Level harga XRP di $1,9 dinilai sebagai kesempatan emas untuk akumulasi, dengan potensi meroket menuju $75 menurut salah satu influencer kripto ternama.
Analisis teknikal terkini terkait prediksi harga XRP menempatkan area $1,9 sebagai zona akumulasi yang menarik. Penurunan harga belakangan ini dianggap wajar, memberikan kesempatan bagi investor cerdas untuk masuk kembali di level support yang teruji secara historis.
Momentum pemulihan tampak mulai terbangun seiring meredanya tekanan jual di pasar derivatif. Pelaku pasar profesional kini mencermati validitas volume transaksi di level ini guna memastikan potensi rebound sebelum mengambil keputusan investasi strategis jangka panjang.
XRP Bertahan di Tengah Koreksi Pasar Kripto
Pasar kripto tengah mengalami tekanan jual signifikan dalam 24 jam terakhir, di mana Bitcoin mencatatkan penurunan selama enam hari beruntun hingga menyentuh level $90.641 sebelum akhirnya sedikit pulih.
Kapitalisasi pasar global pun terkoreksi ke angka $3,16 triliun, sementara Ethereum turun 3,76% ke kisaran $3.100. Di tengah badai ini, XRP ikut tergerus sekitar 6% dalam sepekan, namun berhasil mempertahankan posisinya di atas level kunci $1,90, meski sempat beberapa kali tergelincir di bawah $2.
Grafik Harga XRP/USDT | Sumber: TradingView
Meskipun volatilitas masih tinggi, sentimen analis terhadap prediksi harga XRP cenderung tetap optimis.
Steph Is Crypto, seorang pakar Web3 terkemuka, bahkan memproyeksikan lonjakan ambisius hingga $75 untuk XRP tahun ini. Prediksi ini, walau terdengar agresif, mencerminkan keyakinan kuat terhadap fundamental proyek infrastruktur Web3.
Keyakinan serupa juga terlihat pada performa presale kripto di sektor teknologi ini sepanjang Januari, di mana investor memanfaatkannya untuk mengamankan aset dengan harga terukur tanpa perlu cemas akan fluktuasi pasar harian sebelum peluncuran resmi.
Di sisi lain, Bitcoin Hyper (HYPER) mulai mencuri perhatian sebagai alternatif investasi yang menarik. Sejak diluncurkan Juli lalu, proyek ini telah mengumpulkan dana hampir $31 juta (sekitar Rp520 miliar) melalui presale.
Mengusung teknologi Layer 2 Bitcoin yang dipadukan dengan kecepatan Solana, HYPER dinilai analis memiliki potensi imbal hasil berlipat ganda seiring evolusi ekosistem Bitcoin, menjadikannya opsi diversifikasi strategis bagi investor yang mencari peluang pertumbuhan tinggi di luar XRP.
Prediksi Harga XRP: Regulasi Tertunda, Pasar Terguncang – XRP Diprediksi Sentuh $75
Sektor aset kripto saat ini sedang menghadapi tantangan berat akibat ketidakpastian regulasi, terutama setelah penundaan pembahasan Digital Asset Market Clarity Act di Amerika Serikat.
Para pembuat kebijakan memperingatkan risiko ketertinggalan inovasi, sementara penundaan RUU hingga akhir Januari memicu keresahan industri Web3. Situasi diperparah oleh runtuhnya harga Bitcoin ke bawah level $91.000 akibat tensi perdagangan global dan ancaman tarif baru dari Presiden Donald Trump terhadap delapan negara Eropa.
Koreksi mingguan XRP sebesar 6% tak lepas dari sentimen negatif tersebut. Namun, di tengah pesimisme pasar, analis Steph Is Crypto yang memiliki basis pengikut besar di platform X justru menyajikan perspektif berbeda.
$XRP will pump hard soon.
Stay focused. 👇 pic.twitter.com/YEIglUifpK
— STEPH IS CRYPTO (@Steph_iscrypto) January 19, 2026
Berdasarkan pola fraktal tahun 2017, ia mengeluarkan prediksi harga XRP yang sangat berani: potensi lonjakan hingga $75 antara Maret dan Mei tahun ini, menjadikannya sebagai salah satu opsi crypto terbaik untuk dibeli.
Secara realistis, target kenaikan 37,5 kali lipat dalam empat bulan terdengar mustahil, mengingat kapitalisasi pasar XRP akan melonjak ke angka $4,4 triliun—jauh melampaui valuasi Bitcoin saat ini.
Meski demikian, proyeksi ambisius ini menyiratkan keyakinan bahwa XRP masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan tahun ini, setidaknya untuk melipatgandakan nilainya beberapa kali lipat, bukan puluhan kali.
Jika analisis historis Steph Is Crypto terbukti, investor yang mengakumulasi di level US$1,9 berpeluang meraih keuntungan substansial seiring meluasnya adopsi XRP dalam pembayaran lintas batas.
