Prediksi harga Hyperliquid terbaru setelah HYPE catat level terendah dalam beberapa bulan di tengah koreksi pasar yang lebih luas.
Prediksi harga Hyperliquid kini menghadapi tekanan berat setelah jatuh ke level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan tajam ini terjadi akibat koreksi pasar global yang menyeret banyak aset kripto ke zona merah.
Walau tren sedang turun, level harga saat ini dianggap area akumulasi menarik bagi investor jangka panjang yang jeli. Namun, trader tetap perlu waspada terhadap risiko penurunan lanjutan jika level support gagal bertahan.
Hyperliquid Terperosok di Tengah Koreksi Pasar
Prediksi harga Hyperliquid kembali menjadi sorotan setelah token HYPE merosot ke titik terendah dalam 8 bulan terakhir di angka $20,8 pada hari Rabu. Penurunan tajam ini terjadi bersamaan dengan koreksi besar-besaran yang melanda seluruh pasar kripto global.
Kapitalisasi pasarnya pun telah jatuh di bawah angka psikologis $7 miliar yang cukup mengkhawatirkan para investor.
Grafik Harga HYPE/USDT | Sumber: TradingView
Reli menurun ini dipicu oleh tekanan jual masif yang mendorong harga Hyperliquid menembus di bawah zona support krusial $22,5. Jika momentum bearish terus berlanjut tanpa ada pemulihan signifikan, token ini berpotensi turun lebih dalam menuju support mayor berikutnya di level $17.
Faktor lain yang memperburuk situasi adalah keputusan mendadak Trove Markets yang mengalihkan fokus pengembangan dari Hyperliquid ke ekosistem Solana. Proyek besar yang semula akan terintegrasi dengan Hyperliquid ini tiba-tiba berpindah platform, menyebabkan token Trove anjlok hingga 95% dan berdampak negatif pada harga HYPE.
Meskipun begitu, Hyperliquid masih mempertahankan posisi dominannya sebagai pemimpin di sektor DEX perpetual dengan aktivitas jaringan yang terus meningkat.
Struktur pasar saat ini menunjukkan tekanan bearish yang sangat ekstrem dan perlu diwaspadai. Para trader kini fokus memantau zona support kunci di $20 untuk menentukan apakah kripto ini akan rebound atau justru breakdown menuju fase bear yang lebih dalam.
Mengapa Harga Hyperliquid Jatuh Hari Ini?
Prediksi harga Hyperliquid hari ini menghadapi tantangan berat dengan penurunan lebih dari 9% yang memicu kekhawatiran di kalangan investor. Kombinasi berbagai faktor negatif menjadi penyebab utamanya, mulai dari tekanan jual masif di pasar kripto global hingga kegagalan proyek internal baru-baru ini.
Indikator teknikal juga memperlihatkan sinyal bearish yang kuat, ditandai dengan posisi MACD yang berada di zona negatif.
Selain itu, tingkat pendanaan (funding rates) yang rendah telah mendorong pedagang besar untuk mengambil posisi short dalam jumlah signifikan. Langkah ini jelas menandakan berkurangnya kepercayaan pasar terhadap potensi pemulihan harga dalam waktu dekat.
Meskipun volatilitas pasar menjadi alasan utama, persaingan yang semakin ketat juga turut menekan pergerakan harga HYPE saat ini. Platform pesaing seperti Lighter berhasil menarik volume perdagangan dan basis pengguna yang cukup besar, menggerus pangsa pasar yang ada.
Di sisi lain, Hyperliquid tetap menunjukkan ketangguhan dengan kembali memimpin sektor DEX perpetual.
Saat ini, platform tersebut menempati peringkat ke-14 di antara seluruh bursa terdesentralisasi, membuktikan bahwa fundamentalnya masih cukup solid di tengah badai. Para pengamat pasar menyarankan kehati-hatian ekstra dalam menanggapi dinamika harga yang sangat fluktuatif ini.
Hyperliquid Kembali Puncaki Tangga DEX Perpetual
Pasar bursa terdesentralisasi perpetual kembali mengalami pergeseran posisi minggu ini, dengan Hyperliquid sukses merebut kembali tahta puncaknya.
Sementara itu, bursa Aster dan Lighter harus puas berada di posisi kedua dan ketiga secara berurutan. Perubahan peringkat ini terjadi setelah volume perdagangan mingguan di Lighter mengalami penurunan drastis dari titik tertingginya.
Data terbaru menunjukkan bahwa Hyperliquid berhasil mencatatkan volume perdagangan sekitar $8,6 miliar hanya dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
DEX Perpetuals | Sumber: CoinGecko
Angka ini jauh mengungguli Aster yang mencatat $6,3 miliar, serta Lighter yang tergelincir ke posisi ketiga dengan $4,8 miliar. Dominasi ini menegaskan posisi kuat Hyperliquid di tengah persaingan ketat pasar derivatif kripto.
Para trader yang mencari leverage tinggi tanpa mengorbankan desentralisasi tampaknya masih setia memilih platform ini sebagai andalan utama. Meskipun prediksi harga Hyperliquid (HYPE) sedang dibayangi sentimen bearish, aktivitas perdagangan di platform tetap menunjukkan tren yang sangat solid.
Preferensi pengguna yang stabil ini menjadi indikator positif bagi keberlanjutan ekosistem di masa depan. Namun, masih menjadi tanda tanya besar apakah dominasi pasar ini akan berdampak langsung pada keuntungan jangka panjang bagi para pemegang token HYPE.
