Hard Fork Fermi yang akan meningkatkan kecepatan Binance Smart Chain (BSC) berpotensi membuat harga Binance Coin (BNB) meroket di Januari 2026 mendatang.
Peluncuran hard fork Fermi pada 14 Januari menjadi katalis krusial bagi ekosistem Binance. Peningkatan ini diharapkan mampu memperkuat fundamental jaringan, sekaligus memberikan napas baru bagi prediksi harga BNB yang belakangan tertahan pola bearish.
Dengan memangkas block time secara drastis, Binance kian serius membidik adopsi institusional dan tokenisasi RWA. Pertarungan kini ada di level resistensi $870; apakah teknologi baru ini akan memicu reli ke angka $1.000 atau justru menjadi momen sell-the-news bagi para trader?
Dampak Hard Fork Fermi Terhadap Masa Depan BNB
Peluncuran hard fork Fermi pada 14 Januari mendatang menjadi momen krusial bagi ekosistem Binance. Pembaruan ini diharapkan mampu menepis berbagai sentimen negatif terkait prediksi harga BNB yang sempat tertahan pola bearish.
Fokus utama dari upgrade ini adalah peningkatan kecepatan ekstrem; berdasarkan dokumentasi GitHub Binance, block time akan dipangkas drastis dari 750 milidetik menjadi hanya 250 milidetik.
Langkah teknis ini bukan sekadar angka. Dengan tambahan mekanisme pengindeksan baru yang efisien, beban komputasi dan penyimpanan akan berkurang signifikan.
Important: the Fermi Hard Fork upgrade on the BSC mainnet is scheduled for activation.
🔸 Date & Time: 14 Jan 2026, 02:30 AM (UTC)
🔸 Supported Releases: v1.6.4 and v1.6.5It is mandatory for all validators and builders to complete the upgrade prior to the fork activation.… pic.twitter.com/ZkdSCUDR2k
— BNB Chain Developers (@BNBChainDevs) December 26, 2025
Hal ini memposisikan Binance Smart Chain (BSC) sebagai pesaing serius bagi infrastruktur keuangan tradisional (TradFi), terutama dalam mendukung aplikasi yang membutuhkan konfirmasi transaksi sub-detik.
Melansir data dari Cointelegraph dan analisis pasar terkini, peningkatan skalabilitas ini sangat selaras dengan narasi besar tahun ini: adopsi institusional dan tokenisasi Real World Assets (RWA). Jika BSC berhasil menjadi jembatan utama antara DeFi dan TradFi, permintaan organik terhadap BNB sebagai bahan bakar jaringan dipastikan melonjak.
Meskipun indikator teknikal seperti MACD mulai menunjukkan golden cross, para trader tetap waspada terhadap level resistensi kuat di $870.
Keberhasilan melewati angka tersebut bisa membuka jalan menuju rekor tertinggi baru di atas $1.000, menjadikan BNB sebagai salah satu crypto terbaik untuk dibeli saat ini. Namun, kegagalan menjaga momentum pasca-upgrade berisiko memicu aksi sell-the-news yang membawa harga kembali menguji level dukungan di kisaran $500.
Prediksi Harga BNB: Peluang Bullish Menjelang Upgrade Fermi
Pasar kripto sedang menaruh perhatian besar pada pergerakan Binance Coin menjelang pertengahan Januari. Meskipun grafik harian sempat menunjukkan pola bearish pennant selama dua bulan terakhir, indikator momentum justru memperlihatkan kekuatan tersembunyi. Banyak analis mulai merevisi prediksi harga BNB mereka karena adanya sinyal pembalikan tren yang cukup kuat.
Sumber: TradingView
Indikator RSI (Relative Strength Index) terus membentuk higher lows dan kini menekan garis netral, menandakan persiapan trend flip. Hal ini diperkuat oleh munculnya MACD golden cross di atas garis sinyal, sebuah tanda teknikal yang sering mengawali reli harga.
Jika momentum dari hard fork Fermi mampu mengubah struktur grafik menjadi bullish symmetrical triangle, target utama yang harus ditembus adalah resistensi kuat di angka $870.
Jika level $870 berhasil diubah menjadi support, BNB berpotensi melonjak 20% menuju target $1.050. Bahkan, jika adopsi mainnet melampaui ekspektasi dan bukan sekadar peristiwa sell-the-news, harga berpeluang mengejar rekor tertinggi baru (ATH) di kisaran $1.375.
Namun, mengutip data dari Coinglass, pelaku pasar perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan tingkat funding rate yang bisa memicu likuidasi jika harga gagal menembus batas atas.
Jika pola bearish tetap dominan dan dukungan krusial patah, ada risiko koreksi hingga 40% menuju level $500. Keberhasilan BNB sangat bergantung pada seberapa efektif upgrade Fermi dalam menarik volume transaksi nyata ke ekosistem Binance Smart Chain di awal tahun ini.
Maxi Doge (MAXI): Primadona Baru Meme Coin untuk 2026?
Di tengah fokus pasar pada teknologi hard fork Fermi yang memperkuat prediksi harga BNB, narasi investasi seringkali bergeser ke arah yang lebih digerakkan oleh komunitas dan budaya.
Jika Ethereum dan Solana menjadi tulang punggung infrastruktur, kategori meme coin tetap menjadi magnet likuiditas utama di setiap siklus bull run. Setelah era Shiba Inu dan Bonk, kini mata para spekulan mulai tertuju pada Maxi Doge (MAXI) sebagai kandidat kuat pemimpin pasar di tahun 2026.
Maxi Doge bukan sekadar koin lelucon biasa. Proyek ini mengusung konsep unik “Gym Bro” yang energik, membedakannya dari karakter anjing imut tradisional.
Keberhasilannya terlihat dari angka presale yang kini telah menembus hampir $4,35 juta (Rp72,9 miliar), didorong oleh minat besar investor terhadap fitur utilitasnya. Berbeda dengan banyak meme coin yang nihil fungsi, $MAXI menawarkan kompetisi trading mingguan dan staking rewards yang sangat kompetitif.
Pendukung awal dapat menikmati imbal hasil tahunan (APY) yang dinamis, bahkan sempat menyentuh angka ribuan persen di masa awal presale untuk memberi insentif kepada pemegang jangka panjang. Saat ini imbal hasil staking yang dapat diterima oleh para investor awal adalah 71% APY dengan harga token $0,0002755.
Selain itu, aspek keamanan menjadi nilai tambah karena kontrak pintarnya telah diaudit oleh firma ternama seperti Coinsult dan SolidProof, memberikan rasa aman dari risiko rug pull.
Bagi mereka yang merasa tertinggal dari lonjakan Dogecoin di masa lalu, Maxi Doge menawarkan peluang untuk masuk lebih awal dalam ekosistem yang sedang berkembang.
Dengan rencana ekspansi ke jaringan besar lainnya seperti Solana dan BSC, $MAXI diposisikan sebagai aset high-beta yang siap menangkap aliran modal saat pasar beralih dari koin berkapitalisasi besar ke proyek-proyek baru yang lebih eksplosif.
Maxi Doge berpeluang untuk mendobrak dominasi Dogecoin di ruang koin meme. Simak prediksi harga Maxi Doge untuk lima tahun ke depan untuk mempelajari potensi pertumbuhannya. Baca juga artikel mengenai cara beli Maxi Doge untuk mengetahui cara terbaik membeli MAXI melalui situs web resminya.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
