tengah tren kripto murah yang ramai diburu, Bitcoin Hyper (HYPER) muncul sebagai proyek presale crypto yang menargetkan sisi infrastruktur Bitcoin.

Selama ini, keluhan terbesar soal Bitcoin adalah minimnya dukungan smart contract bawaan, sehingga likuiditas untuk DeFi lebih sering “lari” ke jaringan seperti Ethereum atau Solana. Padahal, Bitcoin tetap jadi jaminan utama di dunia kripto—hanya saja, kemampuannya untuk menampung aplikasi DeFi kompleks masih terbatas.

Presale Bitcoin Hyper | Sumber: Bitcoin Hyper

Bitcoin Hyper mencoba menutup celah itu dengan membangun semacam jalur transaksi berkecepatan tinggi di atas Bitcoin. Targetnya, menghadirkan pengalaman smart contract dan dApp yang gesit ala Solana, tanpa mengorbankan keamanan yang jadi nilai jual utama Bitcoin.

Narasi yang dijual cukup kuat: membuka “nilai tidur” dari modal BTC yang selama ini mengendap, lalu menjadikannya produktif untuk pembayaran, pinjam-meminjam, dan aktivitas DeFi lainnya. Karena skala kapitalisasi Bitcoin sangat besar, peluang pasarnya pun dianggap jauh melampaui kebanyakan proyek baru—itulah mengapa sebagian analis menilai HYPER punya potensi meledak di 2026.

Respons pasar juga terlihat dari pendanaan presale yang disebut sudah menembus $31 juta (sekitar Rp521 miliar). Token HYPER ditawarkan sekitar $0,013645, ditambah skema staking hingga 38% APY untuk mendorong holder mengunci pasokan, bukan sekadar jual cepat.

Pelajari tentang HYPER secara lebih menyeluruh dengan membaca prediksi harga Bitcoin Hyper dan cara beli Bitcoin Hyper.

Maxi Doge (MAXI): Memecoin dengan Imbal Hasil Staking Tinggi

Di tengah tren kripto murah, Maxi Doge hadir sebagai contoh bagaimana koin micin mulai “naik kelas” dari sekadar spekulasi jadi hybrid meme + utilitas. Pasar meme coin di 2026 sudah lebih dewasa; gambar lucu saja biasanya tidak cukup untuk menopang valuasi besar.

Maxi Doge menunggangi budaya “Maxi” sebagai sindiran khas komunitas maksimalis kripto, tapi di balik branding itu mereka menekankan tokenomics agresif untuk menjaga likuiditas tetap berputar di dalam ekosistem.

Presale Maxi Doge | Sumber: Maxi Doge

Nilai jual utamanya adalah konsep “holding yang digamifikasi”. Kalau generasi meme coin lama identik dengan pola buy low sell high, Maxi Doge justru mendorong orang betah menyimpan token lewat staking hingga 69% APY, plus rencana kompetisi dan turnamen setelah fase presale beres.

Dari sisi narasi, proyek ini memainkan karakter anjing “anak gym” yang dibuat heboh dan dekat dengan gaya trader ritel, sehingga mudah viral sekaligus gampang dipahami.

Soal traksi, MAXI disebut sudah mengumpulkan sekitar $4,5 juta (sekitar Rp76 miliar)—angka yang besar untuk proyek meme yang bahkan belum listing—dengan harga token kira-kira $0,0002801.

Mereka juga menyebut smart contract telah diaudit oleh SolidProof dan Coinsult, memberi lapisan kepercayaan yang sering tidak dimiliki proyek meme berkapitalisasi kecil. Kombinasinya jelas: energi meme tetap ada, tapi dibungkus mekanisme insentif yang lebih serius.

Penasaran dengan MAXI? Cari tahu lebih dalam tentang proyek ini dengan membaca prediksi harga Maxi Doge dan cara beli Maxi Doge.

Jupiter (JUP): Mesin Likuiditas di Ekosistem Solana

Berbeda dari dua proyek sebelumnya yang masih dalam masa presale, Jupiter (JUP) sudah jadi pemain mapan dan diperdagangkan langsung di pasar. Buat pemburu kripto murah, JUP menarik karena utilitasnya jelas: ia berperan sebagai aggregator likuiditas utama di jaringan Solana.

Grafik Harga JUP/USDT | Sumber: TradingView

Jika Anda sering melakukan pertukaran token di Solana, besar kemungkinan pesanan Anda pernah “dialirkan” lewat mesin routing Jupiter—meski Anda tidak menyadarinya.

Potensi Jupiter banyak bergantung pada Solana yang tetap jadi rumah favorit trader ritel. Saat volume meme coin dan aktivitas DeFi di Solana naik, Jupiter ikut kecipratan nilai dari lonjakan transaksi.

Cara kerjanya sederhana tapi penting: Jupiter mengumpulkan likuiditas dari berbagai DEX untuk mencarikan rute swap paling efisien dan harga terbaik. Jadi, alih-alih bergantung pada pool miliknya sendiri seperti DEX pada umumnya, Jupiter “memborong” likuiditas se-jaringan agar eksekusi trade lebih optimal.

Dengan harga sekitar $0,228 per token, JUP sering dipandang sebagai opsi yang lebih “blue chip” di kelas koin murah: kamu dapat eksposur ke pertumbuhan ekosistem Solana tanpa harus bertaruh pada satu narasi sempit. Buat yang ingin menyeimbangkan risiko tinggi dari presale seperti Bitcoin Hyper atau Maxi Doge, Jupiter bisa jadi pegangan yang likuid, teruji, dan diuntungkan langsung ketika pasar Solana makin ramai.

Mengapa 3 Kripto Murah di Atas Harus Dipertimbangkan?

Februari biasanya menjadi momen pasar memilih proyek yang punya pemicu jelas, bukan sekadar ikut arus.

Bitcoin Hyper menunggangi narasi “Bitcoin DeFi” yang masih relatif belum tergarap besar, sehingga banyak orang melihat ruang pertumbuhannya masih lebar. Maxi Doge membawa profil high risk–high reward khas meme coin, tapi sudah berhasil mengumpulkan perhatian bahkan sebelum benar-benar mudah diakses semua orang.

Sementara Jupiter bermain di sisi infrastruktur: ia diuntungkan saat aktivitas trading Solana ramai, karena nilai yang ditangkapnya datang dari volume dan perputaran pasar.

Di fase ini, banyak investor memburu kripto murah yang menawarkan peluang upside asimetris—potensi cuannya bisa berlipat, sementara risikonya (meski tetap ada) terasa “sepadan” jika posisi diatur dengan benar.

Untuk Bitcoin Hyper dan Maxi Doge, status presale membuat harga masuk cenderung paling awal, cocok bagi yang mengejar momentum. Jupiter berbeda: ia lebih stabil karena sudah jadi pemain besar, dan bisa menjadi opsi yang relatif aman untuk ikut tema bull run 2026 tanpa bertaruh pada satu cerita saja.

 

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

Share:
Exit mobile version