Trove Berbelok: Tinggalkan Hyperliquid, Pilih Solana
Prediksi harga Hyperliquid ikut terseret sentimen setelah muncul kabar Trove mengubah arah pengembangan usai penggalangan dana. Sejumlah situs analisis kripto memang rutin memantau dinamika ekosistem HYPE, termasuk faktor sentimen dan kejadian proyek turunan.
$TROVE will launch on Solana
ICO participants who contributed via EVM, can connect their Solana wallet to receive $TROVE, on our ICO site: https://t.co/1VtxZ3pbB9. Ends 18th January, 5pm UTC. pic.twitter.com/NBCrpirq1c
— TROVE (@TroveMarkets) January 16, 2026
Trove sebelumnya menggelar presale dengan rencana membangun produk di atas Hyperliquid melalui skema HIP-3 yang memungkinkan pembuatan pasar perpetual. Namun, tidak lama setelah penjualan token TROVE, tim Trove memilih beralih mengembangkan produknya di jaringan Solana.
Perubahan haluan ini terjadi hanya beberapa minggu setelah mereka mengumpulkan dana lebih dari $11,5 juta. Akibatnya, sebagian investor menuntut pengembalian dana karena merasa keputusan itu baru muncul setelah mereka berinvestasi.
Dampaknya tidak selalu berupa aksi jual langsung pada HYPE, tetapi lebih ke meningkatnya ketidakpastian di sekitar ekosistem. Insiden ini dapat memunculkan keraguan terhadap komitmen proyek-proyek yang dibangun di atas Hyperliquid.
Jika keraguan meluas, arus spekulatif dan minat pengembang baru bisa melambat dalam jangka pendek. Di sisi lain, performa operasional Hyperliquid tetap dinilai kuat, sehingga reaksi pasar bisa berubah cepat bila sentimen membaik.
Prediksi Harga Hyperliquid: Apakah HYPE Mampu Rebound di Januari?
Prediksi harga Hyperliquid terus menunjukkan tren bearish sejak puncaknya pada September 2025 ketika gagal menembus level $60. Sejak saat itu, nilai token ini telah tergerus hampir 60% dan kini bertahan tipis di atas support kunci $20.
Dalam penurunan pasar baru-baru ini, HYPE menghadapi tekanan jual yang kuat di dekat level resistance $28,30. Penolakan harga di titik tersebut memicu reli bearish lanjutan yang menyeretnya ke level terendah baru dalam 8 bulan di $20,8.
Grafik Harga HYPE/USDT | Sumber: TradingView
Grafik harga di berbagai kerangka waktu terus mencetak pola lower lows dan lower highs yang konsisten. Pola ini menandakan bahwa penjual masih memegang kendali penuh dan tren penurunan masih menjadi arah dominan saat ini.
HYPE juga telah tergelincir di bawah rata-rata pergerakan 10 dan 20 hari, dengan harga yang terus merosot mendekati zona support $20. Indikator RSI kini berada di wilayah oversold, yang mungkin menarik minat pembeli jangka pendek untuk masuk.
Namun, setiap upaya pemulihan harga sejauh ini selalu bersifat sementara karena penjual kembali menekan di level resistance sebelumnya.
Pasar kini berada dalam mode wait-and-watch sambil berharap titik dasar segera terbentuk. Sebagian ahli mulai mengakumulasi token unggulan, namun kemunduran baru dapat menguji kesabaran investor hingga batas maksimal. Jika level ini bertahan, basis harga yang lebih kuat mungkin akan terbentuk.
Bitcoin Hyper (HYPER): Proyek Infrastruktur Baru yang akan Mengubah Wajah Bitcoin
Sementara banyak investor terpaku pada fluktuasi dan ketidakpastian seputar prediksi harga Hyperliquid, Bitcoin Hyper (HYPER) justru menawarkan narasi pertumbuhan yang berbeda. Proyek ini memposisikan dirinya sebagai solusi Layer 2 yang revolusioner dengan mengintegrasikan kecepatan Solana ke dalam keamanan jaringan Bitcoin.
Presale Bitcoin Hyper | Sumber: Bitcoin Hyper
Di tengah kondisi pasar yang bearish, HYPER tetap menarik perhatian berkat fundamental teknologinya yang kuat dan visi skalabilitas jangka panjang. Investor cerdas mulai melirik potensi aset ini sebagai alternatif diversifikasi yang menjanjikan di luar ekosistem DeFi konvensional.
Keunggulan utama Bitcoin Hyper terletak pada kemampuannya menghadirkan biaya transaksi rendah dan throughput tinggi tanpa mengorbankan desentralisasi. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembang aplikasi terdesentralisasi yang mencari infrastruktur lebih efisien.
Jika adopsi terus meluas, HYPER berpeluang mencatatkan kenaikan signifikan saat sentimen pasar global mulai membaik nanti. Fokus pada utilitas nyata membuat aset ini menjadi salah satu daftar coin baru yang layak dipantau di tahun 2026.
HYPER masih ditawarkan dengan harga presale, hanya $0,013615 per token. Dengan lebih dari $30,8 juta (sekitar Rp521 miliar) yang telah terkumpul, investor cerdas tentu memahami bahwa proyek ini sangat potensial.
Namun, penting untuk selalu mempelajari proyek sebelum bergabung. Baca panduan kami tentang prediksi harga Bitcoin Hyper untuk informasi selengkapnya. Anda juga dapat mengunjungi artikel kami yang membahas cara beli Bitcoin Hyper agar dapat bertransaksi dengan lebih aman.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
