Bitcoin Hyper membuktikan diri bukan sekadar proyek hype dengan presale $28 juta, staking 41% APY, dan arsitektur Layer-2 berbasis BTC yang siap mengubah wajah DeFi.
Bitcoin kini diperdagangkan di angka $92.000 atau sekitar 1,53 miliar rupiah. Meski begitu, suasana pasar belum sepenuhnya mencerminkan euforia kemenangan. Pergerakan harga masih tidak menentu, mayoritas aset crypto mencatat penurunan dua digit, dan data on-chain kembali menyoroti kelemahan utama Bitcoin yang lambat dan mahal.
Kecepatan transaksi Bitcoin hanya sekitar tujuh per detik. Biaya jaringan melonjak setiap kali terjadi lonjakan aktivitas. Sebagian besar aktivitas DeFi, NFT, dan eksperimen on-chain masih berpusat di jaringan yang lebih cepat seperti Solana.
Bitcoin Hyper Masuki Jalur Micro-Cap yang Dicari Investor Awal
Ketimpangan antara Bitcoin dengan crypto terbaik seperti Solana ini menciptakan celah yang cukup besar. Aset paling bernilai di dunia crypto justru tertinggal dari sisi pertumbuhan Web3.
Celah inilah yang coba dijembatani oleh proyek-proyek Layer-2 Bitcoin generasi baru. Salah satunya adalah Bitcoin Hyper ($HYPER), yang diam-diam telah mencetak presale lebih dari $28 juta atau sekitar 468 miliar rupiah, saat pasar mulai beralih dari panik menuju strategi beli saat harga turun.
Beberapa laporan pasar sudah mulai memasukkan Bitcoin Hyper ke dalam kategori micro-cap dengan narasi infrastruktur, segmen yang biasanya diburu spekulan yang mengincar potensi kenaikan besar.
Strategi Bitcoin Hyper tergolong berani namun lugas, mengubah Bitcoin menjadi Layer-2 berkecepatan tinggi yang siap menjalankan smart contract, sambil mempertahankan tingkat keamanan setara Bitcoin.
Secara teknis, proyek ini mengandalkan virtual machine seperti milik Solana, canonical bridge untuk $BTC versi wrapped, serta desain rollup yang diamankan oleh zero-knowledge proof.
Investor awal telah melakukan staking lebih dari satu miliar $HYPER dengan hasil imbalan sekitar 41% per tahun. Pembelian besar dari investor whale juga tercatat, termasuk transaksi senilai $500.000 enam hari lalu, menandakan adanya ketertarikan dari pemain besar.
Dengan angka presale yang sudah melampaui $28 juta, kini muncul pertanyaan utama — apakah Bitcoin Hyper hanya narasi musiman, atau justru pesaing serius untuk menjadi Layer-2 breakout berikutnya?
Bitcoin Hyper Ubah Bitcoin Jadi Layer-2 untuk DeFi
Pada dasarnya, Bitcoin Hyper dirancang sebagai Layer-2 berbasis rollup yang khusus dibangun untuk Bitcoin.
Mekanismenya memungkinkan pengguna mengirim $BTC ke alamat yang dimonitor di jaringan utama, lalu smart contract berbasis Solana Virtual Machine (SVM) akan memverifikasi deposit dan mencetak jumlah wrapped $BTC yang setara di jaringan Hyper.
Setelah terhubung, wrapped $BTC tersebut dapat berpindah dalam jaringan dengan throughput tinggi, finalitas nyaris instan, dan biaya transaksi yang sangat rendah, bahkan di bawah satu sen.
Arsitektur ini membuat Bitcoin tidak perlu menjalankan logika kompleks secara langsung. Sebagai gantinya, Bitcoin Hyper melakukan batch transaksi di luar chain dan secara berkala menyimpan state ke Layer-1 melalui zero-knowledge proof.
Pendekatan ini mempertahankan keamanan khas Bitcoin, sambil memindahkan aktivitas harian ke lapisan eksekusi yang jauh lebih cepat.