Di saat raksasa kripto seperti XRP berkonsolidasi, fokus investor juga mulai terbagi ke proyek inovatif seperti Bitcoin Hyper (HYPER) yang memperkuat aspek fundamental industri Web3, khususnya dengan meningkatkan kapabilitas jaringan Bitcoin.
Bitcoin Hyper (HYPER): Momentum Presale Didukung Investor Institusional
Proyek Bitcoin Hyper (HYPER) menghadirkan solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang memanfaatkan Solana Virtual Machine (SVM) guna mempercepat transaksi dan membuka peluang kontrak pintar baru.
Pengguna L2 dapat menyetorkan BTC melalui jembatan kanonik terdesentralisasi yang memverifikasi dan mencetak Wrapped BTC untuk digunakan dalam protokol gaming, sistem perdagangan koin meme, DeFi, jaringan pembayaran, serta berbagai dApps lain di Layer 2.
Layer-2 Bitcoin Hyper | Sumber: Bitcoin Hyper
Arsitektur ini dirancang untuk memberikan finalitas hampir instan dengan biaya ultra-rendah, mengemas operasi menggunakan zero-knowledge proofs sebelum diselesaikan di Layer 1 Bitcoin yang aman.
Model hibrid proyek ini mempertahankan mekanisme Proof-of-Work Bitcoin untuk finalitas, sembari menambahkan efisiensi Proof-of-Stake di L2 yang baru. Jaringan juga mendukung token kompatibel SPL dan perangkat pengembangan berbasis Rust, membuka jalan bagi proyek gaming, NFT, dan aset yang ditokenisasi.
Peta jalan Bitcoin Hyper berlangsung hingga pertengahan 2026, dimulai dari presale dan staking yang masih berjalan, dilanjutkan peluncuran mainnet, pencatatan di bursa, hingga tata kelola DAO. Fitur keamanannya mencakup audit menyeluruh dan penambatan status ke blockchain Bitcoin untuk menjamin imutabilitas.
Ulasan baru-baru ini oleh Borch Crypto di YouTube menyoroti potensi transformatif Bitcoin Hyper, menggarisbawahi bagaimana proyek ini mengubah BTC yang pasif menjadi aset aktif yang berpotensi menggerakkan nilai miliaran dolar.
Meski pasar sempat terkoreksi, prediksi harga XRP dan proyek Layer 2 lain tetap menarik perhatian sebagai bagian dari tren industri yang lebih luas.
Dengan strategi pemasaran agresif dan kesuksesan berkelanjutan di tengah fluktuasi pasar, Bitcoin Hyper tampak siap untuk adopsi massal pasca peluncuran mainnet dan token. Proyek ini juga sejalan dengan tren Layer 2 yang terus memperluas jangkauan Bitcoin, menjadikan Bitcoin Hyper sebagai taruhan investasi yang tepat waktu.
Peluang Masuk Strategis di Bitcoin Hyper
Saat ini, token HYPER ditawarkan seharga $0,013605 pada putaran presale terbaru yang telah sukses menggalang dana lebih dari $30,8 juta (sekitar Rp520 miliar) sejauh ini. Perolehan tersebut menempatkan HYPER sebagai salah satu crypto presale terbaik dan paling diminati tahun ini.
Presale Bitcoin Hyper | Sumber: Bitcoin Hyper
Investor yang membeli token memiliki opsi langsung untuk melakukan staking dengan imbal hasil tahunan (APY) sebesar 38%. Hampir 1,4 miliar token telah dikunci dalam mekanisme ini, mencerminkan komitmen jangka panjang yang kuat dari komunitas proyek.
Suplai tetap HYPER yang dipatok pada angka 21 miliar unit merupakan cerminan dari total suplai Bitcoin sebanyak 21 juta BTC, di mana utilitas token mencakup pembayaran biaya, tata kelola, dan insentif yang mendorong permintaan pasar.
Secara fundamental, desain Bitcoin Hyper sangat selaras dengan sinyal pemulihan pasar kripto yang lebih luas. Jika Bitcoin melanjutkan tren positifnya tahun ini, proyek Layer 2 seperti Bitcoin Hyper diprediksi akan turut terangkat.
Meskipun prediksi harga XRP mungkin tidak akan menyentuh angka $75 pada Maret atau Mei mendatang, kenaikan moderat sekalipun akan memperbaiki sentimen di sektor altcoin. Hal ini berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi HYPER setelah debutnya di bursa terdesentralisasi (DEX) dan terpusat (CEX) yang dijadwalkan pada akhir kuartal pertama.
Temukan prediksi harga Bitcoin Hyper untuk lima tahun ke depan guna memperdalam referensi Anda tentang proyek ini. Baca juga panduan lengkap tentang cara beli Bitcoin Hyper yang akan sangat bermanfaat untuk pemula.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
