Sentimen pasar crypto melemah tajam dengan Fear & Greed Index di zona ekstrem, Bitcoin tertekan, dan peluang mulai bergeser ke altcoin serta meme coin baru. Simak ulasan lengkapnya!
Pasar crypto semakin merah. Indeks Fear & Greed, barometer sentimen pasar yang kerap jadi acuan, melorot ke angka 16, kembali ke zona “Ketakutan Ekstrem”. Angka ini turun dari posisi 24 jam sebelumnya di 26, dan terakhir kali tercetak pada 19 Desember 2025.
Ini jelas sinyal bahwa sentimen investor sedang berada di titik terendah dalam satu bulan terakhir. Bitcoin sendiri terkoreksi sekitar 7% ke level $82,000 atau sekitar Rp 1,38 miliar, tertekan oleh hiruk-pikuk politik AS terkait calon ketua Fed baru. Suasana ketidakpastian ini membuat aset berisiko seperti kripto langsung menjadi sasaran empuk aksi jual.
Likuidasi Besar – Posisi Long Tersapu Bersih
Aksi jual yang terjadi bukanlah koreksi biasa. Data dari CoinGlass menunjukkan gelombang likuidasi yang sangat masif: $1.80 miliar atau sekitar Rp 30,2 triliun dalam 24 jam terakhir! Yang menarik, mayoritas berasal dari posisi long yang terliquidasi senilai $1.68 miliar, sementara posisi short hanya $117.30 juta.
Ini mengindikasikan pasar yang sebelumnya terlampau optimis dan ‘terlalu banyak leverage’ sedang mengalami proses pembersihan yang menyakitkan, dengan lebih dari 280 ribu trader yang terkena.
Linh Tran, analis senior di XS.com, melihat pergeseran ini sebagai persaingan langsung antara Bitcoin dan aset safe haven tradisional, terutama emas. “Ketika ketidakpastian geopolitik dan risiko terkait kebijakan mengintensifkan, pasar cenderung menyukai aset yang telah lama mapan dalam lindung nilai risiko,” ujarnya.
Emas sendiri telah mencatat serangkaian rekor tertinggi baru, menyentuh sekitar $5,600 per troy ons. Sementara itu, Bitcoin dalam kerangka alokasi aset kebanyakan investor institusional masih diklasifikasikan sebagai aset berisiko tinggi.
Likuiditas Global yang Ketat Membuat Bitcoin Tertinggal dari Emas
Tim analis dari CoinSwitch menyebut, proses pembersihan leverage ini bisa membuat pergerakan harga lebih stabil dalam jangka dekat jika diikuti oleh permintaan spot. Namun, mereka mengingatkan, “Break di bawah $82K bisa membuka jalan menuju $79K–$80K, sementara pemulihan berkelanjutan membutuhkan penerimaan di atas $88.500, didukung oleh membaiknya permintaan spot dan arus ETF.”
Thomas Perfumo, ekonom global Kraken, menambahkan bahwa ketertinggalan Bitcoin sebagai salah satu crypto terbaik dari logam mulia telah menguji kesabaran investor. Latar belakang makro sebenarnya mendukung, suku bunga yang turun dan ketidakpastian geopolitik yang meningkat secara historis mendukung aset yang dianggap sebagai lindung nilai.
“Namun terlepas dari pemotongan suku bunga, likuiditas global faktor dengan pengaruh terbesar pada kinerja pasar crypto tetap ketat. Sebaliknya, emas secara historis diuntungkan dari pelemahan dolar AS,” jelasnya. Kondisi inilah yang membuat prediksi harga Bitcoin jangka pendek masih sulit untuk terlalu optimistis.
Maxi Doge (MAXI) – Menyulap Sentimen Fear Jadi Peluang di Sektor Meme Coin
Di tengah suasana ‘extreme fear’ yang melanda pasar besar, justru ada sektor yang selalu menarik perhatian, yaitu meme coin. Saat aset utama seperti Dogecoin (DOGE) terkoreksi ke $0.1208, para pencari peluang sering kali beralih ke proyek baru yang belum terekspos penuh.
Maxi Doge (MAXI) muncul dengan narasi yang menarik perhatian banyak kalangan. Proyek ini, terinspirasi dari budaya trading agresif ‘degen’, telah berhasil mengumpulkan lebih dari $4.5 juta atau sekitar Rp 75,5 miliar dalam tahap presale, angka yang cukup signifikan dan menunjukkan antusiasme awal yang kuat.
Apa yang membedakan MAXI? Token ini tidak hanya mengandalkan meme semata. Mereka menawarkan mekanisme staking dengan APY 69% untuk mendorong holding jangka panjang, dan mengalokasikan 25% dari total supply token untuk “Maxi Fund” yang khusus digunakan untuk meningkatkan eksposur proyek.
Audit smart contract yang telah diselesaikan oleh Coinsult dan SolidProof juga menambah lapisan kepercayaan. Banyak analis, termasuk 2Bit Crypto yang diikuti 39 ribu orang, melihat potensi viralnya, terutama mengingat momentum sebelum listing di exchange mana pun.
Bagi Anda yang tertarik mengeksplorasi cara beli MAXI, langkahnya dimulai dengan mengunjungi laman resmi Maxi Doge. Informasi di situs resmi adalah sumber paling akurat untuk menghindari penipuan. Di sana, Anda dapat berpartisipasi dalam presale dengan harga token saat ini, yaitu $0.0002801 per $MAXI. Sebelum berinvestasi, riset mendalam adalah keharusan.
Ikuti perkembangan dan diskusi komunitas dengan bergabung di akun X (Twitter) dan Telegram resmi proyek untuk mendapatkan wawasan langsung. Kunjungi juga laman resmi proyek untuk mempelajari roadmap, detail tokenomics, dan rencana marketing mereka.
Meski potensi pertumbuhannya menarik, membuat prediksi harga Maxi Doge tetaplah spekulatif dan bergantung pada eksekusi tim serta sentimen pasar meme coin setelah listing nanti. Namun, di saat indeks ketakutan mencengkeram, proyek dengan komunitas yang bersemangat dan strategi yang jelas seperti MAXI patut untuk diawasi.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi Coinspeaker Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. Coinspeaker Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.