Profitabilitas holder Shiba Inu anjlok drastis pekan ini. Data on-chain menunjukkan tekanan jual meningkat seiring SHIB mendekati zona support kunci.
Pekan ini Shiba Inu (SHIB) mengalami penurunan profitabilitas on-chain yang signifikan setelah koreksi harga menghapus keuntungan sebelumnya. Data menunjukkan jumlah pemegang aset yang profit berkurang drastis seiring berubahnya sentimen pasar. Kondisi ini membuat prediksi harga Shiba Inu kini dibayangi tekanan jual yang kembali meningkat.
Situasi ini penting karena metrik profitabilitas sangat memengaruhi perilaku trader jangka pendek. Saat keuntungan holder menipis, risiko aksi jual massal cenderung meningkat. Hal tersebut dapat memicu volatilitas tinggi, terutama jika permintaan pasar melemah untuk menahan laju penurunan lebih lanjut.
Data On-Chain Ungkap Pergeseran Cepat Sentimen
Pada awal tahun ini, analisis data on-chain sempat menunjukkan optimisme besar dengan hampir 140 triliun token SHIB berada dalam posisi profit. Hal ini merupakan dampak positif dari reli harga di bulan Desember serta meningkatnya keterlibatan investor ritel di pasar kripto.
Namun, situasi berubah drastis dalam waktu singkat. Angka tersebut merosot sekitar 62%, sehingga kini hanya tersisa sekitar 57 triliun SHIB yang masih memberikan keuntungan bagi pemiliknya.
Shiba Inu has weakened sharply over the past week, wiping out much of its recent gains and pressuring investor confidence.#SHIB #ShibaInu #CryptoMarket #Altcoins
— Nuvina.fun (@Nuvina_fun) January 13, 2026
Penurunan yang sangat cepat ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga terbaru telah menghapus keuntungan sebagian besar pemegang aset hanya dalam waktu singkat. Jika melihat riwayat pasar, menyusutnya tingkat profitabilitas seperti ini seringkali memicu perubahan perilaku investor.
Banyak pemilik aset yang melihat keuntungan mereka hilang cenderung memilih untuk segera menjual simpanan mereka demi mengamankan modal yang tersisa, daripada harus menghadapi ketidakpastian pasar yang lebih dalam.
Keuntungan Holder SHIB | Sumber: Glassnode
Kondisi pasar yang volatil ini tentu membuat prediksi harga Shiba Inu ke depan menjadi lebih menantang. Tekanan jual dari para holder yang mulai panik bisa menjadi faktor utama yang menentukan apakah SHIB mampu bertahan atau justru terus terkoreksi.
Para pelaku pasar kini perlu lebih waspada dalam mengamati level-level psikologis penting sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Aliran Bursa Menandakan Dimulainya Fase Distribusi
Indikator makro saat ini memperkuat adanya pergeseran tren di pasar. Data perubahan posisi bersih bursa menunjukkan adanya aliran masuk (inflow) token SHIB yang konsisten ke berbagai platform perdagangan terpusat selama masa penurunan ini.
Meningkatnya saldo SHIB di bursa biasanya ditafsirkan sebagai sinyal bahwa para pemegang aset sedang bersiap untuk menjual token mereka, alih-alih menyimpannya dalam jangka panjang di dompet pribadi.
Pola ini mengindikasikan bahwa fase akumulasi yang sempat terjadi saat reli sebelumnya kemungkinan besar telah berakhir. Ketika aliran masuk ke bursa meningkat di tengah anjloknya profitabilitas, hal ini dapat menciptakan efek bola salju.
Tekanan jual yang terus bertambah akan memperlemah harga lebih dalam, yang pada akhirnya memberikan beban berat pada stabilitas harga dalam waktu dekat.
Kondisi ini tentu memperburuk prediksi harga Shiba Inu untuk beberapa waktu ke depan. Jika permintaan beli tidak segera pulih untuk menyerap pasokan yang meluap di bursa, risiko koreksi lanjutan menjadi sangat terbuka lebar.
Investor kini cenderung lebih berhati-hati dalam memantau pergerakan arus keluar-masuk aset di bursa sebagai kompas arah pasar selanjutnya.
