Listing Binance SENT dengan tag Seed memicu lonjakan harga signifikan dan menegaskan kuatnya tren token berbasis AI di pasar crypto. Simak dampak listing ini dan peluang proyek baru yang ikut mencuri perhatian, baca selengkapnya!
Sentimen pasar crypto kembali dihangatkan oleh pengumuman listing dari bursa terbesar dunia. Aset kripto SENT, token native dari organisasi penelitian AI Sentient, mengalami lonjakan harga signifikan sebesar 13% pada 22 Januari. Kenaikan ini langsung terjadi setelah Binance secara resmi mengonfirmasi akan melist token tersebut di pasar spot-nya.
Bursa raksasa itu mengumumkan bahwa perdagangan untuk pasangan SENT/USDT, SENT/USDC, dan SENT/TRY akan dibuka hari ini pukul 12:00 UTC. Penyetoran token dibuka satu jam setelah pengumuman, sementara penarikan dijadwalkan mulai 23 Januari 2026.
Yang menarik perhatian, Binance menambahkan tag ‘Seed’ pada listing SENT ini. Tag ini merupakan sinyal bahwa token masih dalam tahap awal dan membawa risiko serta volatilitas yang lebih tinggi dibanding listing biasa, mengharuskan pengguna untuk menyetujui peringatan khusus sebelum dapat memperdagangkannya.
Reaksi Harga SENT dan Proyek Dibaliknya
Pengumuman dari Binance tersebut langsung berdampak pada harga SENT. Token ini meroket mencapai level $0,02150, dengan kapitalisasi pasarnya bertambah sekitar $20 juta sekitar Rp 338 miliar.
Berdasarkan data CoinMarketCap, nilai pasar SENT kini mencapai sekitar $155 juta sekitar Rp 2,6 triliun. Listing di bursa besar seperti Binance umumnya memang membawa volume jangka pendek dan memperluas basis pengguna, yang pada akhirnya membantu proses price discovery yang lebih baik.
Lalu, apa sebenarnya Sentient? Ini adalah sebuah kelompok penelitian AI yang berfokus pada pengembangan Open Artificial General Intelligence. Mereka telah berhasil mengumpulkan dana $85 juta dari firma ternama seperti Founders Fund dan Pantera Capital.
Pada 2025, Sentient mengumumkan pengembangan sistem bernama The GRID, sebuah jaringan bersama yang memungkinkan lebih dari 100 model AI, agent, dan sumber data beroperasi secara terpadu.
Token SENT digunakan di seluruh ekosistem ini, termasuk di chain, GRID, dan sistem reward. Pemegang token dapat melakukan staking untuk berpartisipasi dalam tata kelola komunitas dan mendapatkan reward dengan menyediakan daya komputasi atau data.
Momentum Token AI dan Kemunculan Proyek Baru Seperti SUBBD
Listing SENT di Binance semakin mengukuhkan tren kuat token berbasis AI di tahun ini. Data menunjukkan kapitalisasi pasar gabungan dari token AI dan big data teratas telah melonjak lebih dari 300% dalam setahun terakhir, mencapai $18,99 miliar sekitar Rp 320 triliun.
Sentien sendiri memasuki 2026 dengan visibilitas dan likuiditas yang jauh lebih baik, dengan lebih dari 65% suplai total token dialokasikan untuk komunitas melalui airdrop, program, dan R&D.
Di saat yang sama, perhatian sebagian investor juga mulai beralih ke proyek-proyek baru yang menjanjikan. Salah satunya adalah SUBBD (SUBBD), sebuah proyek yang mendapatkan daya tarik di ruang langganan konten digital.
Fokus koin micin ini adalah membentuk ulang pasar konten melalui model berbasis token yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI). Platform ini dibangun untuk menyederhanakan cara kreator mempublikasikan dan menghasilkan uang dari konten mereka, menawarkan alat otomatis yang mengurangi pekerjaan manual.
Ekosistemnya berjalan di atas token asli berbasis Ethereum, SUBBD. Token ini diperlukan untuk mengakses konten premium, fitur bertenaga AI, dan mendapatkan reward staking komunitas. Cara beli SUBBD dapat dilakukan melalui presale yang sedang berlangsung, yang sejauh ini telah berhasil mengumpulkan dana sekitar $1,46 juta atau sekitar Rp 24,6 miliar. Harga SUBBD saat ini berada di level $0,0574775 per token.
Bagi pengguna yang melakukan staking SUBBD, tersedia manfaat seperti livestream privat, rilisan konten terbatas, dan pembaruan langsung dari kreator. Bagi yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang proyek ini dan melihat berbagai prediksi harga SUBBD dari analis, informasi terperinci dapat ditemukan dengan mengikuti akun X (Twitter) dan Telegram resmi SUBBD, serta mengunjungi laman presale resmi mereka.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
