Zcash anjlok usai developer mundur! Apakah trader beralih? Simak prediksi harga DASH terbaru dan analisis peluang kenaikannya di tengah tren ini.
Pengunduran diri massal para pengembang Zcash memicu kepanikan pasar. Di tengah ketidakpastian ini, banyak analis mulai merilis prediksi harga DASH terbaru yang menunjukkan sinyal positif. DASH dianggap lebih stabil dan siap menampung migrasi likuiditas besar-besaran dari para trader yang mulai meninggalkan ekosistem privasi lama.
Sentimen pasar kini bergeser drastis. Jika DASH mampu mempertahankan momentum dukungan komunitas, potensi reli panjang bukan lagi sekedar spekulasi. Para investor kini memperhatikan level psikologis baru untuk menentukan langkah masuk yang tepat.
Dampak Eksodus Developer Zcash terhadap Masa Depan DASH
Pasar kripto baru saja diguncang kabar mengejutkan setelah lebih dari 25 anggota tim pengembang utama Zcash memutuskan untuk mengundurkan diri secara massal minggu lalu. Gejolak internal ini memicu pergeseran fokus besar-besaran di sektor koin privasi.
Saat kepercayaan terhadap Zcash mulai goyah, perhatian investor dengan cepat beralih ke alternatif lain, di mana Dash muncul sebagai kandidat terkuat untuk memimpin pasar.
Perubahan sentimen yang drastis ini telah memicu lonjakan volume perdagangan yang signifikan. Kondisi tersebut memperkuat prediksi harga DASH ke arah yang lebih optimis, seiring banyaknya investor yang mencari proyek berbasis privasi dengan stabilitas dan momentum yang lebih terjaga.
Gejolak ini sendiri dikonfirmasi oleh Josh Swihart, mantan CEO Electric Coin Company (ECC), yang menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut berakar dari konflik berkelanjutan dengan Bootstrap, organisasi nirlaba yang mengawasi kerja tim.
Over the past few weeks, it's become clear that the majority of Bootstrap board members (a 501(c)(3) nonprofit created to support Zcash by governing the Electric Coin Company), specifically Zaki Manian, Christina Garman, Alan Fairless, and Michelle Lai (ZCAM), have moved into…
— Josh Swihart 🛡 (@jswihart) January 7, 2026
Swihart menekankan adanya ketidakselarasan prioritas yang fatal antara Bootstrap dan ECC, yang pada akhirnya menghambat produktivitas tim. Dampaknya langsung terasa pada nilai pasar; harga ZEC merosot tajam dengan kerugian mencapai 17% dalam tujuh hari terakhir.
Sebaliknya, DASH justru mencetak keuntungan luar biasa sebesar 74% dalam periode yang sama. Pasar tampaknya sedang melakukan rotasi modal besar-besaran dari ZEC menuju DASH dan Monero (XMR).
Mengingat Zcash sempat menjadi aset berkinerja terbaik tahun lalu dengan kenaikan 827%, jika minat beli yang sama kini berpindah ke DASH, bukan tidak mungkin harganya akan melesat ke level tertinggi yang belum pernah terlihat dalam beberapa tahun terakhir.
Prediksi Harga DASH: Target $250 Pasca Breakout Bullish
Volume perdagangan DASH mengalami lonjakan drastis lebih dari dua kali lipat hanya dalam waktu 24 jam terakhir. Saat ini, perputaran modal tersebut mencapai $1,2 miliar, atau setara dengan 130% dari total kapitalisasi pasar yang beredar.
Angka ini menjadi indikasi kuat bahwa tekanan beli sedang meningkat secara masif, yang memicu fenomena short squeeze besar-besaran dan diprediksi akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Grafik Harga DASH/USDT | Sumber: TradingView
Berdasarkan grafik harian, DASH telah menunjukkan tren kenaikan selama tiga hari berturut-turut dan berhasil menembus level resistance kunci di angka $58 dengan volume yang solid.
Momentum ini membuka jalan bagi potensi reli lebih lanjut, dengan prediksi harga DASH berikutnya yang mengincar target psikologis di $125 hingga $250.
Jika skenario ini terwujud, investor berpeluang meraih kenaikan hingga 233% dalam beberapa minggu mendatang. Potensi lonjakan tersebut mengelompokkan DASH ke dalam daftar crypto terbaik untuk dibeli di awal tahun ini.
Di tengah bergairahnya pasar kripto, perhatian investor kini mulai terbagi ke proyek-proyek crypto presale yang menjanjikan, salah satunya adalah SUBBD (SUBBD).
Proyek ini memperkenalkan platform berbasis AI yang memungkinkan kreator memonetisasi karakter serta konten buatan kecerdasan buatan mereka. Inovasi ini digadang-gadang akan mendefinisikan ulang konsep kepemilikan digital di masa depan.
SUBBD (SUBBD): Peluang Penghasilan Pasif dari Karakter AI
Didukung oleh teknologi kecerdasan buatan mutakhir, platform SUBBD (SUBBD) kini tengah membangun ekosistem revolusioner yang memungkinkan para kreator untuk merancang, meluncurkan, dan memonetisasi karakter AI mereka sendiri dengan sangat mudah.
Presale SUBBD | Sumber: SUBBD
Tren ini muncul tepat saat perhatian pasar mulai terpecah; di satu sisi, investor memantau prediksi harga DASH yang kian bullish menuju $250, namun di sisi lain, mereka mulai melirik proyek presale AI yang menawarkan utilitas nyata bagi ekonomi kreator.
Melalui SUBBD, kreator dapat menghadirkan virtual influencer, asisten pribadi, hingga persona digital yang bisa dilisensikan untuk menghasilkan pendapatan, tanpa harus kehilangan kendali atas hak kepemilikan aset tersebut.
Dengan sistem otomatisasi yang menangani operasional di balik layar, platform ini menawarkan sumber pendapatan pasif yang tetap mengalir bahkan saat pemiliknya sedang tidur.
Token $SUBBD menjadi jantung utama ekosistem ini, digunakan baik oleh pelanggan untuk akses fitur premium maupun oleh kreator sebagai alat transaksi dan tata kelola platform. $SUBBD sendiri saat masih ditawarkan dengan harga presale yang sangat terjangkau, hanya $0,05475 per token.
Saat ini presale SUBBD telah mengantongi lebih dari $1,4 juta atau sekitar Rp23,6 miliar yang menjadi bukti dukungan kuat dari para investor kripto. Dengan harga token yang masih sangat murah, perolehan presale tersebut diprediksi masih akan terus meningkat hingga presale resmi ditutup.
Potensi SUBBD untuk merevolusi ekonomi kreator yang saat ini bernilai lebih dari $85 miliar sangat terbuka. Dengan lebih dari 250 juta pengikut gabungan, SUBBD memiliki peluang untuk menjadi pemain utama di ceruk ini.
Hal itulah yang memicu optimisme di kalangan analis, mengungkapkan prediksi harga SUBBD yang sangat bullish dengan potensi kenaikan harga token hingga 100x lipat setelah listing. Imbalan staking statis sebesar 20% APY akan menjadi penopang penting untuk menjaga harga token tetap stabil setelah TGE.
Tunggu apa lagi? Jangan lewatkan kesempatan mendapatkan $SUBBD dengan harga terbaik di masa presale. Pelajari cara beli SUBBD secara menyeluruh agar dapat melakukan pembelian token secara aman.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