Prediksi Harga Shiba Inu: SHIB Bertahan di Support Kunci di Tengah Volatilitas
Saat ini, SHIB terpantau diperdagangkan di sekitar level $0,00000861, bertahan sedikit di atas zona support terdekatnya di kisaran $0,00000836. Selama sepekan terakhir, token ini telah terkoreksi sekitar 9,6%, menjauh dari lonjakan harian yang sempat membawa harganya kembali ke area $0,00001000 pada awal Desember lalu.
Para pelaku pasar kini sedang memantau dengan saksama apakah level support saat ini mampu menahan tekanan jual yang ada.
Grafik Harga SHIB/USDT | Sumber: TradingView
Di kalangan trader teknikal, zona-zona ini sering dijadikan titik acuan utama untuk menilai kekuatan tren secara luas. Apalagi jika dikombinasikan dengan indikator moving average, level ini menjadi krusial dalam menentukan momentum jangka pendek maupun menengah.
Ketahanan di titik ini akan sangat krusial bagi prediksi harga Shiba Inu ke depannya. Jika harga gagal bertahan dan menembus ke bawah support tersebut, maka potensi penurunan lebih lanjut bisa semakin terbuka.
Sebaliknya, stabilitas di area ini mungkin memberikan ruang bagi pasar untuk melakukan konsolidasi sebelum mencoba melakukan pemulihan harga kembali.
Konteks Pasar Meme Coin yang Lebih Luas
Koreksi yang dialami Shiba Inu terjadi di tengah periode pengambilan risiko yang sangat selektif di pasar kripto secara keseluruhan. Saat ini, aliran modal menjadi jauh lebih sensitif terhadap pergeseran momentum.
Meme coin, yang sangat bergantung pada sentimen komunitas dan kondisi likuiditas, sering kali menunjukkan reaksi yang lebih ekstrem dibandingkan aset kripto lainnya selama masa transisi tren seperti ini.
Penurunan profitabilitas SHIB dan meningkatnya aktivitas di bursa menjadi pengingat betapa cepatnya kondisi pasar dapat berubah. Meski begitu, beberapa analis tetap optimis dan memperkirakan bahwa prediksi harga Shiba Inu akan segera menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam waktu dekat.
Fenomena ini menegaskan betapa pentingnya memantau metrik on-chain untuk memahami dinamika pasar yang lebih dalam, melampaui sekadar pergerakan harga di permukaan.
Secara keseluruhan, pasar meme coin tetap menjadi segmen yang paling dipengaruhi oleh emosi kolektif investor. Memahami data di balik layar, seperti arus masuk ke bursa dan tingkat keuntungan holder, sangatlah krusial bagi siapa pun yang ingin menavigasi volatilitas tinggi di sektor aset digital yang didorong oleh narasi sosial ini.
Maxi Doge: Penantang Baru dengan Kekuatan ‘Gym Bro’ di Ruang Koin Meme
Di tengah fluktuasi pasar yang tidak menentu, muncul Maxi Doge (MAXI) sebagai proyek yang mencuri perhatian komunitas kripto dengan pendekatan yang unik. Berbeda dengan koin micin pada umumnya yang hanya mengandalkan keimutan, Maxi Doge mengusung identitas maskot anjing binaragawan yang energik, mencerminkan semangat pantang menyerah khas budaya trader “degen”.
Proyek ini tidak hanya menjual narasi, tetapi juga menyuntikkan utilitas nyata melalui rencana integrasi platform perdagangan berjangka dengan leverage mencapai 1.000x.
Presale Maxi Doge | Sumber: Maxi Doge
Antusiasme pasar terlihat dari performa presale MAXI yang sangat solid. Sampai pertengahan Januari 2026, presale tersebut telah mengumpulkan lebih dari $4,4 juta atau setara dengan Rp74,1 miliar, menegaskan posisinya sebagai salah satu crypto presale terbaik tahun ini.
Bagi investor yang tertarik, harga token masih sangat terjangkau, hanya $0,000276 per token. Tapi, mengingat presale berlangsung dalam beberapa tahapan, harga token akan naik saat presale memasuki tahapan baru.
Investor presale yang telah membeli token $MAXI dapat langsung mengunci token mereka di pool staking. Imbalan yang ditawarkan juga sangat menggiurkan, mencapai 70% APY, meskipun bersifat dinamis.
Jika Anda tertarik dengan semangat degen yang ditonjolkan oleh MAXI, baca panduan cara beli Maxi Doge dan amankan $MAXI selagi masih ditawarkan dengan harga diskon. Pelajari seberapa jauh proyek ini dapat melangkah dengan membaca prediksi harga Maxi Doge.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