Dalam praktiknya, Bitcoin tetap berperan sebagai mesin settlement utama, sementara Bitcoin Hyper menangani pembayaran, perdagangan, dan berbagai aktivitas aplikasi. Solana Virtual Machine menjadi elemen kunci dari desain ini.
Dengan memanfaatkan ekosistem SVM, Bitcoin Hyper memungkinkan developer membangun protokol DeFi, marketplace NFT, game, hingga DEX berbasis order book tanpa perlu belajar ulang, khususnya bagi para developer Rust yang sudah terbiasa membangun di Solana.
Kemudahan ini menghilangkan gesekan teknis dan memberi proyek ini jalur realistis untuk membentuk ekosistem aktif, bukan sekadar menjadi chain kosong tanpa pengguna.
Untuk siapa pun yang ingin mendapatkan eksposur terhadap performa Bitcoin sambil meraih potensi imbal hasil DeFi, eksplorasi NFT, atau eksperimen meme coin, Layer-2 yang tertambat ke Bitcoin seperti ini menawarkan narasi yang solid.
Jika visi ini berjalan sesuai rencana dan Bitcoin Hyper sukses beroperasi dalam skala besar, maka token $HYPER tidak lagi hanya sekadar proyek bermuatan meme, tetapi bisa menjadi aset utama dalam tumpukan infrastruktur Bitcoin DeFi.
Bitcoin Hyper Tembus $28 Juta, Investor Whale Terus Kumpulkan Token
Dari sisi performa angka, Bitcoin Hyper telah melampaui total dana presale sebesar $28,1 juta atau sekitar 469 miliar rupiah. Dengan pencapaian ini, $HYPER resmi masuk dalam kategori micro-cap awal yang banyak diburu investor.
Harga presale saat ini berada di $0.013305 atau sekitar 222 rupiah, naik sekitar 15% dari harga awal sebesar $0.0115. Dana baru terus mengalir meskipun pasar crypto secara umum masih mengalami volatilitas tinggi.
Investor presale juga dapat langsung melakukan staking token mereka dengan imbal hasil mencapai 41% per tahun. Meski begitu, persentase ini akan menurun seiring bertambahnya jumlah token yang di-stake.
Tim pengembang mencatat bahwa lebih dari 620 juta token telah terjual dan permintaan masih terus meningkat.
Disisi prediksi harga, proyeksi saat ini menempatkan potensi harga tertinggi di tahun 2026 di kisaran $0.08625, asalkan roadmap proyek berhasil dijalankan dan token berhasil listing di exchange utama. Jika dihitung dari harga presale saat ini, potensi upside tersebut setara dengan kenaikan sekitar 6,5 kali lipat.
Dalam jangka panjang, analisis memperkirakan bahwa harga $HYPER bisa mencapai level tertinggi sebesar $0.253 pada tahun 2030. Artinya, investor awal bisa melihat potensi return lebih dari 20x jika proyek ini berkembang sesuai rencana.
Kombinasi antara Layer-2 berbasis Bitcoin, kontrak yang sudah diaudit, staking aktif, serta komitmen dana lebih dari $28 juta menjadikan Bitcoin Hyper sangat berbeda dibandingkan proyek meme biasa tanpa teknologi nyata.
Beberapa analis bahkan mulai menganggap $HYPER sebagai proksi beta tinggi terhadap evolusi Bitcoin itu sendiri.
Bagi Anda yang ingin tahu cara beli Bitcoin Hyper sebelum target $30 juta tercapai, silakan kunjungi laman resmi proyek. Informasi lengkap juga tersedia melalui akun X (Twitter) dan komunitas Telegram resmi mereka. Semakin banyak prediksi harga Bitcoin Hyper bermunculan di kalangan analis, dan posisi saat ini masih berada pada fase awal, momen yang kerap jadi incaran para pemburu crypto 1000x berikutnya.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
